KPU Kota Cirebon Undur Debat Publik Paslon

KPU gelar rapat persiapan debat publik di Aula KPU Kota Cirebon pada Kamis (5/4). (Foto: Dian)

(Suara Gratia) Cirebon – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon mengundur jadwal debat publik pasangan calon walikota dan wakil walikota Cirebon yang semula diadakan pada 11 April 2018 menjadi 18 April 2018.

“Rencana awal kita pada 11 April 2018 tapi karena pemenang lelang event organizerr (EO) atau pelaksanaannya dari luar kota dan baru diumumkan hari ini, waktu koordinasinya sangat mepet jadi kita sepakat untuk mengundur jadwal ke 18 April,” kata Ketua Komisioner KPU Kota Cirebon Emirzal Hamdani di Aula KPU Kota Cirebon, hari Kamis (5/4).

Namun sepertinya rencana tersebut masih bisa berubah tergantung pada hasil rapat yang akan kembali digelar pada tanggal 12 April mendatang. Debat publik paslon Walikota dan Wakil Walikota Cirebon tahun 2018 akan diselenggarakan sebanyak tiga kali. Yaitu pada tanggal 18 April, 9 Mei dan 21 Juni mendatang.

“Dua kali indoor di hotel dan sekali outdoor di depan balaikota untuk putaran yang terakhir,” kata dia.

Selain itu, alasan lain pengunduran jadwal kampanye adalah karena pada tanggal 16 April bersamaan dengan agenda seran terima jabatan calon walikota petahana yang habis masa jabatannya sementara tempat serah terimanya di Bandung. Sehingga 18 April dirasa waktu yang tepat untuk menyelenggarakan debat publik tersebut. Namun, tempat masih belum bisa diputuskan karena belum ada konfirmasi.

Anggota Komisioner KPU Kota Cirebon Dita Hudayani mengatakan dalam debat paslon tersebut akan dibagi dalam empat segmen. Pertama, penjelasan visi-misi paslon yang disesuaikan dengan tema. Kedua, paslon menjawab pertanyaan dari moderator dan pasangan lainnya diminta untuk menanggapi. Ketiga, memberikan dan menjawab pertanyaan kepada lawan paslon.

“Keempat, pasangan calon akan diberikan pertanyaan oleh moderator seperti segmen kedua. Selain itu, masing-masing paslon diberikan waktu untuk menampilkan kreasi seni dan memberikan pernyataan penutup dari masing-masing paslon,” kata Dita.

Pada putaran pertama debat publik tema yang akan diusung adalah mengenai ekonomi, politik, pemerintah daerah, infrastruktur, hukum, perdagangan dan teknologi, UMKM dan koperasi.

Putaran kedua, mengenai lingkungan hidup, sumber daya alam, energi dan ketahanan pangan serta kelautan.

“Ketiga, mengenai agama, pendidikan, sosial budaya, kesehatan, parisiwata, perempuan dan anak, disabilitas dan lalu lintas atau transportasi,” kata dia.

Kampanye Akbar

Selain debat publik, dalam rapat tersebut juga membahas mengenai kampanye akbar yang akan diselenggarakan oleh kedua paslon. Emirzal menegaskan paslon hanya akan menggelar kampanye akbar sebanyak satu kali yaitu dalam rentang waktu 15 Februari-23 Juni 2018. Namun, dalam rapat kemarin, Emirzal belum bisa memberikan jadwal pasti.

“Untuk pembahasan waktu kampanye akbar belum ada hasil kesepakatan. Nanti akan kami jadwalkan kembali pertemuan selanjutnya berkoordinasi ulang, rapat selanjutnya akan digelar pada Kamis (12/4) mendatang,” kata dia. (Dian)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s