Pesawat Kepresidenan RI Lakukan Pendaratan Sejarah di BIJB Kertajati

Pesawat kepresidenan melakukan pendaratan sejarah untuk pertama kalinya di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, hari Kamis (24/5). Pendaratan bersejarah ini ditandai dengan aksi water salute dari kendaraan PPK-PK. (Foto: Dian)

(Suara Gratia) Cirebon – Pesawat kepresidenan Republik Indonesia melakukan pendaratan sejarah untuk petama kalinya di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati hari Kamis (24/5).

Historical landing ini adalah kali pertama pesawat kepresidenan mendarat di bandara yang dibangun hasil dari sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah dan swasta. Pesawat tersebut mendarat pada pukul 9.30 WIB ditandai dengan water salute atau penyiraman air di kedua sisi dari kendaraan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK)..

Dalam keterangan persnya Joko Widodo berharap bandara ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Jawa Barat.

“Kita berharap Bandara Kertajati di Majalengka ini nantinya betul-betul jadi sebuah bandara yang bisa memberikan kelancaran pada seluruh warga Jabar dan tentu saja seluruh masyarakat Indonesia yang ingin ke Jawa Barat. Selain itu kita juga berharap ada dampak ekonomi baik di Kabupaten Majalengka maupun Provinsi Jawa Barat secara keseluruhan,” katanya di Bandara Kertajati, Jawa Barat, Kamis (24/5)

BIJB Kertajati mulai beroperasi pada Kamis (24/5) dengan lima rute penerbangan yaitu Kertajati-Denpasar, Kertajati-Ujung Pandang, Kertajati-Balikpapan, Kertajati-Medan, Kertajati-Surabaya.

Beberapa menteri turut hadir dalam upacara tersebut yaitu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Binsar Luhut Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Bappenas Sofyan Djalil dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

BIJB merupakan bandara terbesar kedua setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Luas BIJB adalah sekitar 1800 hektar. Bandara ini mulai dibangun pada 2014 dengan pembangunan landas pacu sepanjang 2500 meter x 60 meter dan paralel taxiway sepanjang 2750 meter x 25 meter yang sudah selesai dibangun pada akhir 2017.

Secara komersil, bandara ini akan mulai beroperasi pada awal Juni 2018. Saat ini sudah ada tiga maskapai yang telah mengajukan rute penerbangan dari Bandara Kertajati ke Surabaya dan Bali yaitu Lion Air, Citylink dan Wings Air. Sementara itu Batik Air dan Garuda sudah siap beroperasi mengangkut penumpang pada 24 Mei 2018. (Dian)

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s