Citros, Ikon Wisata Baru Kota Cirebon

citros
Bus wisata Cirebon on Tourism Bus (Citros) di Keraton Kasepuhan Cirebon. (Foto: Humas Pemkot Cirebon)

(Suara Gratia) CIREBON – Kehadiran Cirebon Tourism on Bus (Citros) menjadi ikon wisata baru di Kota Cirebon. Bus merah dengan gaya terbuka dan kekinian tersebut diperkirakan akan menarik target dua juta wisatawan ke Kota Cirebon.

“Penguatan sektor pariwisata merupakan visi misi Pemprov Jabar tujuannya untuk meningkatkan perekonomian. Tahun ini kami targetkan bus wisata ada di 12 kota di Jabar, salah satunya di Cirebon,” kata Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa pada peluncuran Citros di Keraton Kasepuhan, hari Sabtu (23/2).

Sementara itu, Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati optimis Citros mampu mendongkrak pariwisata Kota Cirebon. Selain dibantu dengan keberadaan Citros, pihak Pemerintah Daerah (Pemda) juga akan menata destinasi wisata dan sarananya.

“Masalah penghijauan, penanganan sampah dan lalu lintas menjadi fokus kami karena menunjang sektor pariwisata,” kata dia.

Sekretaris Organda Kota dan Kabupaten Cirebon, Karsono mengatakan harga tiket Citros adalah Rp 5000 untuk satu kali perjalanan melalui konsep pembayaran elektronik. Dia menargetkan Citros akan mulai beroperasi pada awal Maret 2019 karena saat ini masih dalam tahap pengurusan izin ke Kementerian Perhubungan.

“Citros ini tidak akan berhenti di sembarang tempat. Kami akan membangun halte-halte khusus. Semoga usulan halte mendapat respon dari pemangku kebijakan,” kata dia.

Bus wisata Citros ini berkapasitas 20 penumpang yang rencananya akan dilengkapi dengan minibar dan mini distro, oleh-oleh Khas Cirebon dan akan dipandu oleh pemandu wisata. Bus ini juga akan dilengkapi dengan sound system untuk menjelaskan destinasi wisata yang akan dilewati atau disinggahi.

Penumpang juga akan mendapatkan informasi dari media sosial karena sudah berkolaborasi dengan aplikasi Wisata Kota Cirebon (Wistakon) yang dikelola oleh Pemerintah Daerah Kota Cirebon. Sementara itu  trayek Bus Citros ini akan dimulai dari tempat wisata religi Makam Sunan Gunung Jati, kawasan Kota Tua Cirebon, Keraton Kasepuhan, Keraton Kacirebonan, Taman Goa Sunyaragi, Jalan Pemuda, Jalan Cipto Mangunkusumo, Jalan Kartini, Jalan Siliwangi, sentra batik Trusmi kemudian kembali lagi ke Makam Gunung Jati.

Karsono menjelaskan untuk jam operasional akan dimulai pada pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Namun, lanjut dia, bila memungkinkan pada saat akhir pekan akan dioperasikan hingga malam hari. Bila sudah mengetahui waktu yang ditempuh dari rute tersebut jadwal keberangkatan akan dapat dilihat di aplikasi Wistakon. Bus ini juga sudah dilengkapi dengan GPS sehingga wisatawan bisa mengetahui bus tersebut sudah sampai di mana.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s