Kota Cirebon Raih Nilai ‘Memuaskan’ untuk Pengawasan Kearsipan Nasional 2019

WhatsApp-Image-2020-02-26-at-15.05.54-1024x682
Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati dan jajaran Pemkot Cirebon usai menerima penghargaan Pengawasan Kearsipan Nasional tahun 2019, Rabu (26/2) di salah satu hotel di Surakarta. (Foto: Humas Pemkot Cirebon)

(Suara Gratia), CIREBON – Kota Cirebon boleh berpuas diri saat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo memberikan penghargaan dengan predikat “memuaskan” untuk Pengawasan Kearsipan Nasional 2019. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati.

“Tahun ini kita mendapatkan penghargaan kategori memuaskan. Agar sejarah perjalanan tidak hilang, Pemerintah Kota Cirebon berjanji akan terus meningkatkan fasilitas dan infrastruktur perpustakaan dan kearsipan,” kata Eti di Solo, hari Rabu (26/2).

Mengutip pernyataan Presiden Soekarno, Eti mengatakan sebagai bangsa yang besar, tak seharusnya rakyat melupakan sejarah.  Dia juga mengapresiasi kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon yang telah bekerja keras selama ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusipda) Kota Cirebon Jaja Sulaeman bersyukur atas penghargaan tersebut meskipun sumber daya manusia yang dimiliki hanya delapan orang. Menurutnya, ini tak lepas dari adanya lembaga kearsipan dareah (LKD) yang saling mengintegrasikan data dan informasi dari berbagai SKPD yang ada di Kota Cirebon.

Oleh karena itu, Jaja mengaku segera melakukan pembinaan dan pengawasan ke setiap SKPD dalam mengelola kearsipan yang ada di tempat kerja mereka. “Kearsipan ini penting untuk melindung memori kolektif bangsa kita,” ungkap Jaja.

WhatsApp-Image-2020-02-26-at-15.05.53
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo (kanan) memberikan penghargaan Pengawasan Kearsipan Nasional tahun 2019, Rabu, (26/2) kepada Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati (kiri). (Foto: Humas Pemkot Cirebon)

Pada kesempatan yang sama, Tjahjo Kumolo mengatakan pentingnya sebuah arsip di lembaga pemerintahan karena merupakan bagian dari reformasi birokrasi terutama pelayanan publik. “Kami ingatkan pentingnya menata arsip karena merupakan catatan penting dan harus dilakukan penataannya sejak saat ini,” kata dia.

Menurutnya, sebagai negara yang proses lahir hingga reformasi dan masa revolusi semua daerah harus memiliki catatan sejarahnya. Misalnya di Solo, masalah Taman Sriwedari dan Benteng Vastenburg yang sempat mengalami sengketa.

“Hal ini harus diselesaikan arsip, kemudian data kepegawaian, data penduduk, aset daerah, bandara Solo. Semua daerah harus punya data yang jelas,” kata dia. (Humas Pemkot Cirebon – Antara)

 

Diterbitkan oleh SUARA GRATIA 95,9 FM

Jl. Setiabudi 31 Cirebon 24 JAM ON AIR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: