Liburkan Sekolah, Upaya Pemkot Cirebon Cegah Penyebaran Virus Corona

IMG-20200315-WA0025
Walikota Cirebon Nasrudin Azis saat menggelar rapat bersama Forkopimda di Rumah Dinas Walikota Cirebon, hari Minggu (15/3). (Foto: Humas Pemkot Cirebon)

(Suara Gratia) CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon melakukan beberapa upaya genting untuk mencegah penyebaran virus Corona menyebar di wilayah Cirebon. Apalagi setelah pihaknya mengumumkan ada satu orang positif terinfeksi virus Corona. Salah satunya adalah dengan menghentikan kegiatan belajar mengajar sementara selama 14 hari.

“Terhitung mulai Senin, libur selama 14 hari siswa belajar di rumah. Dinas terkait saya instruksikan untuk buat surat edaran dan mengumpulkan seluruh kepala sekolah,” kata Walikota Cirebon, Nasrudin Azis saat menggelar rapat terbatas bersama Forum Kepemimpinan Daerah Kota Cirebon (Forkopimda) di rumah dinas Walikota Cirebon, Jalan Siliwangi, hari Minggu (15/3).

Secara teknis, lanjut dia, siswa yang masuk hanya akan mendapatkan pengarahan dari pihak sekolah saja. Termasuk imbauan kepada orang tua siswa untuk mendampingi anaknya selagi belajar di rumah.

Selain meliburkan sekolah, Azis juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bepergian ke tempat ramai, luar kota dan luar negeri. Meski demikian, Azis belum mengeluarkan instruksi untuk menutup restoran dan tempat wisata.

Kemudian, acara mingguan seperti hari bebas berkendara atau car free day dan  segala aktivitas yang akan melibatkan banyak orang juga diimbau untuk tidak digelar untuk sementara waktu. Pihaknya juga sudah menyiagakan seluruh tenaga medis untuk merawat dan memeriksa pasien yang diduga tertular virus korona.

Tidak hanya itu, Pemda Kota Cirebon juga telah membentuk Pusat Layanan Informasi dan Koordinasi Covid 19 yang langsung di bawah pimpinan Wali Kota Cirebon. Pusat layanan informasi dan koordinasi Covid 19 ini ada hingga tingkat kelurahan dan bertugas untuk menyusun sejumlah rencana pencegahan penyebaran virus covid -19 di masyarakat. Masyarakat juga bisa menghubungi telepon dengan nomor 119 dan 08112093306.

Dia mengimbau masyarakat untuk menggalakkan pola hidup sehat seperti cuci tangan menggunakan sabun,  menjaga kebugaran, kesehatan keluarga dan jangan panik karena panik akan menurunkan daya tahan sehingga penyakit apa pun bisa masuk ke dalam tubuh.

Persiapkan Model dan Modul Belajar di Rumah

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Irawan Wahyono, menjelaskan jika setelah rakor ini mereka akan melakuka rapat kembali dengan jajaran teknis Dinas Pendidikan Kota Cirebon, kantor cabang Dinas Wilayah 10 Dinas Pendidikan Pemprov Jabar dan Kemenag Kota Cirebon.

“Rapat akan merumuskan model dan modul untuk siswa belajar di rumah,” ungkap Irawan. Pada hari Senin (16/3), siswa tetap masuk ke sekolah dan pihak sekolah memberikan penjelasan kepada orangtua siswa serta memberikan model dan modul untuk belajar di rumah tersebut.

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon, Bakti Artanta, menjelaskan jika pihaknya bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon tetap akan menjaga inflasi di Kota Cirebon. “Kami akan segera bertemu dengan distributor yang ada disini,” ungkap Bakti. Pasokan bahan pangan juga tetap akan dijaga, sehingga tidak terjadi kelangkaan pangan. (Humas Pemkot Cirebon)

 

 

Diterbitkan oleh SUARA GRATIA 95,9 FM

Jl. Setiabudi 31 Cirebon 24 JAM ON AIR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: