PT KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Kembali Kereta Api ke Jakarta

Petugas memeriksa penumpang kereta api. (Foto: Humas PT KAI Daop 3 Cirebon)

(Suara Gratia), CIREBON – PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara bertahap mulai mengoperasikan perjalanan kereta api (KA) jarak jauh reguler. Salah satunya adalah dari Cirebon ke Jakarta yang sempat terhenti beberapa bulan selama masa pandemi.

“Mulai Minggu (14/6), KAI akan kembali mengoperasikan dua KA Reguler dengan tujuan Jakarta yaitu KA Bengawan dengan relasi Purwosari (Solo)-Pasar Senen (Jakarta) PP dan KA Tegal Ekspress dengan relasi Tegal-Pasar Senen PP,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif.

Dia mengatakan, khusus bagi calon penumpang yang akan bepergian dari dan menuju Provinsi DKI Jakarta harus memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta. Kemudian bagi para penumpang yang melakukan perjalanan menggunakan KA Jarak Jauh, para penumpang harus mengenakan perisai wajah (face shield) yang akan disediakan oleh PT KAI selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan.

Sama seperti persyaratan perjalanan sebelumnya, ada beberapa hal yang harus dipenuhi oleh calon penumpang dan harus ditunjukkan kepada petugas sebelum boarding. Di antaranya adalah menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku tujuh hari atau surat keterangan uji Rapid-test dengan hasil non reaktif yang berlaku tiga hari pada saat keberangkatan.

Kemudian, menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit atau puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan atau Rapid-test. Yang terakhir adalah mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.

“Secara umum, setiap penumpang kereta api diharuskan dalam kondisi sehat atau tidak menderita flu, pilek, batuk, dan demam. Suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, wajib menggunakan masker dan menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket,” kata dia.

Jika saat proses boarding penumpang tidak memenuhi ketentuan tersebut, lanjut dia, maka tidak diperkenankan melakukan perjalanan dan tiket dapat dibatalkan dengan pengembalian bea penuh.

Baru 6 KA Jarak Jauh yang Beroperasi

Luqman menyatakan hingga saat ini baru ada enam kereta api jarak jauh atau baru empat persen dari total 134 kereta api penumpang reguler yang beroperasi di wilayah Daop 3 Cirebon. Yaitu, KA Ranggajati sebanyak dua kereta, KA Bengawan sebanyak dua kereta, dan KA Tegal Ekspress sebanyak dua kereta.

Setelah dua hari beroperasi sejak 12 Juni 2020, tercatat ada 43 penumpang yang menggunakan KA Ranggajati yang naik dari Stasiun Cirebon. “Dimana pada hari pertama terdapat 16 penumpang, dan pada hari kedua atau hari ini, ada sebanyak 27 penumpang naik dari Stasiun Cirebon,” tambahnya.

Luqman mengimbau kepada para calon penumpang untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan agar penyebaran virus ini bisa dicegah. (Humas PT KAI DAOP 3 Cirebon)

Diterbitkan oleh SUARA GRATIA 95,9 FM

Jl. Setiabudi 31 Cirebon 24 JAM ON AIR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: