PT KAI Perpanjang Masa Berlaku Surat Keterangan Bebas Covid

Ilustrasi. Petugas sedang memeriksa kelengkapan persyaratan calon penumpang kereta api. (Foto: Humas PT KAI Daop 3)

(Suara Gratia), CIREBON – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang masa berlaku surat keterangan bebas Covid-19 dari yang semula hanya tujuh hari menjadi 14 hari. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 No. 9 Tahun 2020 tanggal 27 Juni 2020, tentang Perubahan No. 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19.⁣

“Masa berlaku hasil Rapid dan PCR Test kini telah diperpanjang menjadi 14 hari, persyaratan melampirkan hasil tes tetap dilakukan sebagai bentuk komitmen kepada penumpang dan pemerintah, agar kereta api menjadi moda transportasi yang mengutamakan keselamatan, aman, nyaman dan bebas COVID-19,” kata Manajer Humas Daop 3 Cirebon Luqman Arif dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Senin (29/6) di Cirebon.⁣

Dengan perpanjangan masa berlaku hasil Rapid dan PCR test, lanjut Luqman, masyarakat yang akan melakukan perjalanan pergi-pulang dalam rentang waktu yang singkat dengan kereta api, tidak perlu melakukan tes ulang sepanjang hasil tes sebelumnya masih berlaku.

Dia mengingatkan kepada calon penumpang agar selalu mematuhi protokol kesehatan lainnya seperti menggunakan masker, memakai baju pelindung lengan panjang, memastikan kondisi tubuh sehat saat bepergian, mengunduh dan menginstall aplikasi PeduliLindungi serta mematuhi instruksi petugas baik di Stasiun maupun di atas KA.

“Secara umum, seluruh penumpang kereta api diharuskan dalam kondisi sehat, memiliki suhu tubuh maksimal 37,3 derajat celcius serta memakai pakaian lengan panjang atau jaket,” kata dia.

PT KAI DAOP 3 Batalkan Perjalanan KA Ranggajati

Sementara itu, mulai tanggal 1 sampai dengan 31 Juli 2020, PT Kai membatalkan perjalanan KA Ranggajati relasi Cirebon-Jember PP. Pembatalan tersebut dikarenakan rendahnya okupansi jumlah penumpang KA Ranggajati per tanggal 12 Juni 2020 lalu.

“Selama 17 hari beroperasi sejak tanggal 12 Juni sampai dengan 28 Juni 2020, KA Ranggajati hanya melayani penumpang naik sebanyak 448 penumpang atau rata-rata sebanyak 26 penumpang per hari yang naik dari Stasiun Cirebon,” kata Luqman.

Dengan dibatalkannya perjalanan KA Ranggajati, maka per 1 Juli 2020 di wilayah Daop 3 Cirebon, KAI hanya mengoperasikan total delapan perjalanan KA atau 6 persen dari total 134 KA penumpang reguler yang beroperasi di wilayah Daop 3 Cirebon. Delapan KA yang beroperasi tersebut di antaranya adalah dua KA Bengawan, dua KA Tegal Ekspres, dan empat KA Kaligung.

Kebijakan pembatalan maupun pengoperasian kembali perjalanan KA ini, lanjut dia, akan terus dievaluasi dari waktu ke waktu dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan.

“Kami mohon maaf kepada calon penumpang KA atas pembatalan perjalanan KA Ranggajati. Hal ini bertujuan sebagai upaya dalam menghentikan penyebaran Covid-19 dan menuju masyarakat aman Covid-19,” kata dia. (Humas PT KAI Daop 3)

Diterbitkan oleh SUARA GRATIA 95,9 FM

Jl. Setiabudi 31 Cirebon 24 JAM ON AIR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: