Pemda Kota Cirebon Usulkan 3 Raperda Delegatif kepada DPRD

Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis, hari Senin (24/8) di Kantor DPRD Kota Cirebon saat menyampaikan tiga usulan Raperda kepada DPRD Kota Cirebon. (Foto: Humas Pemkot Cirebon)

(Suara Gratia) CIREBON – Pemerintah Daerah Kota Cirebon mengusulkan tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) kepada DPRD Kota Cirebon, yaitu Raperda tentang penambahan penyertaan modal Pemda Kota Cirebon kepada Perumda BPR Bank Cirebon, Raperda tentang pencegahan dan penanggulangan penyakit dan Raperda tentang dana cadangan pemilihan Wali Kota dan Wakil Walikota Cirebon tahun 2024.

“Keberadaan Perumda BPR Bank Cirebon memberikan banyak manfaat untuk masyarakat dan kalangan dunia usaha. Apalagi jika BPR Bank Cirebon terus didukung dengan modal yang cukup,” kata Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis, hari Senin (24/8) di Kantor DPRD Kota Cirebon.

Azis meminta DPRD Kota Cirebon membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas ketiga Raperda tersebut. Dia juga mengatakan Pemda Kota Cirebon juga membentuk Tim Asistensi yang akan berkoordinasi dengan Tim Pansus DPRD Kota Cirebon agar pembahasan Raperda lebih terarah.

Tanggapan DPRD Kota Cirebon

Anggota DPRD Kota Cirebon dari Fraksi Gerindra, Fitrah Malik mengatakan penyertaan dan penambahan modal kepada Perumda BPR Bank Cirebon didorong untuk lebih memberikan manfaat kesejahteraan masyarakat terutama pelaku usaha kecil.

Sementara itu, untuk penanggulangan penyakit, Fitrah mengatakan Raperda tersebut sangat perlu dilakukan karena adanya peningkatan angka penyakit tak menular seperti TBC dan HIV/AIDS.

Terkait Raperda dana cadangan Pilwalkot Cirebon tahun 2024, dia berharapa agar Pemda Kota Cirebon bersama KPU, Bawaslu dengan semua pihak yang terlibat lebih fokus mendorong partisipasi masyarakat dalam Pemilu dan memperketat pengawasan agar tidak terjadi kecurangan.

“Fraksi Gerindra menyepakati agar ketiga Raperda yang diusulkan Pemda Kota Cirebon dibahas lebih lanjut oleh Pansus DPRD Kota Cirebon,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda BPR Bank Cirebon, Didi Gunadi berharap penyertaan modal bisa menyesuaikan dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mewajibkan sebesar 12 persen dari Dana Pihak Ketiga (DPK) yang ada, karena sebelum muncul peraturan baru penyertaan modal rasionya hanya 8 persen.

“Total DPK yang dikelola Bank Cirebon saat ini sebesar Rp. 205 miliar, penyertaan modal idealnya sesuai rasio yang telah ditetapkan OJK yaitu 12 persen dari DPK,” pungkasnya. (Humas Pemkot Cirebon)

Diterbitkan oleh SUARA GRATIA 95,9 FM

Jl. Setiabudi 31 Cirebon 24 JAM ON AIR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: