RUANG PUBLIK KBR

Sebagai salah satu upaya pencegahan stunting sejak dini, edukasi bagi calon pengantin perlu didorong sejak pra-pernikahan. Stunting atau gagal tumbuh akibat gizi buruk merupakan persoalan yang mendapat perhatian serius dari pemerintah, terlebih angka kasus stunting di Indonesia masih cukup tinggi.

Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (2019), dari 5 juta bayi lahir per tahun, 1,2 juta di antaranya mengalami stunting. Artinya, satu dari empat anak usia di bawah lima tahun (balita) di Indonesia mengalami stunting.

Angka ini melebihi prevalensi stunting yang ditoleransi Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni di bawah 20 persen. Untuk itu pemerintah menargetkan dapat menurunkan angka prevalensi stunting menjadi 14 persen pada 2024.

Bagaimana edukasi yang dilakukan kepada calon pengantin untuk mencegah stunting?

HARI INI, kami obrolin ini di #RuangPublikKBR bersama:

-dr. Maria Endang Sumiwi, MPH – Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI
@Kemenkes_RI
-Nopian Andusti, SE., MT – Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayan Keluarga @BKKBNOfficial

Bisa dengarkan di radio jaringan KBR di Nusantara.

Di Cirrbon via RADIO SUARA GRATIA 95.9FM

Streaming: KBR.id

LIVE Youtube: Berita KBR

Obrolan ini dipersembahkan @DJIKP @Kemenkominfo

Iklan

Penulis: SUARA GRATIA 95,9 FM

Jl. Setiabudi 31 Cirebon 24 JAM ON AIR 0231.230816 0817222959

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: