TUHAN MENGHORMATI KESETIAAN

Ketika kedua Maria pergi ke makam pada pagi Paskah pertama itu, hal terakhir yang mereka harapkan adalah menemukannya kosong. Lagi pula, mereka telah menyaksikan Yesus disalibkan, bersama dengan sebagian besar mimpi mereka. Sekarang mereka datang dengan minyak dan rempah- rempah untuk mengurapi Dia.

Hari itu mereka tidak datang untuk menerima, mereka datang untuk memberi. Dan tidak ada aspirasi manusia yang lebih mulia. Pelayanan yang didorong oleh tugas adalah ciri dari pemuridan sejati. Itulah sebabnya Tuhan memerintahkan kita untuk mencintai, tidak mengharapkan imbalan apa pun: memanggil kita untuk memberi kepada mereka yang tidak pernah berterima kasih kepada kita; untuk memaafkan mereka yang menolak untuk membalas.

Saat Tuhan melihat kedua wanita ini berjalan di jalan pagi itu, Dia akan memberikan kejutan untuk mereka. Alkitab mengatakan bahwa malaikat, ‘datang ke batu itu dan menggulingkannya,’ berkata, ‘Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.’ (Mat 28 :6). Malaikat itu tidak memindahkan batu itu agar Yesus bisa keluar. Dia yang mengalahkan kematian pasti bisa memindahkan batu! Tidak, dia memindahkannya agar para wanita bisa melihat ke dalam dan bersukacita.
Mengapa?

Karena Tuhan menghormati kesetiaan.
(a) Ketika dia lama tidak melahirkan, Sara percaya kepada Tuhan dan menjadi ibu dari bangsa-bangsa.
(b) Ketika kegagalannya luar biasa dan di depan umum, Daud bertobat dan diampuni dan dipulihkan.
(c) Ketika jalan tergelap bagi kedua Maria, seorang malaikat muncul dan membangkitkan harapan mereka.
Hari ini jika jalan Anda panjang dan gelap—jangan berkecil hati dan jangan berhenti! Jawabannya ada di jalan. Tuhan selalu menghormati kesetiaan, dan bila perlu, Dia bahkan mengirim malaikat.

Sumber :
Renungan Hari Ini

Ayat Alkitab Harian
Iklan

Penulis: SUARA GRATIA 95,9 FM

Jl. Setiabudi 31 Cirebon Jawa Barat - Indonesia 0231.230816 0817222959 Nomer Rekening Pelayanan / Donasi BCA 314.079.9590 PT. Radio Swara Mulya Afrindo Rekatama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: