JANGAN IKUT CAMPUR DALAM URUSAN ORANG LAIN

Pindai aliran berita apa pun atau tonton acara bincang-bincang TV apa pun dan Anda akan menemukan bahwa ‘campur tangan’ telah menjadi bisnis bernilai miliaran dolar. Tapi itu bukan jenis bisnis yang harus diikuti oleh seorang pengikut Kristus. Pria, kerabat, rekan kerja, dan teman yang bermaksud baik juga cenderung ikut campur.

Tidak seperti gosip, orang yang suka ikut campur suka mendapatkan informasi pribadi langsung dari subjek mereka. ‘Bagaimana Anda bisa membeli mobil mahal seperti itu?’ ‘Berapa ukuran pakaian yang Anda kenakan?’ ‘Berapa yang Anda bayar untuk rumah Anda?’ ‘Berapa lama Anda mampu untuk tidak bekerja?’ Seringkali jenis- jenis ini pertanyaan tidak memiliki tujuan selain untuk memuaskan pikiran yang dangkal. Ya, beberapa orang benar-benar ingin membantu, atau bahkan mendoakan situasi Anda—tetapi tidak ikut campur. Jadi, belajarlah untuk menjaga rasa ingin tahu Anda dalam batas-batas yang pantas.

Salomo berkata, ‘Orang yang ikut campur dalam pertengkaran orang lain adalah seperti orang yang menangkap telinga anjing yang berlalu.’ (Ams 26:17) Telinga anjing adalah salah satu bagian tubuh yang paling sensitif. Dan jika Anda menariknya secara acak, anjing itu mungkin menggigit Anda. Tuhan

dosa—sama dengan pembunuhan dan pencurian: ‘Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau.’ (1 Pet 4:15)

Orang bijak bercanda bahwa alasan orang- orang yang memikirkan bisnis mereka sendiri begitu sukses adalah karena mereka memiliki sedikit persaingan. Jadi jangan ikut campur!

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Minggu, 31 Juli 2022

Penulis: SUARA GRATIA 95,9 FM

Jl. Setiabudi 31 Cirebon 24 JAM ON AIR 0231.230816 0817222959

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: