RUANG PUBLIK KBR

Hingga saat ini Covid-19 belum berlalu. Vaksinasi masih perlu diintensifkan agar dapat menekan penularan dan meningkatkan kekebalan komunal. Untuk itu, pemberian dosis ketiga atau booster harus digencarkan agar ketahanan masyarakat meningkat dalam menghadapi risiko penularan Covid-19.

Di tengah pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster pertama, Kementerian Kesehatan mengeluarkan program vaksinasi Covid-19 dosis keempat atau booster kedua yang ditujukan untuk Tenaga Kesehatan di Indonesia.

Booster kedua Nakes dilaksanakan serentak di fasilitas kesehatan masing-masing daerah.

Lalu, seperti apa cakupan vaksinasi booster pertama hingga saat ini? Mengapa secara bersamaan pemerintah juga menjalankan program vaksinasi booster kedua? Apa urgensinya?

HARI INI kami bahas di #RuangPublikKBR bersama dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH – Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI dan  Dr. dr. Hariadi Wibisono, MPH – Ketua Umum Perhimpunan Ahli Epidemiologi indonesia

Bisa didengarkan di Radio Suara Gratia 95.9FM

LIVE YT: Berita KBR

Talkshow ini dipersembahkan oleh
@palangmerah_Indonesia, @IFRC, @UsaidIndonesia

RUANG PUBLIK KBR

RUU KUHP sebagai rancangan undang-undang yang mengatur mengenai hukum pidana secara umum, tentunya sangat bersinggungan dengan kepentingan hukum publik, HAM, dan kebebasan sipil. Pengaturan tindak pidana lingkungan hidup yang merupakan kejahatan serius tentu tidak boleh lebih buruk dari Undang-Undang No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Hal ini demi memberikan perlindungan baik kepada masyarakat maupun lingkungan hidup itu sendiri.

Draf RUU KUHP per 4 Juli 2022 telah memberikan pengakuan atas subjek hukum pidana korporasi, yang apabila diatur secara cermat dapat menciptakan penegakan hukum yang dapat memberikan perlindungan masyarakat dari kejahatan korporasi. Tetapi, rumusan subjek hukum korporasi dan tindak pidana lingkungan yang ada di RUU KUHP saat ini justru berpotensi mempersulit pembuktian terhadap tindak pidana lingkungan hidup. Lalu, seberapa penting peninjauan ulang terhadap draf RUU KUHP?

Seperti apa ketentuan tentang pemidanaan korporasi serta tindak pidana lingkungan dalam RUU KUHP?

HARI INI kami obrolin di #RuangPublikKBR bersama:
-Andreas Marbun @andreas_marbun – Peneliti Indonesia Judicial Research Society (IJRS)
@ijrs_official
-Marsya M. Handayani – Peneliti ICEL @Icel_indo

Bisa didengarkan di radio jaringan KBR di Nusantara.

LIVE YT: Berita KBR

SOS GLOBAL MINISTRIES & RADIO SUARA GRATIA VIRTUAL ONLINE

SABTU, 06 Agustus 2022
⏰ 08.00 WIB
⏰ 09.38
⏰ 10.00 WIT
OPEN ZOOM 30 MENIT SEBELUMNYA

Host dan Firman : Ps.Tomson Lbn Gaol
Kesaksian : Ibu Ester Harjani

ONLINE ZOOM CLOUD MEETING
Klik link ini πŸ‘‡
https://bit.ly/WebinarSosGlobalMinistries3
ID : 2629372154
Passcode : SOS (huruf besar / upper case)

LIVE STREAMING FACEBOOK SOS GLOBAL MINISTRIES
klik link ini πŸ‘‡
https://bit.ly/FacebookSosGlobalMinistries

LIVE STREAMING RADIO SUARA GRATIA
klik link ini πŸ‘‡
http://www.suaragratiafm.com/streaming

Aplikasi :
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.streamingmurah.suaragratia

Permintaan Doa Hub :
0817222959 – 0816892298

RUANG PUBLIK KBR

Udah pada tahu, kalau konten YouTube bisa dijadikan sebagai jaminan pinjaman bank maupun non-bank, lho!

Presiden Joko Widodo baru saja menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif. Salah satu poin yang ramai dibahas dalam peraturan tersebut adalah soal konten YouTube yang bisa dijadikan sebagai jaminan pinjaman bank maupun non-bank.

Tapi ada syaratnya dong?

Lalu seperti apa tantangannya bila PP ini mulai diterapkan?

BESOK kami obrolin di #RuangPublikKBR bersama Pengamat Ekonomi Digital dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Nailul Huda.

Bisa didengarkan di radio jaringan KBR di Nusantara.

Di Cirebon via Radio Suara Gratia 95.9FM

Streaming: suaragratia.com/streaming

INSPIRASI HARI INI

Pada tahun 1700-an, ada seorang pelaut bernama John. Dia memiliki julukan “Si Penghujat Hebat” okarena mulutnya yang sangat kotor dan sangat jahat.

Kapten dari kapal John mengatakan bahwa John bukan hanya menggunakan kata-kata ternajis dari yang paling najis, tetapi dia bahkan menciptakan kata-kata hujatnya sendiri yang mengandung arti yang melebihi segala kata hujat yang pernah diciptakan. Lebih dari itu, bukan hanya mulut John yang jahat, tetapi perilaku John pun sangatlah jahat. John adalah orang yang sangat menyebalkan yang sering kali menumbuhkan kebencian di hati awak-awak kapal yang lain.

Pada suatu hari, sang kapten sudah tidak tahan dengan kelakukan John, sehingga dia mengikatnya, menelanjanginya, dan menyambukinya di depan orang banyak. Hal ini membuat John begitu marah sehingga dia memutuskan untuk membunuh sang kapten.

Namun, sebelum John berhasil menjalankan rencananya, terjadi sebuah badai besar yang menyerang kapal mereka. Badai tersebut adalah badai yang jauh lebih besar dari badai-badai yang mereka pernah hadapi sebelumnya. Hujan turun begitu deras, angin bertiup begitu kencang, dan ombak menggoyangkan kapal bagaikan kapal tersebut hendak diputarbalikkan. John melihat bagaimana badai tersebut membinasakan awak-awak kapal satu per satu. Oleh karena itu, dia menjadi sangat takut. Dia sangat yakin bahwa dirinya akan binasa dengan cara yang mengenaskan oleh karena badai tersebut. Akhirnya, di tengah malapetaka itu, John berseru meminta belas kasihan kepada Tuhan yang selama ini dia hujat.

Singkat cerita, keajaiban terjadi. John berhasil melewati badai tersebut dengan selamat. Beberapa awak kapal mati pada hari itu, tetapi John bukanlah salah satunya. John bertanya-tanya kepada dirinya: Apakah mungkin ada Tuhan yang sungguh mendengar seruannya dan telah menyelamatkannya? Setelah kejadian itu, John mulai membaca sebuah buku yang dinamakan Alkitab, dan hidupnya sedikit demi sedikit mulai berubah.

Nama panjang dari John pada kisah ini adalah John Newton, pencipta dari himne Amazing Grace, himne yang dinyanyikan oleh ribuan gereja setiap minggunya dan himne yang sering kali dianggap oleh orang-orang sebagai himne terbaik sepanjang masa.

John si penghujat hebat, berubah menjadi John si pencipta himne yang memberkati jutaan jiwa. Apa yang terjadi? Bagaimana John dapat berubah? Jawabannya adalah: kasih karunia Tuhan.

Setelah kita mengikut Tuhan dan memiliki hubungan dengan Tuhan, kita bukan hanya mendapatkan keselamatan, tetapi kita juga akan mengalami perubahan. Tuhan akan mengubah diri kita, dari kita yang dulunya mencintai dosa dan membenci kebenaran, menjadi ciptaan yang baru yang membenci dosa dan mencintai kebenaran. Kita yang dulunya dikuasai keegoisan dan kebencian, akan diubahkan oleh kasih karunia-Nya menjadi orang-orang yang rindu melayani dan mengasihi.

“Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.” (Yehezkiel 36:26)

SAVE THE CHILDREN : BERKARIR DNN BERKEMBANG DI SAVE THE CHILDREN

Bagaimana gambaran tentang sebuah kontribusi kepada dunia sosial untuk dapat bekerja dan berkembang secara profesional?

Save the Children, misalnya, sebuah organisasi kemanusiaan yang berfokus pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak Anak di seluruh dunia.

Bagaimana @savechildren_id memberikian kontribusinya kepada anak-anak?

Yuk gabung di Talshow dalam rangkaian “Pekan Berpihak Pada Anak 2022, Membangun Generasi Muda Iklim” dengan tema “Berkarir dan Berkembang di Save the Children”.

πŸ—“ Kamis, 28 Juli 2022
⏰ 07.00 – 08.00 WIB
πŸ“ 10 Radio Jaringan KBR & Youtube Save the Children Indonesia

Narasumber:

  • Rizky Kurnia Wijaya – Talent Acquisition Officer Save the Children Indonesia

Yuk ramaikan, untuk Membangun Generasi Muda Iklim!

SAVE THE CHILDREN, YUK BERMAIN : PERMAINAN SEBAGAI SARANA EDUKASI HAM UNTUK ANAK & ORANG MIDA

Save The Children

Bermain adalah hak semua anak. Selain untuk kesenangan batin, lewat bermain anak juga bisa belajar, termasuk belajar tentang hak asasi manusia, termasuk hak anak.

Melalui permainan, seperti boardgames, diharapkan HAM bisa dibumikan dan dipelajari secara sederhana namun bermakna oleh anak dan orang muda. Selain itu, lewat bermain, partisipasi anak juga bisa ditingkatkan.

Nah, seperti apa edukasi ini?

Yuk gabung di Webinar yang diselenggarakan Save the Children bersama KBR menyelenggarakan Webinar
dalam rangkaian “Pekan Berpihak Pada Anak 2022, Membangun Generasi Muda Iklim” dengan tema “Yuk, Bermain: Permainan sebagai Sarana Edukasi HAM untuk Anak dan Orang Muda”.

Bisa juga didengarkan melalui radio jaringan KBR

Acara ini akan diselenggarakan pada:
ο—“ Rabu, 27 Juli 2022
⏰  10.00 – 12.00 WIB
 Zoom Webinar (s.id/pa22-sesi9)

Narasumber:
– Sri Rahayu – Komnas HAM RI
– Erwin Skripsiadi – Hompimpa Book & Games
– Lika Nurul Tamami – Forum Anak Pasuruan
– Kristi Praptiwi – Save The Children

Yuk ramaikan, untuk Membangun Generasi Muda Iklim!

RUANG PUBLIK, SELASA 26 JULI 2022

Ruang Publik KBR

Udah pada tahu belum kalau Nomor Induk Kependudukan atau NIK menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP.

Nah, seperti apa pengaturan NIK menjadi NPWP ini?

HARI INI kami obrolin di #RuangPublikKBR bersama Giyarso – Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Muda Direktorat Jendral Pajak @DitjenpajakRI

Bisa didengarkan di radio jaringan KBR di Nusantara.

#Radion #SuaraGratiaFM #RuangPublik #DialogPublik #KBR

BERDOA DAN BEKERJA

Pdt. Nany Susantuly

🌟Kontes Video Reels🌟

Kekerasan terhadap anak dalam keluarga terus terjadi! Bahaya kejahatan seksual pun turut menghantui! Belum lagi, dilema pendidikan di masa pandemi yang kini menjadi ‘makanan’ sehari-hari. Lantas, bagaimana anak dapat terlindungi?

Dalam rangka Hari Anak Nasional 2022, Family First Indonesia bersama TDR One Team dan beberapa lembaga yang #PeduliAnakIndonesia mengajak Sahabat Keluarga mengambil bagian dalam membangun kesadaran masyarakat untuk memenuhi dan melindungi hak anak melalui

Kontes Video Reels Kampanye Sosial: “Keluarga Lindungi Anak”

SYARAT & KETENTUAN:

  1. Follow Instagram @FamilyFirstIndonesia @TDROneTeam @heartlinefm @radiosuaragratiafm
  2. Like post ini dan mention minimal 2 orang lainnya di kolom komentar untuk mengajak mereka ikutan kontes ini
  3. Buat video reels berdurasi maksimal 75 detik yang mengandung pesan sosial #KeluargaLindungiAnak
  4. Peserta dapat menggunakan latar musik, namun pastikan tidak melanggar hak cipta, tidak kotor/kasar, dan tidak diskriminatif
  5. Unggah video reels kamu di Instagram Feed dengan TAG/TANDAI (bukan mention ya!) @FamilyFirstIndonesia @TDROneTeam @heartlinefm @radiosuaragratiafm selama periode kontes (Minggu, 10 Juli 2022 sampai Sabtu, 23 Juli 2022)
  6. Setiap akun hanya dapat mengikutsertakan 1 video reels. Pastikan unggah video terbaikmu!
  7. Tuliskan caption yang kreatif dan edukatif untuk menjelaskan video kampanye sosial kamu
  8. Tuliskan hashtag #FFIPeduliAnak #HighPerformancePeople #KeluargaLindungiAnak #HariAnakNasional2022 #AnakTerlindungiIndonesiaMaju
  9. Pastikan akun IG kamu terbuka (tidak private)
  10. Pengumuman pemenang: Kamis, 4 Agustus 2022 jam 19.30 WIB di Instagram Live @FamilyFirstIndonesia. Pastikan ikut ya!

Family First Indonesia Memperkokoh Keluarga Indonesia

%d blogger menyukai ini: