Walikota Cirebon Pastikan Stok Bahan Pangan Aman

WhatsApp Image 2020-03-04 at 2.42.59 PM
Walikota Cirebon Nasrudin Azis (putih kanan) bersama Kapolres Cirebon Kota AKBP Syamsul Huda (kiri) melakukan sidak ke supermarket, apotek dan RSUD Gunung Jati. (Foto: Humas Pemkot Cirebon)

(Suara Gratia) CIREBON – Walikota Cirebon Nasrudin Azis memastikan stok bahan pangan di Kota Cirebon aman. Hal ini diungkapkan saat melakukan inspeksi mendadak terkait ‘panic buyer’ karena virus corona. Azis bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan sidak ke supermarket dan apotek.

“Dari hasil pemantauan kami, khususnya masker, dimana-mana sudah terjadi kekosongan. Namun untuk bahan pangan, hingga kini stoknya masih aman dan tersedia, tidak ada kelangkaan,” kata Azis di Cirebon, hari Rabu (4/3).

Dia meminta kepada masyarakat agar tidak perlu panik menghadapi virus corona karena dokter dan petugas medis akan bersiaga memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat secara maksimal. Selain imbauan kepada masyarakat, Azis juga meminta kepada pelaku usaha untuk membatasi pembelian dalam jumlah banyak kepada satu orang.

“Sebagai pelaku usaha, saya meminta pemilik toko dan apotek juga ikut bersama-sama menjaga dan bertanggung jawab terhadap keselamatan daerah,” kata dia. Kepolisian, lanjut dia, akan menindak tegas orang-orang yang dengan sengaja menimbun hingga menaikkan harga masker atau alat kesehatan lainnya.

Senada dengan yang diungkapkan oleh Walikota Cirebon, Kapolres Cirebon Kota AKBP Syamsul Huda akan menindak tegas bagi siapapun yang kedapatan menimbun dan menaikkan harga masker, alat kesehatan dan bahan pangan.

“Saya mengimbau kepada semua pihak agar tidak mengambil keuntungan dibalik masuknya virus corona di Indonesia. Kalau saya dapatkan dan menemukan masker-masker yang ditimbun itu pidananya akan tetep dijalankan,” kata Syamsul saat ikut melakukan sidak bersama Forkopimda di Cirebon, hari Rabu (4/3).

Dalam sidak tersebut, lanjut dia, kekosongan masker terjadi karena tidak ada kiriman pasokan dari penyedia barang atau supplier.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr. Edi Sugiarto, M.Kes., menjelaskan  orang yang memiliki kekebalan yang tinggi tidak akan dimasuki virus, kuman maupun bakteri. “Karena ketakutan, orang-orang normal pakai masker, padahal tidak usah. Kecuali bila ada ekspatriat atau orang-orang yang sering bepergian keluar negeri, baru boleh memakai masker,” ungkap Edi.

Di setiap puskesmas di Kota Cirebon, lanjut Edi, mereka memiliki tim survailance yang sudah ada sejak tahun 70-an. Mereka bertugas untuk melakukan pemantauan, pengawasan hingga tindakan jika memang ditemukan ada warga di sekitar puskesmas yang positif terkena penyakit tertentu. (Humas Pemkot Cirebon, Humas Polres Cirebon Kota)

 

Cegah Virus Corona, PT KAI Daop 3 Sediakan Tim Medis dan Cairan Antiseptik

WhatsApp Image 2020-03-05 at 15.31.14 (1)
Pemeriksaan gigi di Rail Clinic. (Foto: Dian)

(Suara Gratia) CIREBON – PT KAI DAOP 3 Cirebon menyediakan tim medis dan cairan antiseptik di beberapa tempat di lingkungan stasiun sebagai langkah cepat menyebarnya virus corona di Indonesia khususnya di Daop 3 Cirebon.

“Di wilayah Daop 3 Cirebon, hand sanitizer ditempatkan di beberapa titik yang menjadi area umum dan memiliki potensi antar penumpang saling bersentuhan atau berinteraksi seperti di area checkin boarding, ruang tunggu penumpang, dan zona 1 Stasiun Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Brebes dan Haurgeulis,” kata Wisnu Pramudyo, Kepala Daop 3 Cirebon di Stasiun Kejaksan Cirebon, hari Kamis (5/3).

Selain itu, dalam hal kebersihan sarana kereta, PT KAI melakukan pencucian interior dan eksterior kereta secara rutin setiap sebelum perjalanan dengan menggunakan bahan kimia untuk sterilisasi. Mereka juga menyiagakan petugas kebersihan baik di stasiun maupun selama perjalanan. Kemudian, bantal yang disediakan di kereta pun selalu dalam kondisi baru tercuci bersih setiap pergantian penumpang.

WhatsApp Image 2020-03-05 at 15.31.14
Kepala Daop 3 Cirebon Wisnu Pramudyo (kanan) saat menggelar konferensi pers di Stasiun Kejaksan. (Foto: Dian)

Manajer Humas PT  KAI Daop 3 Luqman Arif juga menegaskan cairan antiseptik hanya disediakan di beberapa titik di stasiun keberangkatan dan tidak disediakan di dalam kereta api. Dia juga menegaskan PT KAI hanya mengimbau kepada para penumpang yang merasa tidak enak badan langsung menghampiri petugas medis untuk diperiksa.

Announcer secara aktif menyampaikan imbauan kepada penumpang yang saat itu kondisinya sedang tidak sehat untuk berobat di pos kesehatan di stasiun,” kata dia.

WhatsApp Image 2020-03-05 at 15.31.15 (2)
Perpustakaan Rail Clinic. (Foto: Dian)

Rail Clinic Beroperasi ke Lintas Utara dan Selatan Jawa

Wisnu juga mengatakan selain menyediakan tim medis dan cairan antiseptik, pihaknya juga menjalankan Kereta Kesehatan atau Rail Clinic dan Kereta Inspeksi di lintas utara dan selatan Jawa mulai pada tanggal 5 Maret hingga 9 Maret 2020.

Dia menjelaskan, KAI akan melakukan pelayanan kepada masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan, pembagian masker, pembagian pamflet, dan penyuluhan kesehatan tentang virus corona, cuci tangan, pemakaian masker, dan etika batuk dan bersin. Layanan tersebut diberikan di beberapa Stasiun, salah satunya di Stasiun Cirebon pada hari Kamis, 5 Maret 2020.

WhatsApp Image 2020-03-05 at 15.31.16 (1)
Konsultasi kesehatan di klinik umum Rail Clinic. (Foto: Dian)

Ada empat gerbong dalam satu rangkaian Rail Clinic. Di antaranya adalah tempat pengambilan obat, pemeriksaan mata, USG, Laboratorium, gigi, klinik umum, gerbong pertemuan atau sosialisasi dan perpustakaan dengan ratusan buku.

Wisnu mengimbau kepada penumpang yang dalam kondisi tidak fit agar tidak memaksakan naik kereta api. Selain itu ia juga berpesan kepada penumpang untuk melapor kepada petugas stasiun atau kondektur jika merasa tidak sehat, sehingga dapat ditindaklanjuti oleh petugas.

“Demi efektivitas pencegahannya, KAI juga mengajak kepada pengguna KA untuk menjaga kesehatan diri dan memakai masker jika sedang sakit,” kata dia.

Sebelumnya, KAI telah melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran virus corona di berbagai stasiun dan internal KAI pada Januari 2020, yakni saat awal beredarnya kabar virus corona. Sosialisasi tersebut berupa pemasangan spanduk, pembagian brosur, dan kampanye hidup sehat oleh petugas kepada penumpang.

“Upaya-upaya preventif penyebaran virus corona terus kami lakukan baik di atas kereta maupun stasiun. Kami juga mengajak pengguna KA untuk sama-sama proaktif mencegah penyebaran virus corona,” kata dia.

 

 

Kota Cirebon Raih Nilai ‘Memuaskan’ untuk Pengawasan Kearsipan Nasional 2019

WhatsApp-Image-2020-02-26-at-15.05.54-1024x682
Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati dan jajaran Pemkot Cirebon usai menerima penghargaan Pengawasan Kearsipan Nasional tahun 2019, Rabu (26/2) di salah satu hotel di Surakarta. (Foto: Humas Pemkot Cirebon)

(Suara Gratia), CIREBON – Kota Cirebon boleh berpuas diri saat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo memberikan penghargaan dengan predikat “memuaskan” untuk Pengawasan Kearsipan Nasional 2019. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati.

“Tahun ini kita mendapatkan penghargaan kategori memuaskan. Agar sejarah perjalanan tidak hilang, Pemerintah Kota Cirebon berjanji akan terus meningkatkan fasilitas dan infrastruktur perpustakaan dan kearsipan,” kata Eti di Solo, hari Rabu (26/2).

Mengutip pernyataan Presiden Soekarno, Eti mengatakan sebagai bangsa yang besar, tak seharusnya rakyat melupakan sejarah.  Dia juga mengapresiasi kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon yang telah bekerja keras selama ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusipda) Kota Cirebon Jaja Sulaeman bersyukur atas penghargaan tersebut meskipun sumber daya manusia yang dimiliki hanya delapan orang. Menurutnya, ini tak lepas dari adanya lembaga kearsipan dareah (LKD) yang saling mengintegrasikan data dan informasi dari berbagai SKPD yang ada di Kota Cirebon.

Oleh karena itu, Jaja mengaku segera melakukan pembinaan dan pengawasan ke setiap SKPD dalam mengelola kearsipan yang ada di tempat kerja mereka. “Kearsipan ini penting untuk melindung memori kolektif bangsa kita,” ungkap Jaja.

WhatsApp-Image-2020-02-26-at-15.05.53
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo (kanan) memberikan penghargaan Pengawasan Kearsipan Nasional tahun 2019, Rabu, (26/2) kepada Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati (kiri). (Foto: Humas Pemkot Cirebon)

Pada kesempatan yang sama, Tjahjo Kumolo mengatakan pentingnya sebuah arsip di lembaga pemerintahan karena merupakan bagian dari reformasi birokrasi terutama pelayanan publik. “Kami ingatkan pentingnya menata arsip karena merupakan catatan penting dan harus dilakukan penataannya sejak saat ini,” kata dia.

Menurutnya, sebagai negara yang proses lahir hingga reformasi dan masa revolusi semua daerah harus memiliki catatan sejarahnya. Misalnya di Solo, masalah Taman Sriwedari dan Benteng Vastenburg yang sempat mengalami sengketa.

“Hal ini harus diselesaikan arsip, kemudian data kepegawaian, data penduduk, aset daerah, bandara Solo. Semua daerah harus punya data yang jelas,” kata dia. (Humas Pemkot Cirebon – Antara)

 

AKBP Syamsul Huda Resmi Jabat Kapolres Cirebon Kota

syamsul2
Upacara pedang pora sambut AKBP Syamsul Huda menjabat sebagai Kapolres Cirebon Kota. (Foto: Dian)

AKBP Syamsul Huda resmi menjabat sebagai Kapolres Cirebon Kota pada hari Rabu (19/2) menggantikan AKBP Roland Ronaldy.

Serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi, pada hari Rabu (19/2) di Aula Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung dan dihadiri para pejabat Polda Jabar.

AKBP Roland Ronaldy menjabat sebagai Kapolres Cirebon kota kurang lebih 1 tahun 11 bulan yaitu pada tanggal 8 Maret 2018 sampai 19 Februari 2020, selanjutnya akan menempati jabatan barunya sebagai Kapolres Bogor dan untuk penggantinya AKBP Syamsul Huda sebelumnya menjabat Kanit V Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri.

Syamsul Huda sendiri merupakan junior angkatan Roland Ronaldy saat di Akademi Polisi dan merupakan rekan kerja sebagai penyidik saat di Komisi Pemberantasan Korupsi.

syamsul1
AKBP Syamsul Huda disambut jajaran Kepolisian Cirebon Kota. (Foto: Humas Polres Cirebon Kota)

AKBP Roland Ronaldy menjabat Kapolres Cirebon Kota selama sekitar 1 tahun 11 bulan. Beberapa inovasi dilakukan Roland guna meningkatkan pelayanan masyarakat. Diantaranya dengan pemanfaatan aplikasi berbasis android yakni Smart Ciko.

Aplikasi Smart Ciko merupakan terobosan kreatif yang dapat membantu masyarakat dalam mengakses beberapa pelayanan. Diantaranya yakni panggilan darurat atau help, pelaporan secara online, informasi layanan kepolisian seperti SKCK, SIM, STNK, BPKB dan lainnya, portal berita online polresciko.com, tombol pannic button serta kritik dan saran.

Dalam hal antisipasi dan penanganan kejahatan, Roland telah banyak meluncurkan beberapa program untuk mencegah, mendeteksi dan menindak tegas segala bentuk kejahatan.

Polres Ciko diantaranya memiliki program Gunungjati (Penanggulangan Kejahatan Sejati), Cyber troops atau pasukan siber, program Cipali (Cirebon Kota Patroli Religi) dan Gowes Kamtibmas (Bersepeda).

Dalam hal penindakan, Roland membentuk Special Response Team (SRT) dan tim BISON (Berantas Inex Sabu, Obat-obatan dan narkotika).

syamsul3
AKBP Roland Ronaldy (kiri) dan AKBP Syamsul Huda (kanan) saat acara Lepas Sambut Kapolres Cirebon Kota, hari Kamis (20/2) di Mako Polres Cirebon Kota. (Foto: Humas Polres Ciko)

Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota Iptu Ngatidja mengatakan pada Kamis malam akan digelar Malam Kenal Pamit di Hotel Apita, Jalan Tuparev Cirebon. “Besok (Kamis) sekitar jam 07.00 WIB akan dilaksanakan upacara pelepasan dengan tradisi adat pedang pora oleh para perwira di Mapolres Ciko dan malam harinya diselenggarakan Malam Kenal Pamit di Aula Hotel Apita jl. Tuparev pada jam 19.00 WIB,” kata dia. (Dian)

 

 

%d blogger menyukai ini: