NIGERIA : INDUSTRI FILM TERBESAR KEDUA DI DUNIA

Apakah kamu suka menonton film-film Hollywood? Menikmati akting dan juga  Meski kamu sering menontonnya, Hollywood ternyata berada di posisi ketiga sebagai industri film terbesar di dunia lho.

Sementara industri film asal India, yaitu Bollywood menduduki posisi pertama. Lalu Nollywood di posisi kedua. Nollywood? Dari mana tuh?

Nollywood merupakan sebutan bagi industri film di Nigeria. Pencapaian sebagai industri film terbesar kedua ini diperoleh sejak 2009. Bahkan kamu bisa tonton film Nollywood dari layanan streaming, salah satunya adalah Netflix. Majunya industri film justru berpotensi membuka peluang lapangan pekerjaan. Setidaknya ada satu juta tenaga kerja yang dibutuhkan.

Meskipun keuntungannya tidak sebesar film-film asal Amerika Serikat, tapi jumlahnya jauh lebih banyak. Negara dengan jumlah penduduk terbesar di benua Afrika ini mampu menghasilkan 50 film per minggunya. Kalau ditotal akan ada 1.200 film dalam setahun lho!

Namun, apa yang membuat keuntungan film Nollywood tidak sebesar Hollywood? Ternyata pembajakan masih jadi persoalan di Nigeria. Banyak produser memperkirakan setidaknya ada 70 persen pendapatan tahunan yang hilang akibat pembajakan. Wah, lebih dari setengahnya ya

Hayoo… siapa yang masih menonton film bajakan? Jangan sampai industri film Indonesia juga punya keuntungan yang tipis ya, Guys. Kira-kira film Nollywood apa yang sudah kamu tonton? Bagi judulnya di kolom komentar yaaa✍️

Sumber: tirto, bandungkita, cnnindonesia

Iklan

TEMBOK BESAR CINA

Ternyata beras ketan jadi rahasia kekokohan Tembok Besar Cina lho Kok bisa ya?

Salah satu daftar Tujuh Keajaiban Dunia ini sudah berdiri sejak Dinasti Ming yang berkisar antara tahun 1368-1644. Bukannya kokoh karena semen, melainkan campuran tepung ketan dan jeruk nipis menjadi campuran mortar untuk merekatkan setiap batunya. Tak hanya Tembok Besar Cina, tapi bangunan lainnya juga menggunakan bahan yang sama.

Uniknya, dengan perekat ini justru bisa tahan terhadap bencana alam, termasuk gempa bumi. Kenapa bisa begitu?

Ternyata nasi ketan mengandung jenis karbohidrat kompleks bernama amilopektin. Zat inilah yang akan mengontrol pertumbuhan kristal kalsium karbonat sehingga campurannya lebih rapat, tahan air, dan kecil penyusutannya. Oleh karena itu, bentuk bangunan pun bisa bertahan lama.

Di balik inovasinya yang luar biasa, penggunaan beras ketan ini justru menjadi kontroversial. Lantaran kaisar Ming sering menyita beras petani Cina untuk sebagai bahan mortar dan konsumsi pekerja yang membangun tembok tersebut.

Wah, gimana jadinya kalau zaman sekarang juga pakai tepung ketan untuk membangun gedung ya?

Sumber: Liputan6.com, kumparan.com, kbr.id

%d blogger menyukai ini: