5 GEREJA TERBESAR DI INDONESIA

Masih dalam ingar-bingar suasana Natal 2022, seluruh umat Kristiani tidak terkecuali di Indonesia merayakan hari peringatan lahirnya Yesus Kristus.

Sebanyak 28,82 juta jiwa atau 10,58 persen masyarakat Indonesia memeluk agama Kristen baik Katolik maupun Protestan.

Tak sedikit gereja di Indonesia memiliki kapasitas yang sangat besar hingga mampu menampung ribuan jemaat. Didukung dengan arsitektur megah di atas lahan yang luas, berikut 5 gereja terbesar di Indonesia berdasarkan kapasitas jemaat.

Iklan

MENYENANGKAN ORANG LAIN

Untuk memastikan kemenangan dalam pertempuran, Raja Saul seharusnya menunggu nabi Samuel datang dan mempersembahkan korban kepada Tuhan. Tetapi ketika minggu berlalu dan orang-orang menjadi tidak sabar, Saul mempersembahkan korbannya sendiri. Ketika Samuel menuntut untuk mengetahui alasannya, Saul menjawab itu karena orang-orang memaksanya. Samuel berkata, ‘Kamu telah melakukan kebodohan, Tuhan akan mendirikan kerajaanmu selamanya, tapi sekarang kerajaanmu tidak akan berlanjut.’ (1 Samuel 13:14)

Karena Saul membutuhkan persetujuan orang, dia kehilangan segalanya. Berbicara jujur mungkin tidak mudah, tetapi Alkitab mengatakan kepada kita untuk tetap melakukannya. Menyenangkan orang pada dasarnya tidak jujur karena Anda memberi tahu orang lain apa yang mereka ingin dengar, bukan apa yang Anda perlu katakan. Sekarang, Anda tidak bisa kasar dan tidak peka, tetapi Anda juga tidak bisa terintimidasi. Hanya karena seseorang tidak ingin mendengar kebenaran tidak menghilangkan tanggung jawab Anda untuk mengatakannya. Pernahkah Anda merasa tidak nyaman tentang sesuatu yang diminta seseorang untuk Anda lakukan? Salah satu cara
Tuhan menuntun kita adalah melalui rasa kedamaian batin. Yesaya mengatakan Anda akan ‘dipimpin dalam damai.’ (Yes 55:12) Dan Paulus menulis, ‘Kejarlah hal-hal yang menghasilkan perdamaian.’ (Roma 14: 19)

Ketika ada yang tidak beres, angkat bicara. Katakan, ‘Saya tidak tenang tentang ini.’ Orang seharusnya tidak mengharapkan Anda untuk melanjutkan sampai Anda melakukannya, tetapi itu jarang terjadi ketika orang lain menuntut kita. Yesus mengatakan kepada murid-murid-Nya: ‘Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu.’ (Mat 10:14) Ketika reaksi seseorang mengancam untuk menghentikan Anda dari melakukan apa yang Anda tahu benar—saatnya untuk melepaskannya dan melanjutkan.

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Minggu, 01 Mei 2022

Ayat Alkitab Harian
%d blogger menyukai ini: