CARABAO CUP 2022

Iklan

APAKAH ANDA PENDENGAR YANG BAIK?

Filsuf Yunani Epictetus berkata: ‘Kita memiliki dua telinga dan satu mulut sehingga kita dapat mendengarkan dua kali lebih banyak daripada berbicara.’ Artinya ‘cepat mendengarkan, lambat berbicara.’ Mendengarkan dengan baik membangun hubungan. Tapi pendengar yang baik tidak dilahirkan, mereka dibesarkan! Beberapa saran untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan Anda:

(1) Dengarkan tanpa menyela. Tahan godaan untuk melompat dan menyelesaikan kalimat, atau mengambil alih. Kendalikan diri dan dengarkan saja.

(2) Dengarkan untuk mengerti. Cobalah untuk memahami sudut pandang, perasaan, pemikiran, dan kebutuhan mereka. Mendengarkan dengan baik adalah mendengar apa yang sebenarnya mereka pikirkan, maksud, atau rasakan, bukan apa yang Anda bayangkan mereka lakukan. Jangan menebak, tanyakan, ‘Apakah saya memahami Anda dengan benar? Maksudmu…? Apakah Anda merasa…?’ Dengan kata lain, jangan berasumsi-tetap verifikasi

(3) Dengarkan tanpa menghakimi. Jangan tergesa mengambil kesimpulan. Jika apa yang mereka katakan tidak sesuai, terus mendengar. ‘Jikalau seseorang memberi jawab sebelum mendengar, itulah kebodohan dan kecelaannya.’ (Ams 18:13) Ketika mendengar lebih banyak, Anda akan lebih mengerti.

(4) Dengarkan tanpa mengoreksi, melawan, atau merendahkan. Mengatakan, ‘Ya, tapi…’ atau ‘Bukan seperti itu,’ atau, ‘Apa yang Anda harapkan? Jika Anda tidak…’ membuat orang waspada dan menghentikan komunikasi yang sebenarnya.

(5) Validasi pembicara. Terima persepsi dan perasaan mereka sebagai ekspresi sah dari orang yang berharga. ‘Jika saya memahami Anda dengan benar, Anda sedang berpikir… Apakah saya benar?’ Mintalah mereka untuk membantu Anda sepaham dengan mereka. Saya dapat melihat mengapa Anda merasakan apa yang Anda rasakan,’selain mensahkan juga meningkatkan kepercayaan diri dan kesediaan mereka untuk mempertimbangkan solusi yang mungkin Anda tawarkan.

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Minggu, 18 Desember 2022

%d blogger menyukai ini: