AKBP Ariek : Harapkan Para Anggota Untuk Hidup Apa Adanya dan Tidak Bersikap Arogan Pada Masyarakat

POLRES CIREBON KOTA,- Mengawali tugas sebagai Kapolres Cirebon Kota AKBP Ariek Indra Sentanu, SH.S.IK.MH. mengambil apel pagi jam pimpinan. Senin (09.01.23).

Kapolres Cirebon Kota AKBP Ariek Indra Sentanu, SH.S.IK.MH. mengatakan, menjadi polisi sudah ada pakem atau pedomannya yaitu polisi berkewajiban untuk melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.

Lanjut Ariek “kembali saya sebagai pejabat baru dalam lingkungan keluarga besar Polres Cirebon Kota. Mendapatkan amanat menjadi Kapolres Cirebon Kota, mohon dukungan seluruh personel baik Polri dan ASN”. Ucap Alumni Akpol 2004 ini.

Kami juga harapkan kepada seluruh personel untuk meningkatkan ilmu pengetahuan. Khususnya temen-temen penyidik reskrim. Mengingat masyarakat kita saat ini sudah pada memahami mekanisme hukum dan prosesnya. Kata Kapolres Ciko

Selain itu, dalam amanatnya Kapolres Ciko juga mengharapkan agar anggota polres cirebon kota. Selalu merendahkan hati dalam melayani masyarakat dan juga tidak bergaya hidup mewah. Tambah Kasi humas Polres Cirebon Kota Iptu Ngatidja, SH.MH. Lulusan SIP Sus Penyidik.

Hadir dalam apel jam pimpinan para Kabag, para Kasat, para Kasi dan perwakilan anggota Polri dan ASN. Pungkas Ngatidja. WSW 2015.

Iklan

KONDISI ARUS MUDIK

Minggu, 01 mei 2022

Situasi di Rest Area 208 B dilakukan sterilisasi kendaraan sebelum diberlakukannya One way
Bagi Para Pemudik Tetap Patuhi Rambu Rambu Lalu Lintas dan Protokol Kesehatan.

#MudikAmanMudikSehat
POLRES CIREBON KOTA DEKAT BERSAHABAT

Info : @polrescirebonkota

Peduli Warga Ditengah Pandemi Covid19, Kapolres Ciko dan Baznas Bersinergi Bagikan Bansos

POLRES CIREBON KOTA,- Ada pepatah mengatakan memberi tidak akan jadi miskin. Pemberian Bansos kepada warga yang kurang mampu terdampak pandemi Virus Covid19 di Wilkum Polres Cirebon Kota. Merupakan kewajiban kita semua sebagai makluk sosial ciptaan Tuhan YME untuk saling membantu terhadap sesama manusia. Kembali Kapolres cirebon kota Akbp M. Fahri siregar, SH.S.IK.MH melaksanakan bansos sembako pada warga di Argasunya. Kamis (10.03.22). Jam 17.00 wib.

” sisi lain, giat bansos berupa sembako ini, merupakan salah satu solusi dari pemerintah melalui Polri, serta saat ini berkolaborasi dengan Baznas. Guna meringankan beban kehidupan masyarakat ditengah pandemi covid19. Semoga dalam hal ini kepedulian polri khususnya polres cirebon kota dan Baznas dapat memberikan solusi dan mengatasi kesulitan masyarakat “. Papar Kapolres cirebon kota Akbp M. Fahri siregar, SH.S.IK.MH

Lanjut Fahri ” Kegiatan bakti Sosial ditengah pandemi covid19, bukan untuk yang pertama kali ini saja kita laksanakan. Namun sudah berlangsung sejak.kami menjabat sebagai Kapolres Cirebon Kota. Saat ini bansos berupa pemberian sembako yang berisi Beras 5 kg, Gula pasir 1 kg, Minyak 1 liter, Mie 5 bungkus, Sarden 1 buah, Susu sasetan dan Teh celup 1 kotak kepada warga Ds. Kedungjumbleng Kp. Karanganyar rw 2 rw 10 kel. Argasunya kec. Harjamukti kota cirebon. Sebanyak 100 kantong sembako kita bagikan “. Jelas Kapolres Ciko melalui Kasi humas Polres ciko Iptu Ngatidja. SH.MH.

Hadir dalam Kegiatan tersebut Kapolres cirebon kota Akbp M. Fahri siregar, SH.S.IK.MH,. Kasat Binmas Akp Acep anda, SH., Kanit Binmas Polsek Seltim Akp Christin, Kanit Lantas Polsek Seltim Akp Zaitun, SH., Kbo Binmas Ipda Dedi, SH., Bhabinkamtibmas Argasunya Aiptu Ahmad hulaemi., Ketua baznas M. Taufik, S.ag dan staf. Tutup Iptu Ngatdja, SH.MH Kasi humas cirebon kota

KONPRES : 12 Pelaku Curanmor & Curat Dibekuk Polres Cirebon Kota, Hasil Operasi Jaran Lodaya 2022

POLRES CIREBON KOTA,- Komiten Kapolres Cirebon Kota Akbp M. Fahri Siregar, SH.S.IK.MH membuat aman dan nyaman serta kondusif kembali di buktikan. Dalam ops jaran lodaya 2022. sat reskrim Polres cirebon Kota Polda Jabar berhasil menangkap 12 pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curat) hasil operasi Jaran Lodaya. Hal ini terungkap dalam Konpres yang dipimpin Oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Fahri Siregar, SH.S.IK.MH. di Mako Polres Ciko. Kamis (10.03.22). jam 13.00 wib.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Fahri Siregar, SH.S.IK.MH mengungkapkan ” hasil operasi Jaran Lodaya selama bulan Maret 2022 berhasil mengamankan 12 pelaku pencurian dan 12 unit sepeda motor “.

Kapolres ciko menyebutkan 12 pelaku tersebut berinisial YR, W, KA, R, N, J, N, W, S, S, RC, AF. Dengan asal usul para tersangka yang berbeda ada dari lemahwungkuk cirebon kota, dan Suranenggala, losari, gunungjati, kab. cirebon. Serta Krangkeng juga kedokan kab. Indramayu. ujar Alumni Akpol 2002 ini.

Kapolres Ciko melanjutkan ” dua pelaku terpaksa diberi tindakan tegas karena melakukan perlawanan terhadap petugas saat akan ditangkap.

“Pelaku berinisial S dan W terpaksa diberi tindakan tegas karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap,” Ungkap Kapolres Ciko didampingi Kasat reskrim Akp Perida Apriani Sisera Panjaitan, S.IK.MH.

Selain itu, dalam penangkapan salah satu tersangka, ditangkap ditengah laut dengan menggunakan kapal boat karena profesinya sebagai nelayan. ucap Fahri.

Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Cirebon Kota guna proses hukum lebih lanjut.

10 pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman 12 tahun penjara.

“Dua tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara,” Pungkas Kapolres Cirebon Kota didampingi Kasi Humas Polres Cirebon Kota Iptu Ngatidja. SH.MH.

Konpres : Polres Ciko Tangkap Preman Pelaku Pemerasan di Pekalipan

Cirebon – Usai Viral di media sosial, Pelaku pemerasan sopir truk di Jalan Pekalipan Kota Jawa Barat berhasil diamankan petugas. Modusnya adalah Pelaku menyamar sebagai tukang parkir dan meminta uang parkir sekaligus uang keamanan sebesar Rp 50 ribu. Belakangan diketahui, pelaku berinisial AS (53 tahun) warga Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon. Hal ini terungkap dalam konperensi pers yang digelar Kapolres Cirebon Kota Akbp M. Fahri Siregar, SH.S.IK.MH. Dalam kegiatan tersebut di pimpin wakapolres Kompol Ahmat Troy Aprio, SH.S.IK. dimako Polres Cirebon Kota. Senin (07.03.22) Jam 13.00 wib.

Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ahmat Troy Aprio mengatakan, AS (53) melakukan dengan target sopir truk dan angkutan barang.

“Jadi, pengakuan tersangka sudah 8 bulan melakukan pungutan liar di sekitar lokasi,” katanya didampingi Kasat reskrim Akp Perida Apriani Sisera Panjaitan, S.IK.MH.

Troy menjelaskan, AS meminta uang parkir termasuk uang keamanan sebesar Rp 50 ribu dengan bukti pembayaran dan stempel yang dibuatnya sendiri, uang yang terkumpul pun digunakan untuk kepentingan pribadinya.

Jadi ini murni semuanya dari dan untuk kepentingan pelaku sendiri. Tidak ada RW atau pejabat lainnya yang terlibat seperti pengakuan tersangka sebelumnya,” imbuhnya didampingi juga Kanit Reskrim Polsek Seltim Akp Juntar Hutasoit, SH.MH.

Pasalnya, selama ini AS mengaku, meminta uang atas arahan dan perintah RW setempat dengan menunjukkan bukti kuitansi dan stempel RW.

“Klaim pelaku bahwa mengutip uang atas arahan atau perintah RT itu tidak benar. Setelah kita cek RW yang dimaksud sudah meninggal dunia,” terang Troy pada awak media.

Barang bukti yang berhasil diamankan terdiri dari 13 ( tiga belas ) kwitansi terdapat stempel / cap mengatasnamakan SIE KEAMANAN RW. 03 PERTATEAN BARAT., 1 ( satu ) Potong Kaos Abu Abu Berlogo POLRI., Uang tunai sebesar Rp. 60.000 ( enam puluh ribu rupiah ) dengan pecahan Rp. 20.000 ( dua puluh ribu rupiah ) sebanyak 3 ( tiga ) lembar., 6 ( enam ) buah cap stempel., 1 ( satu ) botol cairan stempel dan 1 ( satu ) buah bak stempel. Jelas Troy Turut mendampingi Kasi humas Polres Ciko Iptu Ngatidja, SH MH.

Tersangka dijerat Pasal 368 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” pungkas Kompol Ahmat Troy Aprio, SH.S.IK.

Preman Terminal Harjamukti Yang Viral Ditangkap Reskrim Polres Cirebon Kota

POLRES CIREBON KOTA,- Menindaklanjuti beredarnya video tentang kasus penganiayaan yang dilakukan oleh calo penumpang atau preman di terminal Harjamukti Beberapa hari lalu langsung mendapatkan respon dari Kapolres Cirebon kota AKBP M. Fahri Siregar SH, S.IK, MH. Hari ini Mengadakan konpres terkait permasalahan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Cirebon kota Kompol Ahmad Troy Aprio, S.IK bertempat di Mako Polres Cirebon kota. Jumat (04.03.22) Jam 13.00 wib.

Wakapolres Cirebon kota Kompol Ahmad Troy Aprio, S.IK menjelaskan ” Berdasarkan bukti dari tayangan video yang beredar di media sosial FB Polres Cirebon kota segera Menindaklanjuti dengan menerjunkan tim untuk melakukan serangkaian penyelidikan. Dalam waktu kurang dari 24 jam jam tim Reskrim Polres Ciko dapat menangkap pelaku dirumahnya “.

lanjut Troy ” Kejadian berawal saat korban SP (19) bersama teman-temannya, sekitar jam 17.00 WIB turun dari bus di terminal Bus Harjamukti Cirebon dan menunggu angkutan elf jurusan Sindanglaut Kab. Cirebon “.

Kemudian SP naik elf yang sedang ngetem, tak berapa lama masuk pelaku yang memberikan karcis elf dan meminta ongkos elf sebesar Rp35.000, perorang. Karena tidak sesuai tarif korban bersama teman temannya keberatan dan turun dari elf. Pasalnya, tarif normal elf hanya Rp10.000, perorang. Jelas Wakapolres Ciko didampingi Kasat reskrim Akp Perida Apriani Sisera Panjaitan, S.IK.MH.

Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ahmat Troy Aprio menjelaskan, setelah korban turun dari elf untuk berganti elf, Pelaku langsung memukul korban dan mengenai mata sebelah kanan, dan juga menarik kerah korban lainnya hingga terjatuh. Setelah melakukan aksinya pelaku pulang bersama temannya, meninggalkan korban,” tutur Troy yang turut didampingi Kasi humas Polres Ciko Iptu Ngatidja, SH.MH.

Kita juga berterima kasih terhadap masyarakat dengan viralnya video tersebut kita langsung dapat menangkap para pelaku,” ungkapnya.

Pelaku dijerat dengan pasal 351 ayat 1 KUHPidana dan juga pasal 335 ayat 1 KHUPidana.

“Meskipun pasal ini hukumannya dibawah 5 tahun penjara, namun pasal 335 ini pengecualian dan dapat dilakukan penahanan,” jelasnya.

Tersangka merupakan seorang anak buah kapal (ABK) yang sedang menunggu panggilan untuk berlayar.
“Karcisnya dia buat sendiri dan dia menaikkan harganya ke 35 ribu yang seharusnya harga karcisnya 10 ribu,” tutur Troy.

Berdasarkan keterangan tersangka, pada saat kejadian tersebut, tersangka tengah dalam kondisi mabuk. Tutup Wakapolres Cirebon kota Kompol Ahmad Troy Aprio, S.IK.

Turut hadir dalam giat Konpres pada hari ini Wakapolres Cirebon kota Kompol Ahmad Troy Aprio, S.IK,. Kasat reskrim Akp Perida Apriani Sisera Panjaitan, S.IK.MH., Kasi Propam Iptu Sukirno, SH., Kanit PPA Ipda Wahyu, SH., dan Ipda Fajrin, SH. Tutup Iptu Ngatidja, SH.MH. Kasi humas Polres Cirebon kota.

Polres Cirebon Kota Gelar Konpres Terkait perkembangan Kasus Nurhayati bersama kejari Kabupaten Cirebon

POLRES CIREBON KOTA. – Menindak lanjuti Viralnya kasus Nurhayati, mantan Kepala Urusan (Kaur) Keuangan desa Citemu Kabupaten Cirebon. Kemarin malam Kapolres Cirebon Kota Akbp M. Fahri siregar, SH.S.IK.MH. bersama dengan Kejari kabupaten Cirebon Hutamrin, SH.MH. Menggelar Konferensi Pers terkait perkembangan penanganan Kasus Nurhayati. Bertempat di Aula Sanika Satyawada. Selasa (01.03.22) jam 20.00 Wib.

Melalui Pers rilis yang dilakukannya, Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar, SH.S.IK.MH mengatakan, ” Dalam kesempatan ini, akan kami sampaikan terkait perkembangan penanganan kasus Saudari Nurhayati “. Ujarnya mengawali konpres

Jelas Fahri ” Seperti yang pernah kami sampaikan bahwa kasus ini berawal dari adanya laporan pengaduan atau pelapor dari Ketua BPD Desa Citemu pada tanggal 23 Maret 2020 terkait tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Saudara Supriadi “.

” Selanjutnya Penyidik Polres Cirebon Kota melakukan penyelidikan dan penyidikan dan mengirimkan berkas tersangka Supriyadi ke Kejaksaan dan disusul dengan Berkas tersangka Nurhayati dan dua duanya dinyatakan P21 saya ulangi sudah P21 “. Tegas Akpol 2002 ini.

Lanjut Fahri ” Dan saat ini telah dilakukan gelar di Bareskrim dan juga eksaminasi dari Kejati Jabar yang menetapkan bahwa berkas Saudari Nurhayati dihentikan berdasarkan hasil eksaminasi terhadap P21 tersebut. Melalui mekanisme penghentian penuntutan dengan menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan ( SKP2) dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon “. Papar mantan Kasubdit gakkum PMJ ini.

Dan proses selanjutnya, akan kami serahkan kembali kepada Kejaksaan Negeri Cirebon. Ucap Kapolres Cirebon Kota Akbp M. Fahri siregar, SH.S.IK.MH.

Pada kesempatan yang sama, Kejari Kabupaten Cirebon, Hutamrin, SH.MH. menjelaskan, ” kemarin malam telah dilakukan penyerahan berkas tahap dua dari Polres Cirebon Kota kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon sehingga kewenangan ada di pihaknya.

“Berdasarkan hasil penelitian, kami belum mendapatkan niat jahat perbuatan Nurhayati sehingga pada hari ini kami keluarkan Surat Ketetapan Penghentian dan Penuntutan (SKP2) terhadap tersangka Nurhayati,” ucap Kajari.

Masih kata Kajari, penerbitan SKP2 akan dilakukan secepatnya agar memiliki kepastian hukum agar Nurhayati bebas dengan status tersangkanya.

“Jadi kami sampaikan SKP2 merupakan kewenangan daripada Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon dimana asas dominus litis. Kewenangan jaksa untuk tidak melanjutkan proses selanjutnya,” jelasnya.

Ditambahkan Kajari, sedangkan untuk kasus tindak pidana korupsi yang menjerat Kuwu Desa Citemu, Supriadi masih tetap berjalan.
“Kami sedang susun surat dakwaannya dan akan diserahkan ke pengadilan,” pungkasnya.

Konpres kemarin malam dihadiri oleh Kapolres Cirebon Kota Akbp M. Fahri siregar, SH.S.IK.MH. bersama dengan Kejari Kabupaten Cirebon Hutamrin, SH.MH. selain itu dihadiri oleh awak media baik Televisi, media online maupun Media Cetak dan Radio. Dalam pelaksanaannya menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak. Tutup Iptu Ngatidja, SH.MH Kasi humas Polres Cirebon Kota.

KAPOLRES CIREBON KOTA PIMPIN OPS KESELAMATAN LODAYA 2022

POLRES CIREBON KOTA,- Dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Polda Jabar melaksanakan ops keselamatan dengan sandi “Ops keselamatan Lodaya 2022” yang di laksanakan juga oleh Polres jajaran Polda Jabar, khususnya fungsi satuan lalu lintas. Demikian juga dengan Sat lantas Polres cirebon Kota giat Apel gelar pasukan Ops keselamatan Lodaya 2022 dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP M. Fahri Siregar SH SIK MH bertempat di Halaman Mako Polres Ciko. Selasa (01.03.22) jam 08.30 wib.

Kapolres Ciko, AKBP M Fahri Siregar SH SIK MH dalam amanatnya ” ada beberapa sasaran dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2022 tersebut. Di antaranya, memutus mata rantai penyebaran Covid-19, mencegah terjadinya kerumunan massa, dan memastikan kelancaran dan keselamatan lalu lintas yang lebih baik. Saya harapkan agar personil yang terlibat operasi ini bisa menyosialisasikan secara masif tentang protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas,” ujar orang Nomor satu di Polres Ciko ini.

Lanjut Fahri ” Ops keselamatan Lodaya 2022 merupakan operasi Kepolisian kewilayahan terpusat yang akan dilaksanakan selama 13 hari terhitung dari tanggal 1 hingga 14 Maret 2022. Dengan mengedepankan fungsi satuan lalu lintas. Dimana, dalam kegiatan pelaksanaan operasi kemanusiaan Lodaya 2022 mengedepankan pola-pola preemtif, kemudian preventif, persuasif, dan humanis,” beber dia.

Di lokasi yang sama dijelaskan Triyono, ” sesuai maklumat Kapolri tentang Operasi Keselamatan Lodaya 2022, tidak ada razia kendaraan dan tilang selama operasi tersebut berlangsung. Kita mengedepankan pola yang sifatnya imbauan, pencegahan pelanggaran berlalu lintas yang berpotensi membahayakan pengemudi kepada masyarakat, khususnya yang melaksanakan aktivitas di luar rumah,” ujar Akpol 2013 ini.

Kasat Lantas Ciko menambahkan, ” kegiatan tersebut bertujuan untuk cipta kondisi, serta meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Terutama menurunkan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas. Serta menekan penyebaran Covid-19. Dan jangan lupa kita juga akan terus bersama-sama memutus rantai penyebaran virus dengan menerapkan 5M antar individu ,” ucap pimpinan nomor satu di jajaran Kopel putih Ciko ini.

Namun demikian, Kami tetap himbau kepada masyarakat agar tetap disiplin dan tertib. Dalam ops keselamatan lodaya 2022 ini ada beberapa prioritas penindakan yang nanti dilakukan di antaranya, pengemudi yang menggunakan HP, pengendara dibawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI, mengemudikan kendaraan dalam pengaruh alkohol, melawan arus, tidak menggunakan safety belt, ugal-ugalan, pelanggaran over load dan over dimention (ODOL) “. Papar Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Triyono Raharja, S.IK.MH. CPHR.

Apel gelar pasukan ops keselamatan Lodaya 2022 ini di hadiri oleh Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ahmat Troy Aprio, para kabag, Para Kasat, para Kasi, perwakilan POM AD, POM AL, Perwakilan Dishub, perwakilan Sat Pol PP dan perwakilan personil Polres Cirebon Kota. Dalam pelaksanaannya menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak. Tutup Iptu Ngatidja. SH.MH Kasi humas Polres Cirebon Kota.

Tak Mampu Bayar Hutang, Warga Nekat Rampok Minimarket Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Ciko

POLRES CIREBON KOTA,- Setiap orang memiliki kebutuhan. Tapi bagaimana seseorang tersebut dapat memenuhi kebutuhannya tanpa harus berbuat kejahatan, memerlukan iman dan taqwa yang kuat. Karena kondisi keuangan dan terlilit hutang. Seorang pemuda berinisal S warga Pekalipan Kota Cirebon Jawa Barat, harus meringkuk di tahanan karena melakukan pencurian dengan kekerasan. S melancarkan aksinya di salah satu minimarket di Jalan Sisingamangaraja Kota Cirebon saat keadaan sedang sepi. Berbekal sebilah arit, S menyandra 2 karyawan di dalam toilet dan mengancam karyawan lainnya agar menyerahkan kunci brankas. Hal ini terungkap dalam Konpres yang dipimpin oleh Kapolres Cirebon Kota Akbp M. Fahri Siregar. SH.S.IK.MH. Siang ini di mako Polres Ciko. Senin (14.02.22)

Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar, SH.S.IK.MH mengatakan, ” tersangka S terlilit hutang sebesar Rp 70 juta. Untuk melunasi hutang tersebut, S nekat melakukan pencurian di minimarket. Dan pelaku melakukan aksi nekad ini baru yang pertama kali menurut pengakuannya “. Ujar Alumni Akpol 2002 ini.

Masih kata fahri ” kronologisnya berawal dari S putar kota dengan Sp. Motornya dengan sajam berupa arit sudah disiapkan di jok motornya. Kemudian S ketika sampai di TKP melihat ada minimarket yang sepi dan mau tutup. Selanjutnya dia masuk dan mengancam pegawai minimarket dengan arit agar menyerahkan sejumlah uang dan menyerahkan kunci brankas “. Ungkapnya.

Lanjut Fahri ” Pada saat itu karyawan ada 4 orang. Kemudian ada 2 karyawan yang di suruh masuk ke kamar mandi dan di kunci dari dalam. Selanjutnya 1 karyawan di todong dan 1 karyawan di suruh buka brankas dan menyerahkan uangnya “. Katanya.

” Salah satu pegawai yang disekap di toilet menelpon kawannya yang kebetulan berada di luar minimarket untuk memberitahu warga bahwa di minimarket tersebut terjadi tindakan pencurian dan perampokan. Tanpa diketahui pelaku, warga sudah berkumpul di luar dan berhasil menangkap S ,” Terang mantan kasubbid gakkum PMJ ini.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 8.100.000, 6 rokok berbagai merek, 1 bilah celurit, 1 unit sepeda motor milik pelaku yakni Honda PCX nomor polisi E 2368 DC. Jelas Fahri.

Barang bukti kami amankan. Pelaku kami kenakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 9 tahun,” pungkas AKBP M. Fahri Siregar, SH.S.IK.MH.

Hadir dalam giat konpres tersebut Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar, SH.S.IK.MH., Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ahmat Troy Aprio. S.IK. Kasat Reskrim Polres Ciko Akp Perida Apriani Sisera Panjaitan, S.IK.MH. dan para kanit reskrim. Tutup Iptu Ngatidja. SH.MH Kasi humas Polres Cirebon kota.

%d blogger menyukai ini: