JUMAT SEHAT, TALKSHOW KESEHATAN GIGI

Iklan

TALKSHOW KESEHATAN BERSAMA RUMAH SAKIT PANTI ABDI DHARMA

Simak dan ikuti..
Talkshow Kesehatan

NARASUMBER :
Dr. Johanis, Sp PK
Rumah Sakit Panti Abdi Dharma

TEMA:
Kelainan Darah

Jumat, 14 Januari 2022
Pk.10.00 WIB

Interaktif: 0817.222.959

STREAMING :
http://www.suaragratiafm.com/streaming

Tuhan Yesus Memberkati

Supported by :
Suara Gratia 95.9FM

Puskesmas Kesunean Jadi Percontohan Ramah Anak

Ilustrasi: Puskesmas. (Foto: Istimewa)

(Suara Gratia) Cirebon – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kesunean di Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon menjadi percontohan puskesmas ramah anak. Masyarakat di kelurahan tersebut diharapkan bisa mendapat pelayanan kesehatan yang maksimal, terutama untuk anak-anak.

Saat ini, Kota Cirebon sedang menjalani penilaian dalam kategori Kota Layak Anak (KLA). Oleh karena itu, Puskesmas Kesunean juga berbenah diri dalam menghadapi verifikasi dari tim verifikasi Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia.

Kepala Puskesmas Kesunean Junny Setyawati mengatakan pihaknya mewujudkan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada anak.

“Sesuai dengan Undang-Undang nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, maka kammi jadikan puskesmas sebagai salah satu tempat edukasi dan bermain anak. Kami canangkan puskesmas ramah anak,” kata Junny seperti yang dikutip dari Rakyat Cirebon, hari Minggu (4/6).

Suasana Puskesmas Kesunean, kata dia, mirip dengan taman kanak-kanak (TK). Mulai dari dinding yang ditempel dengan poster-poster imbauan hingga gambar-gambar lucu. Tak hanya itu, puskesmas ini juga dilengkapi dengan arena bermain dan pengawas.

“Selain itu, ada beberapa ruangan yang dikhususkan. Seperti ruangan menyusui, membaca anak dan beberapa ruangan lainnya,” kata Junny.

Sebelumnya, pihaknya juga telah membentuk dan menjalankan program posyandu remaja yang diinisiasi karena keadaan lingkungan yang makin mengkhawatirkan.

“Keadaan di wilayah puskesmas dulu sangat mengkhawatirkan. Angka kenakalannya tinggi dan sebagainya. Tapi, dari situ kita termotivasi untuk bisa menjalankan berbagai program seperti sekarang ini,” kata dia.

3 Manfaat Mengenakan Selimut Saat Tidur

Ilustrasi. Tidur memakai selimut. (Foto: Istimewa)

Apakah Anda sering menggunakan selimut ketika Anda istirahat? Selimut memang tak hanya menjadi hiasan di tempat tidur saja. Namun, selimut juga memiliki manfaat tersendiri bagi kualitas tidur kita. Apa saja manfaatnya?

Pertama, membantu pikiran menjadi lebih rileks. Selimut yang melindungi tubuh Anda ketika tidur akan membuat tubuh Anda terasa lebih hangat. Ini sangat baik membuat pikiran menjadi lebih santai sehingga lebih mudah tidur.

Kedua, membuat bangun tidur lebih segar. Mengenakan selimut, membuat Anda tidur lebih mudah dan lelap, maka ketika Anda bangun pun akan lebih nyaman tanpa rasa kantuk lagi.

Ketiga, mengurangi risiko stress. Tidur lebih lelap dan bangun lebih nyaman membuat suasana hati lebih bahagia. Efeknya, stres akan jauh dari Anda dan ini akan meningkatkan kualitas hidup Anda. (Boldsky/life.satuharapan.com)

 

Dinkes Majalengka Gelar Operasi Katarak

Sejumlah penderita katarak menjalani pemeriksaan dari tim dokter sebelum dioperasi, di Puskesmas Ligung, hari Senin (8/5/2017). (Foto:Ono Cahyono/Radar Majalengka)

(Suara Gratia) Cirebon – Dinas Kesehatan (Dinkes) Majalengka menyelenggarakan beberapa kegiatan memperingati Hari Lansia Nasional dan hari ulang tahun (HUT) ke-527 Majalengka.

Salah satunya adalah mengadakan operasi gratis bagi ratusan penderita katarak atau gangguan penglihatan dari berbagai wilayah di Majalengka.

“Dari 200 penderita yang datang semuanya dilakukan screening, dan 100 orang di antaranya langsung dilakukan tindakan operasi. Ada enam dokter spesialis ahli mata yang melangsungkan tindakan operasi tersebut,” kata Kepala Dinkes Majalengka, Amiludin di Majalengka, seperti yang dilansir dari radarcirebon.com, hari Senin (8/5/2017).

Kegiatan ini dipusatkan di Puskesmas Ligung, Majalengka dan bekerja sama dengan persatuan dokter ahli mata Indonesia (Perdami) dari Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung.

Puncak peringatan Hari Lansia ini akan diselenggarakan Minggu (14/5/2017) mendatang di alun-alun Majalengka, yang nantinya secara simbolis akan dilakukan pembukaan perban bagi pasien pasca operasi katarak dan dilakukan tes penglihatan. Dia berharap, pasca operasi pasien dapat kembali melihat secara normal. (Diah A.R)

%d blogger menyukai ini: