KISAH MICKEY MANTLE

‘Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.’ 2 Korintus 5:17 

Mickey Mantle adalah salah satu legenda sejati sejarah bisbol Amerika. Dia memainkan 2.401 pertandingan untuk New York Yankees dari tahun 1951 sampai 1968, mencapai rekor 18 home run di 12 World Series, dan mendapat kehormatan di Aula Kehormatan bisbol pada tahun 1974. Penonton menyukainya. Dia terkenal. Dia kaya. Tapi dia masih merasa kosong di dalam, jadi dia beralih ke alkohol.

Dalam wawancara majalah olahraga Sports Illustrated, dia pernah menggambarkan perjuangan panjangnya dengan alkohol dan masalah memilukan dengan keluarganya. Pewawancara kemudian bertanya, ‘Lalu bagaimana kabarnya hari ini, Mickey?’ Dia menjawab, ‘Saya belum minum alkohol selama delapan bulan. Saya mulai mendapatkan kembali hidup saya, tetapi saya merasa ada sesuatu yang hilang.’ Apakah Anda merasa seperti itu hari ini? Apakah semua hal yang telah Anda capai atau peroleh gagal memuaskan Anda?

Mickey Mantle akhirnya menemukan cara mengisi lubang di jiwanya. Menjelang akhir hidupnya, dia menemukan apa yang selama ini dia cari—Yesus Kristus. Mantan pemain bisbol terkenal lainnya, Bobby Richardson, membawanya kepada Kristus. Pada pemakaman Mantle, Richardson bercerita tentang membantu Mantle menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat pribadinya. Di ranjang kematiannya Mickey Mantle berkata, ‘Saya percaya pada kematian Kristus bagi saya untuk membawa saya ke Surga.’ Home run!

Dan apa yang Yesus lakukan untuk Mickey Mantle, Dia ingin lakukan juga untuk Anda. ‘Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.’

SoulFood: Kej 1–3, Mat 15:15–28, Maz 28, Ams 5:3–6

The Word for Today is authored by Bob and Debby Gass and published under licence from UCB International Copyright ©

Iklan

KEBENARAN TENTANG PENCIPTAAN PART 1

‘Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.’ Kejadian 1:1 

Semakin banyak pendidik dan ilmuwan di seluruh dunia memercayai kisah penciptaan dalam Alkitab. Mereka mengarahkan kita kembali ke kebenaran kata-kata ini: ‘Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.’ Pertanyaan ‘evolusi atau penciptaan’ menjadi lebih jelas bila Anda mengubahnya menjadi ‘kebetulan atau rancangan?’

Menyatakan diri ateis, Sir Fred Hoyle, profesor astronomi di Universitas Cambridge, mengatakan: ‘Peluang bahwa bentuk kehidupan yang lebih tinggi mungkin timbul dalam cara ini [melalui evolusi] sebanding dengan kemungkinan bahwa tornado yang menyapu tempat barang rongsokan mungkin dapat merakit Boeing 747 dari materi-materi di dalamnya.’ Lanjutnya: ‘Kemungkinan terbentuknya kehidupan dari wujud mati adalah satu banding angka dengan 40.000 nihil [nol] di belakangnya… Cukup besar untuk mengubur Darwin dan seluruh teori evolusinya. Tidak ada kabut dari zaman purba, baik di planet ini maupun di planet lain mana pun, dan jika permulaan kehidupan tidak acak, maka pasti merupakan hasil dari kecerdasan yang disengaja.’

Bahkan evolusionis Stephen Hawking, salah satu ilmuwan paling dihormati setelah Einstein, mengakui: ‘Alam semesta dan hukum fisika tampaknya telah dirancang khusus untuk kita. Jika salah satu dari sekitar 40 kualitas fisik memiliki nilai yang lebih sedikit berbeda, kehidupan seperti yang kita ketahui tidak akan terwujud: atom tidak akan stabil, atau tidak akan bergabung menjadi molekul, atau bintang tidak akan membentuk unsur yang lebih berat, atau alam semesta akan runtuh sebelum kehidupan dapat berkembang.’

Sebagai orang percaya Alkitab, jangan pernah ungkapkan penyesalan atau berkompromi ketika sampai pada kebenaran yang mengatakan, ‘Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.’

SoulFood: Rom 15–16, Mat 14:1–12, Maz 145:1–13, Ams 4:20–22

Jokowi Tinjau Vaksinasi dari Pintu ke Pintu di Cirebon

Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan warga RW 005 Pengampaan, Kelurahan Kalijaga Kota Cirebon. (Foto: Twitter Joko Widodo)

(Suara Gratia), CIREBON – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meninjau langsung vaksinasi dari pintu ke pintu di RW 005 Pengampaan Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon, hari Selasa (31/8). Dalam jadwal yang resmi diumumkan Jokowi akan tiba di Cirebon pada pukul 06.30 WIB. Namun, jadwal tersebut terlambat dua jam dari yang sudah dijadwalkan. Rombongan Presiden baru tiba di Lapangan Udara Pangeran Cakrabuana, Penggung pada pukul 08.20 WIB.

“Pada hari ini saya berada di Kampung Pengampaan, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat, di mana kita melakukan vaksinasi dari pintu ke pintu (door to door). Ini jemput bola agar pelayanan terhadap masyarakat dalam rangka vaksinasi ini bisa kita percepat bersama-sama,” ujar Presiden dalam keterangan pers usai peninjauan, Hari Selasa (31/8).

Vaksinasi tersebut adalah upaya pemerintah menjemput bola percepatan vaksinasi bagi warga yang tidak bisa datang ke gerai vaksinasi yang ada. Di RW 005 Pengampaan ini adalah pilot project atau proyek pertama vaksinasi pintu ke pintu. Ada 10 rumah yang terpilih untuk menjadi proyek pertama vaksinasi tersebut.

Selain meninjau vaksin, orang nomor satu di Indonesia tersebut juga membagikan bantuan sosial berupa beras 5kg, minyak sayur 1 liter, gula 1 kg, makanan ringan dan teh 1 kotak.

Salah satu warga yang mendapatkan bantuan sosial dari Presiden RI Joko Widodo berupa beras, minyak, teh, gula dan biskuit. (Foto: Dian)

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan ini Kepala BIN Budi Gunawan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis.

Presiden RI Joko Widodo saat meninjau SMAN 1 Beber untuk program vaksinasi pelajar. (Foto: Twitter Joko Widodo)

Selain di RW 005 Pengampaan, Presiden Joko Widodo langsung mengunjungi SMAN 1 Beber Kabupaten Cirebon yang akan melaksanakan hal serupa yaitu vaksinasi dengan target pelajar. Berikutnya Presiden juga akan mengunjungi Pondok Pesantren Husnul Khotimah dan Pendopo Bupati Kuningan. Kemudian mantan Walikota Solo ini juga dijadwalkan meresmikan Bendungan Kuningan dan setelah itu kembali ke Cirebon untuk kembali ke Jakarta. (Dian)

KPU Kota Cirebon Masih Tunggu 12000 Surat Suara

rakor pemilu
Rapat Koordinasi kesiapan Pelaksanaan Pemilu 2019 Tingkat Kota Cirebon, di Balaikota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon hari Rabu (10/4).

(Suara Gratia) CIREBON – Ketua KPU Kota Cirebon Didi Nursidi mengungkapkan hingga saat ini pihaknya masih menunggu kurang lebih 12.000 surat suara yang merupakan pengganti dari surat suara yang rusak saat disortir oleh petugas.

“Saat ini kami masih melakukan pengepakan logistik pemilu. Ketersediaan surat suara sudah 99 persen kesiapannya. Hanya tinggal menunggu kiriman penggantian surat suara yang rusak sebanyak 12.000 surat suara,” kata Didi dalam Rapat Koordinasi kesiapan Pelaksanaan Pemilu 2019 Tingkat Kota Cirebon, di Balaikota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon hari Rabu (10/4).

Dia menambahkan surat suara tersebut baru akan dikirim lima hari (H-5) sebelum pemungutan suara. Selain itu kesiapan formulir lainnya seperti C6, A5, C1 Plano, dll sudah tidak ada masalah. Kemudian semua logistik pemilu akan didistribusikan pada empat hari sebelum pemungutan suara dan diperkirakan sudah ada di setiap kelurahan pada tiga atau dua hari sebelum pemungutan suara.

Sementara itu, Walikota Cirebon, Nasrudin Azis mengimbau semua pihak yang berkepentingan untuk memberitahu apa saja kemungkinan masalah yang akan muncul di hari pemungutan suara. Selain itu dia juga meminta semua pihak memberi laporan apa saja yang belum siap dan sama-sama mencari jalan keluar.

Azis, sapaan akrab Nasrudin Azis juga meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memastikan pasokan listrik aman. “Jangan sampai nanti di hari pencoblosan listrik mati atau terganggu,” kata dia.

Azis juga berharap kejadian pemungutan suara ulang (PSU) saat Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwakot) Cirebon terulang kembali.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Polisi Resor Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy menargetkan pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan lancar, kondusif dan aman dari mulai tahap persiapan, pelaksanaan hingga tahap penghitungan  akhir.

“Pola pengamanan dibagi menjadi tiga kriteria yaitu kurang rawan, rawan dan khusus serta sangat rawan. Polres Cirebon Kota beserta TNI dan pihak TNI telah menyiapkan 1.011 personil dan Linmas 4.110 orang dimana dalam memudahkan konsolidasi akan dibagi ke dalam tiga rayon yaitu utara, tengah dan timur,” kata dia.

Selain itu, Polres Cirebon Kota juga akan mendirikan pos terpadu diseluruh rayon untuk personil Pam baik TNI dan Polri serta pos pelayanan akan didirikan di lima tempat per kecamatan. Dia juga meminta kesiapan dari berbagai pihak untuk ikut siap siaga untuk kelancaran Pemilu 2019 seperti pihak PLN, Pemda Kota dan BNPB Kota Cirebon.

 

%d blogger menyukai ini: