Jokowi Tinjau Vaksinasi dari Pintu ke Pintu di Cirebon

Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan warga RW 005 Pengampaan, Kelurahan Kalijaga Kota Cirebon. (Foto: Twitter Joko Widodo)

(Suara Gratia), CIREBON – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meninjau langsung vaksinasi dari pintu ke pintu di RW 005 Pengampaan Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon, hari Selasa (31/8). Dalam jadwal yang resmi diumumkan Jokowi akan tiba di Cirebon pada pukul 06.30 WIB. Namun, jadwal tersebut terlambat dua jam dari yang sudah dijadwalkan. Rombongan Presiden baru tiba di Lapangan Udara Pangeran Cakrabuana, Penggung pada pukul 08.20 WIB.

“Pada hari ini saya berada di Kampung Pengampaan, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat, di mana kita melakukan vaksinasi dari pintu ke pintu (door to door). Ini jemput bola agar pelayanan terhadap masyarakat dalam rangka vaksinasi ini bisa kita percepat bersama-sama,” ujar Presiden dalam keterangan pers usai peninjauan, Hari Selasa (31/8).

Vaksinasi tersebut adalah upaya pemerintah menjemput bola percepatan vaksinasi bagi warga yang tidak bisa datang ke gerai vaksinasi yang ada. Di RW 005 Pengampaan ini adalah pilot project atau proyek pertama vaksinasi pintu ke pintu. Ada 10 rumah yang terpilih untuk menjadi proyek pertama vaksinasi tersebut.

Selain meninjau vaksin, orang nomor satu di Indonesia tersebut juga membagikan bantuan sosial berupa beras 5kg, minyak sayur 1 liter, gula 1 kg, makanan ringan dan teh 1 kotak.

Salah satu warga yang mendapatkan bantuan sosial dari Presiden RI Joko Widodo berupa beras, minyak, teh, gula dan biskuit. (Foto: Dian)

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan ini Kepala BIN Budi Gunawan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis.

Presiden RI Joko Widodo saat meninjau SMAN 1 Beber untuk program vaksinasi pelajar. (Foto: Twitter Joko Widodo)

Selain di RW 005 Pengampaan, Presiden Joko Widodo langsung mengunjungi SMAN 1 Beber Kabupaten Cirebon yang akan melaksanakan hal serupa yaitu vaksinasi dengan target pelajar. Berikutnya Presiden juga akan mengunjungi Pondok Pesantren Husnul Khotimah dan Pendopo Bupati Kuningan. Kemudian mantan Walikota Solo ini juga dijadwalkan meresmikan Bendungan Kuningan dan setelah itu kembali ke Cirebon untuk kembali ke Jakarta. (Dian)

KPU Kota Cirebon Masih Tunggu 12000 Surat Suara

rakor pemilu

Rapat Koordinasi kesiapan Pelaksanaan Pemilu 2019 Tingkat Kota Cirebon, di Balaikota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon hari Rabu (10/4).

(Suara Gratia) CIREBON – Ketua KPU Kota Cirebon Didi Nursidi mengungkapkan hingga saat ini pihaknya masih menunggu kurang lebih 12.000 surat suara yang merupakan pengganti dari surat suara yang rusak saat disortir oleh petugas.

“Saat ini kami masih melakukan pengepakan logistik pemilu. Ketersediaan surat suara sudah 99 persen kesiapannya. Hanya tinggal menunggu kiriman penggantian surat suara yang rusak sebanyak 12.000 surat suara,” kata Didi dalam Rapat Koordinasi kesiapan Pelaksanaan Pemilu 2019 Tingkat Kota Cirebon, di Balaikota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon hari Rabu (10/4).

Dia menambahkan surat suara tersebut baru akan dikirim lima hari (H-5) sebelum pemungutan suara. Selain itu kesiapan formulir lainnya seperti C6, A5, C1 Plano, dll sudah tidak ada masalah. Kemudian semua logistik pemilu akan didistribusikan pada empat hari sebelum pemungutan suara dan diperkirakan sudah ada di setiap kelurahan pada tiga atau dua hari sebelum pemungutan suara.

Sementara itu, Walikota Cirebon, Nasrudin Azis mengimbau semua pihak yang berkepentingan untuk memberitahu apa saja kemungkinan masalah yang akan muncul di hari pemungutan suara. Selain itu dia juga meminta semua pihak memberi laporan apa saja yang belum siap dan sama-sama mencari jalan keluar.

Azis, sapaan akrab Nasrudin Azis juga meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memastikan pasokan listrik aman. “Jangan sampai nanti di hari pencoblosan listrik mati atau terganggu,” kata dia.

Azis juga berharap kejadian pemungutan suara ulang (PSU) saat Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwakot) Cirebon terulang kembali.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Polisi Resor Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy menargetkan pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan lancar, kondusif dan aman dari mulai tahap persiapan, pelaksanaan hingga tahap penghitungan  akhir.

“Pola pengamanan dibagi menjadi tiga kriteria yaitu kurang rawan, rawan dan khusus serta sangat rawan. Polres Cirebon Kota beserta TNI dan pihak TNI telah menyiapkan 1.011 personil dan Linmas 4.110 orang dimana dalam memudahkan konsolidasi akan dibagi ke dalam tiga rayon yaitu utara, tengah dan timur,” kata dia.

Selain itu, Polres Cirebon Kota juga akan mendirikan pos terpadu diseluruh rayon untuk personil Pam baik TNI dan Polri serta pos pelayanan akan didirikan di lima tempat per kecamatan. Dia juga meminta kesiapan dari berbagai pihak untuk ikut siap siaga untuk kelancaran Pemilu 2019 seperti pihak PLN, Pemda Kota dan BNPB Kota Cirebon.

 

Debat Publik Pertama, Edo-Azis Kuasai Panggung

Debat publik pertama pemilihan walikota dan wakil walikota Cirebon periode 2018-2023. (Foto: Dian)

(Suara Gratia), Cirebon – Debat publik pertama pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwalkot) tahun 2018 berlangsung kondusif di Hotel Swissbel Kota Cirebon pada Kamis (19/4). Meskipun diwarnai dengan kegaduhan dari pendukung kedua pasangan calon (paslon) namun aparat keamanan berhasil mengatasi situasi tersebut.

Selama debat berlangsung, Calon Wakil Walikota nomor urut satu Effendi Edo dan Calon Walikota nomor urut dua Nasrudin Azis tampak menguasai panggung. Sedangkan Calon Walikota nomor urut satu Bamunas Setiawan Budiman tak banyak berbicara dalam bidang tertentu dan lebih memercayakan kepada wakilnya. Sementara Calon Wakil Walikota nomor urut dua Eti Herawati hanya menambahkan beberapa poin lengkap dengan data setelah Azis memberikan jawaban.

Debat publik pertama ini dibawakan oleh moderator yaitu Dosen Komunikasi Politik Fakultas Ilmu Komunikasi Universita Padjajaran Evie Ariadne Shinta Dewi. Ada empat sesi yang digulirkan selama debat berlangsung. Masing-masing calon diberikan waktu tertentu oleh moderator untuk menjawab pertanyaan dari panelis yang dibacakan langsung oleh moderator.

Pada putaran pertama debat publik tema yang akan diusung adalah mengenai ekonomi, politik, pemerintah daerah, infrastruktur, hukum, perdagangan dan teknologi, UMKM dan koperasi.

Putaran kedua, mengenai lingkungan hidup, sumber daya alam, energi dan ketahanan pangan serta kelautan.

Putaran ketiga, mengenai agama, pendidikan, sosial budaya, kesehatan, parisiwata, perempuan dan anak, disabilitas dan lalu lintas atau transportasi. (Dian)

Ini Harta Kekayaan Paslon OKE dan PASTI

Ilustrasi. Pengundian nomor urut pasangan calon OKE dan PASTI di Hotel Prima, Kota Cirebon, hari Selasa (13/2). (Foto: Dian)

(Suara Gratia) Cirebon – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon mengumumkan total harta kekayaan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Cirebon pada kegiatan Pembekalan Anti Korupsi dan Deklarasi LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) Pasangan Calon Kepala Daerah Se-Jawa Barat.

“Total harta Effendi Edo, dengan jabatan calon Wakil Wali Kota Cirebon adalah Rp. 4.068.737.000,” kata Ketua KPU Kota Cirebon Emirzal Hamdani di Gedung Sate Bandung, hari Selasa (17/4).

Sementara itu pasangan Edo, Bamunas Setiawan Budiman memiliki total harta sebesar Rp 37.157.179.680.

Selanjutnya, total harta kekayaan calon Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis sebesar Rp 1.755.000.000 dan calon Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati sebesar Rp 11.873.265.000.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Yayat Hidayat, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo. (Humas KPU Kota Cirebon)