Warga Kota Cirebon Belum Sadar Wisata

Aksi Sapta Pesona Sadar Wisata di Kota Cirebon.

Aksi Sapta Pesona Sadar Wisata di Kota Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Masyarakat Kota Cirebon belum sadar wisata, khususnya mereka yang tinggal di sekitar objek wisata.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Kota Cirebon, Dana Kartiman mengungkapkan, mindset masyarakat di sekitar objek wisata masih sebatas konsep ekonomi praktis.
“Mereka rata-rata lebih memilih menjadi pedagang kaki lima (PKL) dengan menjual makanan dan minuman seadanya. Di sekitar Keraton Kasepuhan misalnya,” katanya, saat menghadiri Aksi Sapta Pesona Sadar Wisata, Senin 25/4.

Dia menyayangkan, dengan barang jualan yang seadanya dan diragukan higienitasnya, hingga tempat berdagang yang kurang ditata apik, wisatawan pun enggan menghampiri. Kondisi itu tentu merugikan dunia pariwisata Kota Cirebon.
“Mindset mereka sebagai PKL, bukan sebagai bagian dari wisata itu sendiri,” imbuhnya.
Dia mengakui, hubungan pemerintah dengan pengelola objek wisata terkesan kurang kondusif karena punya jalan masing-masing.
“Kondisi ini memang tidak lepas dari belum sinergisnya pemerintah daerah dengan pengelola objek wisata,” ungkapnya.
Selama ini, lanjutnya, wisata di Kota Cirebon kurang mendapat dukungan karena pertimbangannya pendapatan asli daerah (PAD) kota ini tak serta merta dari sektor wisata. Selama ini, PAD Kota Cirebon banyak dari sektor dagang dan jasa.
“Padahal, antara wisata dengan dagang dan jasa tak bisa dipisahkan. Hal inilah yang menjadi kendala atas sektor wisata di Kota Cirebon di mana sektor dagang dan jasa menghalangi akses wisata,” ujarnya.
“Ketika wisatawan masuk ke ranah perdagangan dan jasa, akan terjadi ironi antara kegiatan wisata dengan kegiatan dagang dan jasa,” tuturnya.
Sementara, salah satu anggota DPR RI, Dedi Wahidi saat berkunjung ke Cirebon menyatakan, pariwisata saat ini telah menjadi unggulan prioritas pembangunan. Penerimaan di luar pajak dari sektor pariwisata setelah migas.
“Pemerintah pusat telah memberi bantuan hingga Rp 80 miliar untik patiwisata di Kota Cirebon. Kita harap ada sinergi antara Pemkot Cirebon dengan para pengelola objek wisata,” tutupnya.(Frans C Mokalu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s