Walikota Cirebon Imbau PNS Jujur dalam Laporan Kekayaan

azis3
Walikota Cirebon Nasrudin Azis. (Foto: Humas Pemkot Cirebon)

(Suara Gratia) CIREBON – Walikota Cirebon Nasrudin Azis mengimbau kepada penyelenggara negara alias PNS di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Cirebon untuk melaporkan dengan jujur harta kekayaan yang dimiliki setiap tahunnya.

“Saya meminta kepada setiap pegawai eselon untuk jujur dan transparan dalam mengisi LHKPN sehingga di kemudian hari tidak sampai menimbulkan sejumlah persoalan,” kata Azis di Cirebon, hari Jumat (14/2).

Pelaporan tersebut, lanjut dia, sebagai bentuk transparansi, integritas dan akuntabilitas/ selain itu, hal ini juga sesuai dengan peraturan KPK RI nomor7 tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman dan Pemeriksaan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.

Dalam kesempatan tersebut, Azis menargetkan pencapaian LHKPN di Kota Cirebon hingga 100 persen tahun ini karena tahun sebelumnya hanya mencapai 97,3 persen.

“Target tersebut untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih sehingga dibutuhkan pula penyelenggara negara yang bersih,” kata dia. (Humas Pemkot Cirebon)

Radio Suara Gratia Bagikan 100 Nasbung untuk Korban Banjir di Cirebon

banjir
Banjir di Desa Kalisapu, Gunungjati, Cirebon. (Foto: Dian)

(Suara Gratia) CIREBON – Banjir melanda beberapa desa di kawasan Gunungjati Cirebon. Salah satunya adalah Desa Kalisapu dan Wanakaya.

Daerah ini memang langganan banjir dari tahun ke tahun. Namun, kali ini adalah yang terparah dari tahun-tahun sebelumnya.

“Air mulai menyerang pemukiman warga sejak pukul 05.00 WIB kemudian mulai tinggi sejak pukul 07.00 WIB,” kata Sekretaris Desa Kalisapu Ferry Haryanto di Cirebon, hari Sabtu (8/2).

Berdasarkan pantauan Radio Suara Gratia FM, banjir yang melanda dua desa tersebut setinggi paha orang dewasa atau sekitar 70cm. Kebanyakan warga memang memilih untuk tetap di rumah hingga air surut.

kalijaga
Kondisi rumah warga pascabanjir di Kalijaga, Harjamukti Cirebon. Banjir di daerah tersebut mencapai sekira 70 cm hingga 1,5 meter. (Foto: Dian)

Banjir ini merupakan imbas dari jebolnya tanggul Sungai Bondet dan meluapnya Sungai Condong dan Sungai Pekik.Curah hujan yang tinggi dan jebolnya tanggul sungai membuat beberapa daerah di Cirebon banjir mencapai 70cm hingga 1,5 meter. Daerah tersebut di antaranya adalah Kalijaga dan Gunungjati.

Radio Suara Gratia FM berkesempatan untuk berbagi berkat 100 nasi bungkus kepada para korban banjir di Desa Wanakaya dan Desa Kalisapu. (Dian)

WhatsApp Image 2020-02-08 at 3.35.05 PM
Pembagian nasi bungkus kepada korban banjir di Desa Wanakaya dan Desa Kalisapu, Gunungjati, Cirebon, hari Sabtu (8/2). (Foto: Dian)

 

 

Jadi Kapolres Bogor, Roland: Terima Kasih, Cirebon!

WhatsApp Image 2020-02-07 at 11.30.52 AM
Kapolres Cirebon Kota. AKBP Roland Ronaldy saat melakukan media gathering bersama para jurnalis. (Foto: Dian)

(Suara Gratia) CIREBON – Sejumlah pejabat di lingkungan Mabes Polri hingga ke jajaran Polda mengalami mutasi. Salah satunya adalah Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy yang dimutasi menjadi Kapolres Bogor.

Selama kurang lebih 1 tahun 10 bulan menjabat sebagai Kapolres Cirebon Kota, Roland mengucapkan terima kasih kepada para warga Kota Cirebon karena turut berpartisipasi dan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menciptakan suasana kondusif di Kota Cirebon.

“Terima kasih, kepada warga Cirebon yang sudah menerima saya untuk memimpin selama kurang dari dua tahun ini. Semoga saya masih diterima bila dipindah kesini (Cirebon) lagi,” kata dia saat Media Gathering dengan wartawan di kawasan Jalan Tuparev pada Kamis (6/2).

“Saya juga meminta maaf kepada rekan-rekan media bila dalam kerja sama dengan kami ada pihak-pihak yang tak terpuaskan,” kata dia.

Selama bertugas sejak 31 Maret 2018, AKBP Roland Ronaldy memimpin pengamanan di dua hajatan besar demokrasi di Kota Cirebon. Misalnya pada Pemilihan Walikota Cirebon pada Juni 2008 lalu dan Pemilihan Presiden pada 2019 lalu.

Sementara itu, yang akan menggantikan posisinya sebagai Kapolres Cirebon Kota yaitu AKBP Syamsul Huda yang sebelumnya menjabat Kanit V Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri.

Roland mengatakan Syamsul merupakan adik kelasnya dan pernah sama-sama bertugas di lembaga antirasuah tersebut.

“Jadi saya, banyak tahu tentang dia. Ya gaya memimpinnya mirip seperti saya. Tanya saja nanti,” kata dia.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni dipindahkan menjadi Wadir Pam Obvit Polda Metro Jaya. Mutasi tersebut berdasarkan Surat Telegram Nomor: ST/385/KEP/2020 per 3 Januari 2020. (Dian)

Barang Hilang di Kereta? Ini Cara Menemukannya

WhatsApp Image 2020-02-01 at 11.49.19 AM
Senior Manager Pos Pengamanan PT KAI Daop 3 Cirebon Joko Prasetyo (baret oranye) menunjukkan barang-barang yang tertinggal di kereta kepada Kadaop 3 Cirebon Tamsil Nurhamedi dan wartawan di Stasiun Kejaksan Cirebon, hari Kamis (30/1). (Foto: Dian)

(Suara Gratia) CIREBON – Sebagai pengguna moda transportasi kereta api, banyak penumpang yang membawa barang bawaan. Berbeda seperti naik pesawat, barang-barang besar seperti koper, tas dan barang lainnya seutuhnya dibawa oleh penumpang dan ditaruh di atas kabin atau diletakkan di bawah kursi.

Tak jarang karena terlalu banyak membawa barang atau lupa, penumpang seringkali tidak sengaja meninggalkan barang tersebut. Menurut Senior Manager Pos Pengamanan PT KAI Daop 3 Cirebon Joko Prasetyo mengatakan barang-barang yang sering tertingal bermacam-macam. “Misalnya makanan, minuman, tas, ponsel, laptop hingga perhiasan emas,” kata dia.

Lalu bagaimana bila barang Anda tertinggal di kereta?

Pertama, Anda dapat melaporkan barang yang dimaksud kepada petugas kereta api. Baik itu kondektur, petugas pengamanan kereta api yang sedang bertugas atau kontak layanan KAI 121. Setelah itu, petugas akan membantu mencari barang tersebut.

“Barang-barang yang tertinggal di kereta akan langsung diamankan oleh petugas. Mereka akan mengumumkan melalui pengeras suara baik di dalam kereta maupun di area stasiun,” kata Joko dalam press conference “Lost and Found Service” di Stasiun Kejaksan Cirebon, hari Kamis (30/1).

Bila tidak ada yang mengaku atau mengambil barang tersebut, petugas akan membawanya dan mengamankannya di dalam loker khusus yang sudah disediakan.

Kemudian untuk menghindari oknum yang tidak bertanggung jawab, petugas akan memeriksa kembali tiket atau kartu identitas yang dimiliki oleh penumpang tersebut. Bila valid, barang tersebut akan diserahkan kepada pemiliknya.

PT KAI Daop 3 Cirebon juga akan memberikan penghargaan kepada penumpang atau petugas yang menemukan barang yang tertinggal. “Ini sebagai apresiasi integritas,” kata Deputy Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon Raden Agus Dwinanto Budiadji.

PT KAI mencatat selama tahun 2019 terdapat 209 pelayanan barang hilang atau lost and found dan dari jumlah tersebut hanya tersisa 14 barang yang belum diambil pemiliknya.

“Selama 2019 ada 209 pelayanan barang hilang maupun temuan atau lost and found,” kata Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon Tamsil Nurhamedi di Cirebon, Kamis (30/1/2020).

Tamsil mengatakan jumlah pelayanan tersebut terperinci menjadi tiga kategori, yaitu barang berharga sebanyak 146, barang biasa 57 pelayanan dan barang makanan serta minuman ada 6.

Dari semua pelayanan itu lanjut Tamsil, sebanyak 195 barang telah diambil oleh pemiliknya dan 14 barang masih tersimpan di Pos Pengamanan KAI yang berada di Stasiun Cirebon. (Dian)

%d blogger menyukai ini: