Istimewa

RENUNGAN HARI INI, 26 JANUARI 2023

INGATLAH SEPERTI APA ANDA DAHULU (1)

Jika ingin memenangkan orang bagi Kristus, bukan dengan sikap sok suci. Seringkali pandangan masyarakat terhadap banyak orang Kristen; bahwa hati mereka melakukan dengan tepat, tetapi kemampuan untuk berhubungan dengan kasih kepada orang di luar kelompok teman mereka tidak disukai Tuhan. Jika Anda ingin orang-orang menanggapi Injil, Paulus berkata: ‘Sungguhpun aku bebas …menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang. Bagi orang Yahudi aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. …sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah hukum Taurat, untuk memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat.

Bagi yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup di luar hukum Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus, supaya aku dapat memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat.’ (1 Korintus 9:19–22)

Paulus dapat berhubungan dengan orang-orang yang tidak percaya tanpa mendukung gaya hidup mereka karena dia ingat seperti apa dirinya sebelum Tuhan mengubahnya di jalan Damaskus. Setelah menerima kasih karunia Tuhan sendiri Paulus menulis: ‘“Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,” dan di antara mereka akulah yang paling berdosa. Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal.’ (1 Timotius 1:15–16)

Hari ini, ingatlah seperti apa Anda dahulu.

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Kamis, 26 Januari 2023
http://www.jappri.com/renungan

Iklan
Istimewa

RENUNGAN HARI INI, MINGGU 22 JANUARI 2023

HUBUNGAN (1)

Memiliki hubungan yang tepat akan membantu Anda melambung dalam hidup; hubungan tersebut seperti angin di bawah sayap Anda. Tetapi hubungan yang salah akan menyeret Anda ke bawah; hubungan tersebut seperti beban berat di sekeliling kaki Anda. Ada tiga panduan Untuk mengetahui hubungan mana yang baik dan tidak untuk Anda:

(1) Ketika suatu hubungan tidak berhasil, akui itu. Terkadang Anda harus memotong kerugian Anda. Pepatah lama mengatakan, ‘Ketika Anda berada di dalam lubang, berhenti menggali!’ Terimalah kenyataan bahwa terkadang usaha Anda tidak cukup dan bahwa Anda tidak dapat membantu semua orang. Melepaskan seseorang tidak berarti mereka tidak akan pernah bisa menjadi lebih baik; itu berarti bahwa Tuhan lebih memenuhi syarat untuk membantu mereka daripada Anda.

(2) Ada perbedaan antara membantu seseorang dan menggendongnya. Hal ini terutama terjadi saat Anda berurusan dengan seseorang yang selalu meminta bantuan dan mencoba membuat Anda merasa bersalah saat Anda ‘tidak ada’ untuk mereka. Jangan mencoba menjadi Tuhan bagi seseorang. Bantuan yang anda berikan secara terus menerus sebenarnya bisa menjadi penghalang—Anda telah menjadi penopang dan pemberi semangat. Mundurlah dan biarkan mereka belajar berjalan sendiri.

(3) Jangan biarkan rasa takut akan kritik membatasi akal sehat Anda. Inilah fakta kehidupan yang harus Anda pelajari untuk dijalani: tidak semua orang akan senang dengan Anda! Kebenaran bisa menyakitkan dan sering mengasingkan, tapi itu tetap kebenaran. Ada kalanya Anda harus ‘mengatakan apa adanya’ dan menerima konsekuensi serta ketidaksetujuan. Satu-satunya cara untuk menghindari kritik adalah dengan selalu mengatakan apa yang ingin didengar semua orang, yang sama dengan hidup dalam kebohongan dalam suatu hubungan

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Minggu, 22 Januari 2023

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, JUMAT 20 JANUARI 2023

Renungan Hari Ini

JANGAN KEHILANGAN KONTROL

Ketika orang kehilangan kesabaran, salah satu ekspresi paling umum yang digunakan untuk menggambarkan reaksi mereka adalah ‘hilang kontrol’. Ungkapan tersebut mengacu pada kepala palu yang terlepas dari pegangannya saat Anda mencoba menggunakannya. Dan sebagai akibatnya terjadi beberapa hal yang tidak terlalu baik.

(1) Palu menjadi tidak berguna. Pesan Anda mungkin sangat penting, tetapi cara Anda menyampaikannya menentukan apakah Anda mendapatkan hasil yang diinginkan atau tidak. Sederhananya, ketika orang tidak menganggap Anda serius, Anda tidak mendapatkan hasil yang Anda harapkan.

(2) Kepala palu itu rusak. Ketika kepala palu terlepas dan terbang di luar kendali, kemungkinan akan merusakkan apa pun yang dilaluinya. Kata-kata yang diucapkan dalam kemarahan menyebabkan luka, dan terkadang luka itu bisa bertahan seumur hidup. Yakobus menulis: ‘Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.’ (Yakobus 1:19–20)

(3) Memperbaiki palu dan kerusakannya bisa memakan waktu lama. Dalam beberapa kasus, hal itu tidak bisa dilakukan. Berikut adalah beberapa ayat Kitab Suci yang perlu diingat sebelum Anda melampiaskan kemarahan Anda. Lagi, ‘Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh.’ (Amsal 14:17) ‘Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.’ (Mazmur 37:8) ‘Akal budi membuat seseorang panjang sabar dan orang itu dipuji karena memaafkan pelanggaran.’ (Amsal 19:11) ‘Janganlah lekas-lekas marah dalam hati, karena amarah menetap dalam dada orang bodoh.’ (Pengkhotbah 7:9)

Jadi nasihat hari ini adalah—‘Jangan kehilangan kontrol.’

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Jumat, 20 Januari 2023

Istimewa

CHINESE NEW YEAR 2023

Join us on Chinese New Year All You Can Eat Buffet Dinner :

Chinese New Year – All You Can Eat
Saturday, 21 Jan 2022
6PM to 10PM
At Poolside & Wijaya Kusuma Restaurant, Bentani Hotel & Residence.
Special Price : IDR 150.000 / Nett / Person
With Live Performance “BARONGSAI”

Book your table now.
Whatsapp – 0853 2015 4675

CHINESE NEW YEAR ALL YOU CAN EAT BUFFET DINNER
Istimewa

RENUNGAN HARI INI, KAMIS 19 JANUARI 2023

KISAH CYPRIANUS

Cyprianus, seorang bangsawan kaya yang hidup pada abad ketiga, menikmati duduk dalam kereta emas berhiaskan permata miliknya yang berlari kencang di sekitar Kartago (di Tunisia, Afrika Utara). Dia mengenakan pakaian mewah bertatahkan berlian dan batu mulia serta menjalani kehidupan yang bejat. Dalam sebuah surat kepada salah satu teolog Kristen pada masanya, Cyprianus mengatakan bahwa dia dapat membayangkan bagaimana ia dapat mengubah hidupnya—kehidupan yang telah dijalaninya sekian lama.

Kebiasaan, selera, dan keinginan yang telah dia bangun, dosa-dosa yang telah didekap didadanya, bagaimana mungkin ia melepaskan hal-hal ini? Bagaimana dia bisa menjadi seperti orang-orang Kristen yang dilihatnya? Cyprianus mengatakan itu tampaknya sama sekali tidak mungkin. Namun dalam pemeliharaan dan anugerah Tuhan yang misterius, apa yang tampaknya sangat mustahil terjadi dan Cyprianus diubahkan. Tuhan mengulurkan tangan dan mengeluarkan dari dada Cyprianus hati yang keras dan menempatkan di dalam dirinya hati yang berdaging—hati yang disetel untuk mengasihi menyanyikan pujian bagi TuhanNya. Cyprianus, yang kemudian menjadi salah satu pemimpin besar Kristen di gereja mula-mula, mengatakan hal-hal yang sebelumnya tampak sangat mustahil, misterius, dan sulit dipahami, semuanya menjadi jelas. Semua masalahnya telah hilang.

Anda berkata, ‘Tetapi saya tidak mengerti tentang kelahiran baru.’ Kabar baiknya adalah Anda tidak harus memahaminya. Anda hanya perlu percaya kepada Kristus dan dilahirkan kembali. Segala jenis orang, baik itu orang besar dan perkasa, bawahan dan orang rendahan, mulia dan tercela. Orang yang kejam dan pintar serta berpengalaman telah mengalami kuasa kelahiran kembali dari Allah dan menikmati hidup baru dalam Kristus.

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Kamis, 19 Januari 2023
http://www.jappri.com/renungan

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, RABU 18 JANUARI 2023

BERSIKAPLAH LEMBUT (4)

Ketika seseorang mengoreksi Anda, jadilah orang yang bisa diajar dan jangan tidak terjangkau. ‘Biarlah setiap orang cepat untuk mendengarkan tetapi lambat untuk menggunakan lidahnya, dan lambat untuk
kehilangan kesabaran.’ (Yakobus 1:19) Jika Anda melakukan 2 hal pertama, yang ke-3 secara alami akan terlaksana

‘Siapa pun yang bersedia dikoreksi akan dihormati.’ Gunakanlah telinga lebih dari mulut Anda, dan bersedia menerima koreksi. Orang bijak memiliki sikap ‘ajari saya’ dan mau belajar dari orang lain dan tahu pertanyaan
yang tepat untuk diajukan. Penting agar Anda tidak pernah berhenti mengajukan pertanyaan, karena saat Anda selesai belajar dalam hidup, Anda sudah lulus! Jadilah pribadi yang bisa diajar. Suami-suami, dapatkah Anda belajar dari istri Anda, atau apakah hal itu mengancam Anda? Ketika istri Anda memberi saran, apakah Anda bersikap membela diri dan menganggap setiap komentar sebagai ancaman bagi Anda? Istri-istri, bisakah anda belajar dari suamimu? Orang tua, dapatkah Anda belajar dari anak-anak Anda? Jika Anda ingin hidup berakhir dalam kesepian, jangan pernah mengakui kesalahan Anda, jangan pernah belajar dari siapa pun, dan jangan biarkan siapa pun mengajari apapun kepada Anda. Sudah berapa lama sejak Anda mengaku kepada pasangan Anda, ‘Sayang, saya salah; itu salahku’? Beberapa orang tidak mengatakan hal itu selama bertahun-tahun.

Alkitab mengatakan, ‘Terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu.’ (Yakobus 1:21) Kata ‘rendah hati’ di sini berarti ‘lembut’. Ketika Anda mendekati Firman Tuhan, Anda harus mendekati Nya
dengan sikap lembut, atau rendah hati, yang mengatakan, ‘Tuhan, saya bersedia diajar.’

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Rabu, 18 Januari 2023

RENUNGAN HARI INI
Istimewa

RENUNGAN HARI INI, SELASA 17 JANUARI 2023

BERSIKAPLAH LEMBUT (3)

Ketika seseorang tidak setuju dengan Anda, Bersikaplah lembut tanpa menyerah. Anda akan selalu bertemu dengan orang-orang yang suka berdebat dan bertengkar. Beberapa orang akan menentang semua yang Anda katakan. Bagaimana Anda harus menanggapi mereka? Salah satu ujian kedewasaan rohani adalah bagaimana Anda memperlakukan mereka yang tidak setuju dengan Anda. Beberapa orang berupaya untuk menghancurkan siapa pun yang tidak setuju dengan mereka. Jika Anda menantang mereka atau menawarkan sebuah perbandingan, orang-orang tersebut akan menanggapi sebagai sebuah serangan pribadi. Anda memiliki tiga alternatif:

(1) mundur dalam ketakutan. Banyak orang memilih rute ini karena mereka belum mengembangkan kemampuan untuk merespons dengan lembut. Jadi, jika Anda adalah orang yang ‘suka damai apapun harganya’, akan ada harga tersembunyi dalam hubungan yang paling penting di hidup Anda.

(2) bereaksi dalam kemarahan. Kemarahan sering kali merupakan pertanda bahwa Anda merasa tidak aman dan terancam oleh ketidak setujuan seseorang. Inilah lampu peringatan yang memberitahu Anda bahwa Anda akan kehilangan sesuatu, seringkali itu adalah harga diri Anda. Saat kita marah, seringkali kita menjadi sinis dan menyerang harga diri orang lain.

(3) menanggapi dengan lembut. ‘Jawaban yang lembut menenangkan kemarahan, tetapi jawaban yang kasar membangkitkannya.’ Inilah jenis respons yang membutuhkan keseimbangan yang baik antara mempertahankan hak Anda untuk berpendapat, sambil tetap menghormati hak orang lain atas pendapat mereka. Hal ini membutuhkan kelembutan tanpa melepaskan pendirian Anda. Terkadang Anda harus mempertahankan pendirian Anda. Tetapi Anda perlu menjawab pertanyaan ini: ‘Apakah hubungan kita lebih penting dari pada pendapat yang saya coba buktikan?’

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Selasa, 17 Januari 2023
http://www.suaragratiafm.com

Istimewa

Wali Kota Cirebon Drs. Nashrudin Azis, S.H. Berikan Apresiasi Atas Kinerja Polri

POLRES CIREBON KOTA,- Wujud dukungan pemerintah Kota Cirebon terhadap kinerja Polri di sampaikan oleh Wali Kota Cirebon Drs. Nashrudin Azis, S.H. senin (16.01.23).

“Polri sudah bekerja dengan keras demi saat ini. Banyak kasus besar dan viral ditangani dengan baik. Salah satunya Sebanyak 76,7 persen publik puas kinerja Polri ungkap kasus Brigadir J”, kata Wali Kota Cirebon Drs. Nashrudin Azis, S.H.

Kami sangat bangga dengan pencapaian kinerja Polri yang bertujuan untuk menciptakan good governance .

Lanjut Azis “Polri harus tetap berkomitmen menjalankan fungsi melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat sebaik-baiknya. Polri yang presisi dan profesional, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat yang semakin tebal menjadi dasar kokoh terciptanya kamtibmas di seluruh pelosok Nusantara”.

“Polri yang Presisi mampu bikin polisi makin dicintai”. Ungkapnya didampingi kapolres Cirebon Kota AKBP Ariek Indra sentanu, SH.S.IK.MH.

Seperti diketahui hubungan sinergitas terjalin dengan baik antara pihak Polres Cirebon Kota dengan pemerintahan Kota Cirebon. Pungkas Kasi humas Polres Cirebon Kota Iptu Ngatidja, SH.MH.

Istimewa

PRESTASI FAJAR/RIAN

Prestasi FaJri di tahun 2022 dan 2023

磊Winner Swiss Open S300
賂Runner-up Korea Open S500
雷Perunggu BAC
賂Runner-up Thailand Open S500
磊Winner Indonesia Master S500
賂Runner-up Malaysia Open S750
磊Winner Malaysia master S500
Runner-up Singapore Open S500
Perunggu BWC 2022
Winner Denmark Open S750
Semi Final WTF 2022
Winner Malaysia Open 2023  S1000

Once again, congrats…
Next India Open & Indonesia Masters 2023
You two deserved it ❤️

FAJAR/RIAN JUARA MALAYSIA OPEN 2023
Istimewa

RENUNGAN HARI INI, SENIN 16 JANUARI 2023

BERSIKAPLAH LEMBUT (2)

Ketika seseorang membuat Anda kesal atau kecewa, Tuhan mengharapkan Anda untuk berbaik hati kepada mereka dari pada menghakimi. Alkitab mengatakan, ‘Kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu kejalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan.’ (Galatia 6:1) Anda berkata, ‘Jika saya dicobai bagaimana?’ Ketika anda dicobai untuk menghakimi atau mengatakan saya ‘lebih suci darimu’. Itu adalah tanggapan yang salah.’

Terimalah orang yang imannya lemah, tanpa pertengkaran.’ Alih-alih mengkritik kesalahan mereka, Anda seharusnya membantu memperkuat iman mereka. Pada saat anda mulai menghakimi orang lain saat itulah anda sendiri membuka diri terhadap serangan setan pada kelemahan Anda.

Apakah Anda bereaksi, ‘Sudah kubilang kan,’ atau ‘Aku tau ini akan terjadi,’ atau ‘Rasain,’ atau ‘Bodoh sekali?’ Reaksi yang Yesus tunjukkan terhadap wanita yang ketahuan berzinah halus dan penuh kasih sayang. Dia membela wanita itu di depan umum, lalu memulihkannya secara empat mata. Yesus ramah, Ia tidak menghakimi. Mengapa Anda harus berusaha untuk tidak menghakimi? Karena Begitulah cara Kristus memperlakukan Anda. ‘

Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah.’ (Roma 15:7) Jika Tuhan bersabar dengan ketidaktaatan dan kelemahan-kelemahan yang anda miliki, Anda juga dapat belajar untuk bersabar terhadap kekurangan orang lain bukan? Kapan pun Anda tergoda untuk menghakimi orang lain, berhentilah sejenak dan ingatlah betapa Tuhan telah mengampuni Anda. Semakin Anda mengenali anugerah Tuhan kepada Anda, semakin Anda akan menjadi ramah kepada orang lain

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Senin, 16 Januari 2023
http://www.jappri.com/renungan

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, MINGGU 15 JANUARI 2023

BERSIKAPLAH LEMBUT (1)

Kata Yunani untuk kelembutan berarti kendali’. menggambarkan seekor kuda liar yang telah dijinakkan. Bukan berarti lemah dan cengeng. Hanya dua orang dalam Alkitab yang disebut lembut—Musa dan Yesus—keduanya kuat. Kelembutan menahan reaksi Anda. Hal tersebut membuat anda memilih menanggapi kepada orang lain daripada hanya bereaksi terhadap mereka. Mari kita lihat apa artinya menjadi lembut.

Ketika seseorang melayani Anda, bersikaplah bijaksana dan tidak menuntut. Paulus menulis, ‘Janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.’ (Filipi 2:4) Bagaimana Anda memperlakukan pelayan toko, sopir taksi, karyawan, petugas polisi, dan orang lain yang melayani Anda? Apakah Anda kasar dan sulit? Apakah Anda adalah orang yang menjaga jarak dan seolah-olah mereka hanya ‘bagian dari mesin’? Apakah Anda menyadari bahwa mereka juga mungkin mengalami hari yang sulit, atau apakah Anda hanya memikirkan diri sendiri?

Cara pertama Anda mengembangkan kelembutan adalah mencoba memahami mereka yang melayani Anda. Dan tempat pertama dimana Anda harus bersikap lembut adalah di rumah. Alkitab memberitahu istri untuk menghiasi diri mereka sendiri dengan ‘roh yang lemah lembut.’ (1 Petrus 3:4) Petrus hanya mengatakan bahwa kelembutan bisa lebih menarik daripada pakaian atau perhiasan apa pun yang Anda pilih untuk dikenakan. Untuk para suami, katanya, ‘Hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah!’ (1 Petrus 3:7) Jika Anda biasanya tidak peka dan sombong, Anda harus berusaha keras dalam hal ini. Alkitab mengatakan Anda harus ada pengertian, tidak menuntut, terhadap orang-orang yang melayani anda dan orang-orang yang tinggal bersama Anda.

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Minggu, 15 Januari 2023
http://www.jappri.com/renungan

Istimewa

Pemkot Cirebon: KTP Digital Permudah Akses Layanan Publik

Wakil Walikota Eti Herawati saat sedang meluncurkan Identitas Kependudukan Digital di lobi Gedung Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Selasa (10/1). (Foto: Pemkot Cirebon)

(Suara Gratia), CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon meluncurkan program Identitas Kependudukan digital (IKD) pada hari Selasa (10/1) di lobi Gedung Sekretariat Daerah Kota Cirebon. Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati mengungkapkan bahwa hal ini dilakukan untuk semakin mempermudah akses layanan publik bagi masyarakat.

“Penggunaan teknologi ini akan mempermudah dan mempercepat transaksi pelayanan publik atau privat, mempermudah verifikasi diri tanpa membawa KTP fisik, dan mempermudah akses data anggota keluarga,” kata dia saat peluncuran IKD di lobi Gedung Setda Kota Cirebon, Selasa (10/1).

Namun, hingga saat ini IKD baru diterapkan untuk pegawai di lingkungan Pemda Kota Cirebon.  Setelah itu, masyarakat Kota Cirebon nantinya akan mendapatkan layanan ini secara umum seperti yang tertuang di dalam Peremendagri 72 Tahun 2022 bahwa KTP elektronik itu berwujud fisik dan digital.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cirebon Atang Hasan Dahlan mengatakan bahwa IKD merupakan bagian dari bentuk proteksi atau pengamanan sistem autentikasi diri untuk mencegah pemalsuan dan kebocoran data.

“IKD membuat masyarakat lebih praktis saat membawa data kependudukan. Semuanya ada di dalam handphone. Mulai dari KTP, kartu vaksin, kartu BPJS Kesehatan, NPWP dan kartu pemilih untuk Pemilu 2024 nanti,” kata dia.

IKD, jelas dia, dapat diunduh melalui Play Store di ponsel berbasis android. Setelah itu, masukkan nomor identitas, email dan nomor telepon. Namun aktivasi IKD hanya dapat dilakukan di kantor Disdukcapil.

“Barcode aktivasi ada di kantor kami. Jadi meski sudah mengisi semua syaratnya tetap harus mendatangi kantor Disdukcapil,” kata dia. (cirebonkota.go.id)

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, SABTU 14 JANUARI 2023

JADILAH BIJAKSANA, JANGAN KATAKAN APA-APA!

Kisah ini menceritakan tentang seorang kakek kaya yang pergi ke dokternya untuk dipasangi alat bantu dengar khusus. Perangkat itu tidak hanya memungkinkannya untuk mendengar dengan sempurna, tetapi
juga disembunyikan sehingga tidak ada yang bisa melihatnya. Ketika dia kembali untuk kunjungan lanjutan, dokter berkata, ‘Keluarga Anda pasti senang mengetahui bahwa sekarang Anda dapat mendengar.’ Kakek itu berkata, ‘Yah, saya belum memberi tahu mereka tentang alat bantu dengar saya. Saya hanya duduk-duduk dan mendengarkan percakapan mereka dan saya sudah mengubah wasiat saya tiga kali!’ Alkitab berkata, ‘Orang yang bijaksana menahan lidahnya.’ Ini bukan hanya hukum tentang berbicara, ini juga adalah hukum sains. Peluang memasukkan makanan ke dalam mulut Anda bertumbuh secara eksponensial semakin sering Anda membukanya. Dengan kata lain, potensi untuk mengatakan hal yang salah meningkat secara proporsional dengan jumlah kata yang Anda ucapkan. Perhatikan, orang yang biasa memberikan uang ‘koin’ sering mengatakan sesuatu yang bernilai kecil, atau kurang?

Penulis Amsal mengatakan, ‘Kau lihat orang yang cepat dengan kata-katanya; harapan lebih banyak bagi orang bebal dari pada bagi orang itu.’ (Amsal 29:20) Suatu hari seorang pria berjalan ke toko hewan peliharaan, di mana burung beo berwarna-warni sedang duduk bertengger. Pria itu memandang burung itu, dan dengan nada sombong bertanya, ‘Hei, bodoh, bisakah kamu berbicara?’ Dengan takjub, burung beo itu menjawab, ‘Ya, bodoh, bisakah kamu terbang?’

Mengapa Tuhan mengatakan begitu banyak tentang pelanggaran lidah? Karena ketika anda berbuat dosa dengan lidah, Anda menyinggung Tuhan, mempengaruhi orang lain, dan menyakiti diri Anda.

Sumber : Buku Renungan Hari Ini 2023
Edisi : Sabtu, 14 Januari 2023
http://www.jappri.com/renungan

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, RABU 11 JANUARI 2023

TENTANG TUHAN (3)

Pepatah mengatakan, ‘Tak seorang pun yang terlalu buta daripada mereka yang tidak mau melihat!’ Richard Dawkins, seorang ateis terkenal berkata, ‘Sangat aman mengatakan bahwa, jika Anda bertemu seseorang yang mengaku tidak percaya pada evolusi, sebagai orang yang acuh, bodoh, atau gila.’ Namun kenyataannya, sebagian besar pemikir ilmiah hebat dari masa lalu—orang-orang cerdas yang mendirikan dan mengembangkan disiplin ilmu utama—adalah kreasionis.

Sebagai contoh:
(1) Fisika: Newton, Faraday, Maxwell, Kelvin.
(2) Kimia: Boyle, Dalton, Pascal, Ramsay.
(3) Biologi: Ray, Pasteur, Mendel, Linnaeus.
(4) Geologi: Steno, Woodward, Brewster, Agassiz.
(5) Astronomi: Kepler, Galileo, Herschel, Maunder. Apakah orang-orang ini ‘acuh, bodoh atau gila’? Sir Isaac Newton berhasil menemukan komposisi cahaya, menyimpulkan hukum gerak, menemukankalkulus, menghitung kecepatan suara, dan mendefinisikan gravitasi universal—namun percaya bahwa alam semesta kita ‘hanya dapat bergerak dari nasihat dan kekuasaan suatu Makhluk yang cerdas dan berkuasa Dalam survei majalah Newsweek 2007, 78% dari mereka yang disurvei mengaitkan penciptaan dengan Tuhan, sementara hanya 13% yang percaya pada evolusi alami.

Jangan terintimidasi oleh orang yang tidak percaya. Lawanlah! Alkitab berkata: ‘Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman. Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya… dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.’ (Roma 1:18–20) Ya, Tuhan itu ada—dan Dia ingin Anda mengenal-Nya secara pribadi.

Sumber : Buku Renungan Hari Ini 2023
Edisi : Rabu, 11 Januari 2023
http://www.suaragratiafm.com

Istimewa

Permudah Bayar Pajak, Polres Ciko Siagakan Mobil Samsat Keliling

POLRES CIREBON KOTA,- Tidak banyak yang mengetahui kalau membayar pajak kendaraan tidak harus datang ke kantor samsat.

Sat lantas Polres Cirebon Kota menyelenggarakan dan mensiagakan mobil samsat keliling dan selalu stanby untuk melayani wajib pajak.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Ariek Indra Sentanu, SH.S.IK.MH menyampaikan, hal ini untuk memberikan kemudahan dan akses yang mudah dijangkau oleh masyarakat yang akan membayar pajak kendaraannya.

Lanjut Ariek Indra Sentanu “Kami sediakan, sebuah minibus untuk melayani masyarakat. Kami tempatkan di Toko bangunan Mitra 10 yang berada di jalan Tangkil kecamatan Gunungjati Kabupaten Cirebon”. Ungkap Kapolres Ciko melalui Kasat lantas Akp Triyono Raharja, S.IK.MH.CPHR. Selasa (10.01.23)

Adapun personel yang bertugas dari kepolisian Aipda Roedi. Sementara dari Dispenda Kabupaten Sumber oleh Ibu Septin dan Bapak Asep. Tambah Kasi humas Polres Cirebon Kota Iptu Ngatidja, SH.MH.

Mobil samsat keliling beroperasi setiap hari Senin – sabtu. Mulai jam 09.00 wib – 14.00 wib, kecuali di hari sabtu hanya sampai pukul 12.00 wib. Pungkas Ngatidja. WSW 2015.

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, SELASA 10 JANUARI 2023

TENTANG TUHAN (2)

Bayangkan tengkorak manusia berevolusi dengan lubang dan persendian pada tempat yang tepat. ‘Kemudian’, seperti yang ditulis oleh Ray Comfort, ‘secara tidak sengaja muncul otak, yang saling berhubungan dengan dua mata, dua telinga, satu hidung, kulit, darah, saraf, mulut, gigi, lidah, kelenjar ludah dan pengecap, terhubung ke leher dan tubuh dengan jantung, hati, ginjal, paru-paru, bagi semua orang dengan sistem reproduksi yang kompleks dan saling melengkapi—dan hal serupa juga terjadi di semua hewan.’ Ateis mengklaim bahwa sesuatu dapat muncul dari ketiadaan, dan dengan waktu yang cukup, sistem yang kompleks dapat dibangun secara kebetulan melalui perkembangan acak dan tidak terarah. Hal Ini tidak masuk akal. Alkitab berkata, ‘Setiap rumah dibangun oleh seseorang, tetapi Dia yang membangun segala sesuatu adalah Tuhan.’

Jika orang pertama yang berjalan di bulan menemukan kaleng Coca-Cola, apakah masuk akal berasumsi kaleng itu telah berevolusi selama jutaan tahun? Atau apakah kaleng itu dirancang dan dibuat, karena itu seseorang pasti sudah kebulan lebih dahulu? Pikirkan betapa sederhananya kaleng Coca-Cola jika dibandingkan dengan merancang Anda. “Apakah ilmuwan hebat, percaya bahwa Tuhan tidak menciptakan dunia?” Jawabannya, tidak! Albert Einstein, ilmuwan tersohor di dunia berkata, ‘Semakin dalam seseorang menembus rahasia alam, semakin besar rasa hormatnya kepada Tuhan.’ Dan Isaac Newton berkata, ‘Sistem matahari, planet, dan komet yang paling indah, hanya bisa berjalan atas rencana dan kekuasaan dari suatu Makhluk yang cerdas dan berkuasa.’ Ya, Tuhan, itu ada, dan suatu hari Anda akan berdiri di hadapan-Nya. Apakah Anda siap untuk itu? Jika percaya, dengan menaruh kepercayaan Anda di dalam Kristus hari ini juga.

Sumber : Buku Renungan Hari Ini 2023
Edisi : Selasa, 10 Januari 2023
http://www.jappri.com/renungan

Istimewa

AKBP Ariek : Harapkan Para Anggota Untuk Hidup Apa Adanya dan Tidak Bersikap Arogan Pada Masyarakat

POLRES CIREBON KOTA,- Mengawali tugas sebagai Kapolres Cirebon Kota AKBP Ariek Indra Sentanu, SH.S.IK.MH. mengambil apel pagi jam pimpinan. Senin (09.01.23).

Kapolres Cirebon Kota AKBP Ariek Indra Sentanu, SH.S.IK.MH. mengatakan, menjadi polisi sudah ada pakem atau pedomannya yaitu polisi berkewajiban untuk melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.

Lanjut Ariek “kembali saya sebagai pejabat baru dalam lingkungan keluarga besar Polres Cirebon Kota. Mendapatkan amanat menjadi Kapolres Cirebon Kota, mohon dukungan seluruh personel baik Polri dan ASN”. Ucap Alumni Akpol 2004 ini.

Kami juga harapkan kepada seluruh personel untuk meningkatkan ilmu pengetahuan. Khususnya temen-temen penyidik reskrim. Mengingat masyarakat kita saat ini sudah pada memahami mekanisme hukum dan prosesnya. Kata Kapolres Ciko

Selain itu, dalam amanatnya Kapolres Ciko juga mengharapkan agar anggota polres cirebon kota. Selalu merendahkan hati dalam melayani masyarakat dan juga tidak bergaya hidup mewah. Tambah Kasi humas Polres Cirebon Kota Iptu Ngatidja, SH.MH. Lulusan SIP Sus Penyidik.

Hadir dalam apel jam pimpinan para Kabag, para Kasat, para Kasi dan perwakilan anggota Polri dan ASN. Pungkas Ngatidja. WSW 2015.

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, SENIN 09 JANUARI 2023

RENUNGAN HARI INI

TENTANG TUHAN (1)

Apakah Anda percaya ada Tuhan yang menciptakan segala sesuatu, termasuk Anda? Ya? Maka Anda diberkati. Di sisi lain, jika Anda tidak percaya pada Tuhan, cobalah untuk membuat mata, telinga, atau otak. Buat satu saja… dari nol atau ciptakan bunga yang bisa menghasilkan nektar yang dapat dikumpulkan oleh lebah yang Anda ciptakan juga dan buat lebah-lebah itu mengubahnya menjadi madu untuk Anda makan. Anda menghirup oksigen pemberi kehidupan yang dilepaskan oleh pepohonan, lalu Anda menghembuskan karbon dioksida yang memberi pepohonan apa yang mereka butuhkan untuk kelangsungan hidup mereka. Cerdas, bukan? Dan karena para ateis percaya semuanya itu muncul tanpa suatu panduan kecerdasan yang berkuasa—tidak ada ‘pikiran’ di balik penciptaan—bayangkan otak Anda dibuang dan kemudian diminta untuk menciptakannya.

Mungkin itu sebabnya mayoritas orang dalam jajak pendapat Newsweek mengatakan bahwa mereka percaya pada Tuhan. Jadi, bagaimana dengan 3% hingga 5% kecil yang mengaku ateis? Apakah mereka hanya lebih pintar dari kita semua, atau mereka kehilangan beberapa bukti nyata? Seorang ateis didefinisikan sebagai seseorang yang tidak percaya pada Tuhan. Tapi karena tidak mungkin untuk membuktikan secara ilmiah bahwa sesuatu tidak ada, orang-orang ateis tidak bisa tahu dengan pasti bahwa tidak ada Tuhan. Pandangan mereka hanya didasarkan pada kurangnya bukti. Namun, dengan mempercayai bahwa Tuhan tidak ada bukan berarti tidak ada.

Alkitab berkata, ‘Dia tidak pernah meninggalkan mereka tanpa bukti tentang diri-Nya dan kebaikan-Nya. Misalnya, Dia mengirimkan hujan dan tanaman yang baik dan memberi Anda makanan dan hati yang gembira.’ ‘Bukti’ ada di sekitar kita. Keberadaan Tuhan dapat dibuktikan. Dan Anda dapat memiliki hubungan pribadi dengan Dia!

Sumber : Buku Renungan Hari Ini 2023
Edisi : Senin, 9 Januari 2023
http://www.jappri.com/renungan

Istimewa

SOMAN 15ML


Tahun akan segera berganti Yuk jadikan diri kita lebih sehat lagi dengan resolusi hidup yang lebih sehat lagi. Karena dengan tubuh yang sehat kita akan dapat menggapai segala apa yang sudah kita rencanakan atau cita-citakan.

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, SABTU 7 JANUARI 2023

TIMBANGKANLAH KATA-KATA ANDA DENGAN HATI-HATI

Ketika berbicara tentang lidah Anda, berikut adalah tiga aturan:
(1) Jangan bicara terlalu cepat. “Kita semua membuat banyak kesalahan. Karena jika kita bisa mengendalikan lidah kita, juga bisa mengendalikan diri kita sendiri dalam segala hal.’ Karena Anda tidak akan pernah bisa menyadari sepenuhnya semua kepekaan seseorang, Anda harus mengandalkan Roh Kudus untuk mengarahkan ucapan Anda dalam cara yang tidak mengingatkan rasa sakit mereka atau pengalaman buruk lainnya. Setiap orang memiliki tingkat kepekaan yang berbeda-beda, tergantung pengalaman masa lalunya. Termasuk anda juga. Jadi berlatihlah untuk tidak mudah tersinggung, dan berikan kesempatan kepada orang lain ketika seseorang mengatakan sesuatu yang dapat disalahartikan sebagai menyinggung.
(2) Jangan merespon terlalu cepat. ‘Menjawab sebelum mendengarkan—itu adalah kebodohan dan memalukan.’ (Amsal 18:13) Sebelum Anda berbicara, dengarkan baikbaik dan pastikan Anda memahami apa yang sebenarnya dikatakan. Dan jika Anda tidak mengerti—katakan sebagaimana mestinya. Keinginan Anda untuk ‘terlihat baik’ dapat menyebabkan Anda kehilangan rasa hormat di mata orang yang ingin Anda kagumi.
(3) Jangan berkomitmen terlalu cepat. tulis Solomon, ‘Janganlah terburu-buru dengan mulutmu, dan janganlah hatimu lekas-lekas mengeluarkan perkataan di hadapan Allah.’ (Pengkhotbah 5:2)

Kemudian dia melanjutkan dengan menjelaskan bagaimana kita seharusnya tidak mencoba untuk keluar dari komitmen dengan mengatakan bahwa kita melakukan kesalahan. Kata-kata Anda adalah ikatan Anda, dan ketika Anda melanggar janji, Anda menyakiti orang dan kehilangan kepercayaan mereka. Jadi berhentilah sebelum Anda berbicara, dan jika perlu, luangkan waktu untuk berdoa. Waktu dan kata-katamu adalah dua hal yang tidak akan pernah bisa ditarik kembali, jadi pertimbangkan baik-baik apa yang anda katakan.

Sumber : Buku Renungan Hari Ini 2023
Edisi : Sabtu, 07 Januari 2023

Istimewa

PROGRAM S.O.S

SOS GLOBAL MINISTRIES & RADIO SUARA GRATIA VIRTUAL ONLINE

SABTU, 7 Januari 2023
⏰ 08.00 WIB
⏰ 09.00 WITA
⏰ 10.00 WIT
OPEN ZOOM 30 MENIT SEBELUMNYA

Host dan Firman : Pdt. Dr. Setia S. Widjaja, M.Th.
Kesaksian : Eksel SH
Sakit : Stroke & lumpuh

ONLINE ZOOM CLOUD MEETING
Klik link ini 👇
https://bit.ly/WebinarSosGlobalMinistries3
ID : 2629372154
Passcode : SOS (huruf besar / upper case)

LIVE STREAMING FACEBOOK SOS GLOBAL MINISTRIES
klik link ini 👇
https://bit.ly/FacebookSosGlobalMinistries

LIVE STREAMING RADIO SUARA GRATIA
klik link ini 👇
http://www.suaragratiafm.com/streaming

Aplikasi :
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.streamingmurah.suaragratia

Permintaan Doa Hub :
0817222959 – 0816892298

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, JUMAT 06 JANUARI 2023

CARA BERBUAH (5)

Anda harus tunduk pada proses pemangkasan. ‘Dia memangkas cabang- cabang yang menghasilkan untuk mendapatkan hasil lebih besar.’ Pemangkasan berarti memotong membuang cabang mati dan memotong kembali cabang hidup. Keduanya diperlukan untuk membentuk pohon dan merangsang [mendorong] pertumbuhan.

Pemangkas profesional akan memberi tahu Anda bahwa kebanyakan orang terlalu ragu untuk memangkas. Tapi Tuhan tidak. Dia tidak hanya memotong apa yang berdosa dan dangkal, Dia memotong kembali apa yang hidup dan berhasil; bisnis yang berjalan dengan baik, hubungan yang memuaskan, atau rencana yang tampaknya berjalan dengan baik. Tuhan tidak hanya memotong yang ‘buruk’, tetapi yang ‘baik’, untuk memberi Anda yang ‘terbaik’. Hal ini tidak menyenangkan, tetapi sangat penting untuk pertumbuhan rohani. Apa yang Tuhan inginkan dalam hidup Anda? ‘Berbuah banyak.’ (Yohanes 15:8) Jadi, anda akan dipangkas! Mungkin anda sedang menjalani pemangkasan saat ini, dan mungkin tidak semuanya dahan yang mati. Tuhan memotong hal-hal yang kita anggap produktif sehingga lebih banyak buah dapat dihasilkan dalam hidup kita.

Hal ini bisa membingungkan. Kita percaya kita setia, jadi kita bingung, bahkan frustrasi, dengan pemangkasan-Nya. ‘Mengapa Engkau lakukan ini, Tuhan? Saya telah memberi bisnis saya kepada-Mu, tetapi bisnis saya tidak menguntungkan. Saya telah menyerahkan kesehatan saya kepada-Mu, namun sekarang saya ada di rumah sakit. Saya telah memberikan persepuluhan dengan setia, namun saya akan bangkrut.’ Apa yang terjadi?‘Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.’ (Ibrani 12:11)

Anda sedang dipangkas untuk hasil yanglebih besar.

Sumber : Buku Renungan Hari Ini 2023
Edisi : Jumat, 06 Januari 2023

Istimewa

POLRES CIREBON KOTA MEMILIKI KAPOLRES BARU, SIAPA NAMANYA?

POLRES CIREBON KOTA,- Terhitung mulai hari ini tepatnya pada jam 09.00 wib. Tongkat komando jabatan Kapolres Cirebon Kota diserahkan terimakan. Saat ini dijabat oleh Lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2004 dengan batalion Tatag Trawang Tungga.

Kapolres cirebon kota saat ini dijabat oleh AKBP ARIEK INDRA SENTANU. SH.S.IK.MH. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Kasat Lantas Polrestabes bandung.

Secara langsung serah terima hari ini dipimpin oleh Kapolda Jabar Irjen. Pol. Drs. Suntana, M.Si. di aula muryono Polda jawa Barat. Kamis (5.1.23).

Kapolres cirebon kota AKBP ARIEK INDRA SENTANU. SH.S.IK.MH. merupakan pria kelahiran bengkalis memiliki seorang istri bernama Ny. lione putri misani. S.Kom, MMSI. dan dikaruniai 3 orang putra bernama Lauvar aushaf sentanu, laquisha sharron sentanu, labhrainn aldebaran sentanu. Jelas Kasi humas Polres Cirebon Kota Iptu Ngatidja,SH.MH.

Sementara AKBP Dr. M. Fahri Siregar, SH,S.IK.MH mendapatkan amanat menjadi Kapolres Indramayu Polda jawa Barat.
Pungkas Ngatidja. WSW 2015.

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, KAMIS 5 JANUARI 2023

CARA BERBUAH (4)

Anda harus menghilangkan ilalang. Dalam ‘Perumpamaan Penabur’-Nya yang terkenal, Yesus berkata bahwa benih itu jatuh ke empat jenis tanah yang berbeda. ‘Benih yang jatuh di antara semak duri melambangkan mereka yang mendengar, tetapi dalam perjalanan mereka terhimpit oleh kekhawatiran, kekayaan dan kesenangan hidup, dan mereka tidak matang.’ Perhatikan, tiga jenis ‘ rumput liar ini dapat mencegah Anda bertumbuh menjadi dewasa rohani.
(1) Khawatir. Anda menjadi begitu sibuk dengan urusan sehari-hari sehingga Anda mengalihkan pandangan dari Yesus.
(2) Kekayaan. Mencari uang dan membeli barang sangat mendominasi hidup sehingga Anda tidak punya waktu untuk Tuhan.
(3) Kesenangan. Mengejar ‘kehidupan yang baik’ dapat menghambat pertumbuhan rohani Anda. Tidak apa apa untuk bersenang-senang, tetapi Anda perlu melindungi prioritas Anda. Ketika Anda punya waktu untuk berbelanja, pergi ke pantai, bermain golf, atau menghabiskan berjam-jam menonton televisi namun tidak punya waktu untuk membaca Alkitab dan berdoa, prioritas Anda tidak seimbang.

Anda berkata, ‘Saya tidak punya waktu untuk melayani Tuhan. Saya terlalu sibuk. Saya tidak punya waktu untuk berkomitmen.’ Maka Anda terlalu sibuk! Sebaiknya anda lakukan penyiangan. Banyak hal dalam hidup tidak selalu salah; hal-hal itu mungkin tidak dibutuhkan. Mungkin Anda perlu mengurangi jadwal Anda sedikit untuk menghilangkan gulma. Anda harus merawat tanaman tomat Anda, tetapi tidak perlu melakukan apa pun untuk menghasilkan tanaman Dandelion; tanaman itu tumbuh dengan sendirinya ketika Anda mengabaikan kebun Anda. Apakah Anda mengerti idenya?

Jika ‘rumput liar’ dalam hidup menghalangi Anda untuk menghasilkan ‘buah’, inilah saatnya untuk berhenti membicarakannya dan mengambil tindakan

Sumber : Buku Renungan Hari Ini 2023
Edisi : Kamis, 05 Januari 2023

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, RABU 3 JANUARI 2023

CARA BERBUAH (3)

Paulus menuliskan ini: ‘Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia.’ (Kolose 2:6–10)

Anda mungkin terkejut mengetahui bahwa di

AS, gurun Arizona penuh dengan berbagai jenis vegetasi. Kontrasnya menarik. Tumbuhan Tumbleweed (rumput liar) yang kering dan rapuh berhembus ke mana-mana. Mengapa? Karena tumbuhan itu tidak memiliki akar. Sebaliknya, kaktus Saguaro bisa berbuah bahkan dalam cuaca 55 derajat. Mengapa? Karena akarnya menyebar 17 hingga 20 meter ke segala arah.

Anda harus memiliki akar rohani yang dalam jika ingin melewati ‘musim kering’ kehidupan. Dimusim kekeringan, siapa pun dapat bertahan selama satu atau dua hari, tetapi bagaimana dengan musim stres, kesedihan, kekurangan, penyakit, dan kesulitan yang berkepanjangan? Apa pun yang ditanamkan dalam hidup Anda—dari sanalah Anda akan mendapatkan kekuatan. Pemazmur menulis ini: ‘Tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.’(Mazmur 1:2-4)

Hari ini, berdoalah ‘Tuhan, tanamkan aku jauh di dalam-Mu.’

Sumber : Buku Renungan Hari Ini 2023
Edisi : Rabu, 03 Januari 2023
http://www.suaragratiafm.com

Istimewa

UPDATE! HARGA BBM NON SUBSIDI TURUN

Harga BBM Pertamina resmi turun per hari ini, Selasa (3/1/2023). Harga BBM Pertamina yang turun antara lain Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, di mana BBM tersebut merupakan golongan Non Subsidi.

Salah satu hal yang mendasari turunnya harga BBM ini adalah karena harga minyak dunia turun dari US$ 87 per barel menjadi US$ 79 per barel.

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, SENIN 02 JANUARI 2023

CARA BERBUAH (1)

Ketika Yesus mengatakan, ‘Aku telah
menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan

menghasilkan buah dan buahmu itu tetap,’ Yang Ia maksudkan adalah, ‘Gunakan hidupmu untuk mengejar apa yang bermakna dan bernilai abadi!’ Apa yang Tuhan maksud dengan ‘buah’? ‘Kasih, sukacita, damai
sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.’ (Galatia 5:22–23) Kesembilan kualitas itu menggambarkan satu-satunya kehidupan yang benar-benar layak dihidupi.

Untungnya, Anda tidak dibiarkan menghasilkan buah semacam ini dengan usaha sendiri. Memang, itu adalah salah satu hal yang tidak dapat Anda lakukan sendiri! Tidak, Yesus berkata: ‘Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah, Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.’ (Yohanes 15:1–5)

Kepada siapakah Yesus berbicara? Orang-orang percaya. ‘Setiap ranting pada-Ku.’ (Yohanes 15:2) Siapakah pengusahanya? ‘Bapa-kulah pengusahanya.’ (Yohanes 15:1) Apakah tujuan-Nya? Supaya anda menjadi ‘lebih banyak berbuah.’ (Yohanes 15:2) Apa rahasia berbuah? Hubungan yang dilakukan secara terus menerus dan keintiman dengan Yesus. ‘Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak.’ (Yohanes 15:5) Jadi, jika Anda ingin lebih berbuah, mendekatlah kepada Tuhan.

umber : Buku Renungan Hari Ini 2023
Edisi : Senin, 02 Januari 2023
http://www.suaragratiafm.com

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, 01 JANUARI 2023

Renungan Hari Ini, 01 Januari 2023

TAHUN INI, PUJILAH TUHAN DAN NIKMATILAH DIA

Pada tahun 1643, Parlemen Inggris menghapuskan cara Gereja Inggris melakukan kegiatannya. Sebuah majelis yang terdiri dari 121 pendeta dan 30 orang awam dipanggil bersama di Westminster Abbey untuk membangun kembali gereja di Inggris. Dokumen-dokumen yang keluar dari pertemuan enam tahun itu diantaranya merupakan dokumen yang paling terkenal dalam sejarah gereja. Pertanyaan pertama dalam Katekismus singkat Westminster berbunyi, ‘Apa tujuan utama manusia?’ Jawabannya: ‘Untuk memuliakan Tuhan, dan menikmati Dia selamanya.’

Implikasi dari pertanyaan dan jawaban itu sangat mendalam dalam kesederhanaannya. Dan jika Anda bijak, Anda akan menjadikannya sebagai pedoman untuk hidup Anda di tahun mendatang. Memuliakan Tuhan. Mentaati Tuhan. Menikmati Tuhan.

Ketika Anda tahu hidup Anda memuliakan Tuhan, Anda menikmati hadirat-Nya, tetapi ketika Anda tahu hidup Anda tidak memuliakan Tuhan, Anda cenderung menghindari-Nya. Dan itu buruk, karena tanpa kehadiran Tuhan dalam hidup Anda, apa peluang Anda untuk sukses sejati? Tidak ada yang baik!

Ketika Anda melihat kembali tahun lalu, apakah ada hal-hal yang Anda sesali karena Anda tahu bahwa Tuhan tidak dimuliakan di dalamnya? Nah, Tuhan memberi Anda tahun yang baru untuk melakukan hal-hal yang berbeda. Dan jika Anda membuat resolusi Tahun Baru, dasarkan semuanya di atas dasar ayat Kitab Suci ini: ‘Jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu
untuk kemuliaan Allah.’ Jika Anda mengikuti petunjuk itu, Anda akan tetap berada di jalan yang benar, dan Anda akan memiliki kedamaian dan sukacita karena mengetahui bahwa hidup Anda menyenangkan Tuhan. Apa pun keadaan yang mungkin muncul, Anda akan menghadapinya dengan damai dan percaya diri, sebab Anda tahu bahwa Tuhan menyertai Anda.

Sumber : Buku Renungan Hari Ini 2023
Edisi : Minggu, 01 Januari 2023
http://www.jappri.com/renungan

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, 30 DESEMBER 2022

KEMBALI KE TEMPAT AWAL BERTEMU TUHAN !

Apa yang harus Anda lakukan ketika Anda putus asa dan takut tersesat? Itulah pertanyaan yang dihadapi Yakub. Dan ketika dia mengarahkan hatinya kepada Tuhan, inilah jawaban yang dia dapatkan: ‘Pergilah ke Betel, tinggallah di situ, dan buatlah di situ mezbah bagi Allah, yang telah menampakkan diri kepadamu, ketika engkau lari dari Esau, kakakmu.” Lalu berkatalah Yakub kepada seisi rumahnya dan kepada semua orang yang bersama-sama dengan dia: “Jauhkanlah dewa-dewa asing yang ada di tengah-tengah kamu, tahirkanlah dirimu dan tukarlah pakaianmu. Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel; aku akan membuat mezbah di situ bagi Allah, yang telah menjawab aku pada masa kesesakanku dan yang telah menyertai aku di jalan yang kutempuh.”‘ (Kej 35:1– 3)

Sekarang, Anda mungkin tidak menyukai penyembahan berhala, tapi apa yang Anda butuhkan untuk ‘menyingkirkan’? Betel berarti ‘tempat di mana Tuhan berdiam’. Jadi Yakub kembali ke tempat di mana dia bertemu Tuhan, di mana dia telah menerima penglihatan tentang masa depannya, dan di mana dia pertama kali mengalami sukacita hidup di hubungan perjanjian [perjanjian khusyuk] dengan Tuhan.

Sudahkah Anda membuat hidup Anda berantakan? maka kembalilah ke Betel, tempat pertama kali bertemu Tuhan. Bangun altar dan tempatkan hidup Anda di atasnya. Lakukan apa yang Kitab Suci katakan: ‘Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.’ (Roma 12:1–2)

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Jumat, 30 Desember 2022

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, 29 DESEMBER 2022

JANGAN MENYEBARKAN KEPUTUSASAAN

Keputusasaan menyebabkan orang Israel meragukan janji Tuhan, melepaskan impian mereka, dan mati di padang gurun. Ironisnya, mereka hanya beberapa hari perjalanan dari Tanah Perjanjian! Bagaimana hal itu terjadi? Setelah menghabiskan 40 hari di Kanaan, negeri yang subur hingga dibutuhkan dua orang untuk membawa satu tandan buah anggur, sepuluh dari dua belas mata-mata kembali dan berkata, ‘… “Kita tidak dapat maju menyerang bangsa itu, karena mereka lebih kuat dari pada kita.” Juga mereka menyampaikan kepada orang Israel kabar busuk tentang negeri yang diintai mereka…’ (Bil 13:31–32) Nah, apakah Anda ingin tahu bagaimana perasaan Tuhan tentang orang- orang yang menyebarkan keputusasaan seperti itu? ‘…orang-orang itu mati, kena tulah di hadapan TUHAN. Tetapi yang tinggal hidup dari orang-orang yang telah pergi mengintai negeri itu hanyalah Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune.’ (Bil 14:36–38)

Jadi bagaimana dengan Anda? Ketika Anda melihat orang lain menghadapi keadaan negatif, apakah Anda mengungkapkan keraguan tentang kemampuan mereka untuk berhasil? Bisakah Anda mendengarkan rencana seseorang tanpa membuat pernyataan yang mengecilkan hati? Bahkan jika Anda tidak dapat membayangkan impian mereka, setidaknya setuju untuk berdiri dalam iman bersama mereka agar kehendak Tuhan yang sempurna terjadi mengenai upaya yang diusulkan. Pikirkan semua orang yang telah mendorong Anda selama hidup Anda!

Di dunia yang dipenuhi dengan hal-hal negatif dan berita buruk, setiap orang membutuhkan sedikit dorongan dari waktu ke waktu. Jadi, berusahalah secara sadar untuk mengucapkan kata-kata penegasan, dukungan, dan inspirasi yang tulus kepada mereka yang berada dalam lingkaran pengaruh Anda. Dan ketika Anda menemukan seorang yang putus asa, jangan biarkan mereka menggelincirkan Anda. Ingatkan diri Anda dan mereka bahwa Tuhan ‘mampu melakukan jauh lebih banyak dari yang kita doakan atau pikirkan.’ (Ef 3:20) Karena Dia bisa!

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Kamis, 29 Desember 2022

Istimewa

FUN FACT

Baru-baru ini istilah kidults jadi viral di media sosial.

Muncul menjelang Natal dan tahun baru, fenomena kidults disebut menjadi salah satu pasar terbesar industri mainan. Menurut laporan NPD Group, orang-orang dewasa semakin sering membeli mainan anak-anak sejak pandemi.

Dilansir Today Show, selama 2022 terjadi peningkatan pembelian mainan pada millennial bahkan generasi lebih tua. Beberapa mainan yang populer seperti board game, merchandise koleksi, dan puzzle.

Para kidults sendiri mengakui bahwa mereka suka membeli barang anak-anak karena nostalgia dan sebagai bentuk balas dendam. Banyak orang dewasa yang juga baru bisa atau punya uang untuk mengakses mainan-mainan itu.

Istimewa

RENUNGAN HARI INI, 28 DESEMBER 2022

KARUNIA MENASEHATI

Tahukah Anda bahwa ada yang namanya ‘karunia menasihati’? Ada! Alkitab berkata, ‘Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: … jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati.’ (Roma 12:6–8)

Dan Anda tidak harus berbakat atau memiliki IQ tinggi untuk menunjukkan karunia ini. Setiap hari Anda bertemu orang-orang yang membutuhkan dorongan. Mereka mungkin tidak menunjukkannya di permukaan, tetapi di bawahnya mereka berjuang untuk menjaga kepala mereka tetap di atas air. Beberapa dari mereka berada pada titik keputusasaan, dan kata-kata Anda dapat mengangkatnya. Bahkan senyuman pun bisa. Ayub berkata, ‘Aku tersenyum kepada mereka, ketika mereka putus asa, dan seri mukaku tidak dapat disuramkan mereka.’ (Ayb 29:24)

Salomo berkata, ‘Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.’ (Ams 12:25) Jangan berasumsi karena orang menunjukkan jebakan status dan kesuksesan, bahwa mereka tidak membutuhkan dorongan. Daud adalah seorang penyanyi-penulis lagu selebriti yang mazmurnya masih dibaca di seluruh dunia. Dia adalah raja Israel yang paling populer.

Kemenangannya dalam pertempuran masih membuat iri para ahli strategi akademi militer. Tapi dia memiliki hari-hari ketika dia merasa sangat rendah sehingga dia mencapai hingga menyentuh dasar: ‘Sebab aku mulai jatuh karena tersandung, dan aku selalu dirundung kesakitan.’ (Maz 38:17) Bukan hanya orang biasa yang membutuhkan dorongan—selebriti, raja, dan jenderal juga membutuhkannya. Semua orang membutuhkannya! Jadi, ketika Anda memiliki karunia menasihati, Anda tidak akan pernah tanpa pekerjaan. Jadi hari ini pekalah terhadap pimpinan Tuhan, dan ketika Dia menasihati Anda untuk menasihati seseorang—lakukanlah!

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Rabu, 28 Desember 2022

Istimewa

JOKOWI AKAN LARANG PENJUALAN ROKOK BATANGAN MULAI TAHUN 2023

• • • • • •
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana melarang penjualan rokok batangan. Larangan itu akan dituangkan dalam peraturan pemerintah yang akan disusun pada 2023. Rencana itu diketahui dari salinan Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2022 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2023.

Larangan menjual rokok batangan menjadi satu dari tujuh pokok materi muatan dalam rancangan peraturan pemerintah itu. Poin lainnya yang akan diatur adalah ketentuan rokok elektronik.

Aturan lain yang akan dicantumkan Jokowi adalah penegakan dan penindakan serta pengaturan kawasan tanpa rokok. Ada pula ketentuan pelarangan serta pengawasan iklan produk tembakau.

Istimewa

ANDA HARUS MENGASIHI DIRI SENDIRI

Ketika Tuhan menyelamatkan Anda, Dia menempatkan Anda ‘di dalam Kristus’. Sejak saat itu, Dia memandang Anda sebagai orang benar. Bukan karena ‘kebenaranmu sendiri… tapi karena iman di dalam Kristus, kebenaran yang berasal dari Tuhan.’ (Fil 3:9) Saat Anda tumbuh dewasa, orang tua Anda mungkin telah memberi kesan bahwa jika Anda cukup baik, mereka akan mencintai dan menerima Anda. Akibatnya, Anda berpikir bahwa Tuhan merasakan hal yang sama tentang Anda. Tapi Dia tidak. Sebenarnya, Anda tidak akan pernah cukup baik untuk mendapatkan kasih Tuhan; itulah sebabnya Dia mengenakan Anda dalam kebenaran Kristus dan berkata, ‘Aku mencintaimu tanpa syarat terlepas dari semua kesalahanmu.’

Sekarang Anda memiliki dasar yang benar untuk mencintai diri sendiri! Pikirkan: jika Tuhan mencintai Anda maka Anda layak untuk dicintai, bukan? Itu berarti Anda bisa mencintai diri sendiri! Dan kenyataannya, Anda harus melakukannya, karena Anda hanya dapat memberikan cinta kepada orang lain dari sumber harga diri Anda sendiri. Jika Anda bergumul dengan rasa tidak aman, rasa bersalah, keraguan diri, dan kebencian terhadap diri sendiri, pada akhirnya itu akan muncul dalam hubungan Anda.

Psikolog Swiss Paul Tournier berkata: ‘Jika seseorang akan mencintai Tuhan dengan cara yang dia seharusnya … dia kemudian akan mencintai orang lain dengan cara yang seharusnya … dan ketika dia mencintai Tuhan dan orang lain seperti mereka seharusnya dicintai, dia tidak akan pernah membutuhkan psikiater.” Kasih Tuhan memberi Anda gambaran mental tentang diri Anda yang memungkinkan dan memberdayakan Anda untuk memberi dan menerima cinta dari orang lain. Yang benar adalah, jika Anda adalah satu-satunya orang berdosa yang pernah hidup, Kristus akan mati untuk Anda. Dan ketika itu benar-benar Anda sadari, Anda akan mulai mencintai diri sendiri dan berkembang menjadi kepenuhan potensi yang diberikan Tuhan.

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Selasa, 27 Desember 2022

Istimewa

Kapolres Ciko Himbau Warga Jaga Kondusifitas Jelang Malam Tahun Baru & Ingatkan Jangan Pakai Knalpot Brong

POLRES CIREBON KOTA,- Mendekati malam pergantian tahun baru 2023. Sejumlah persiapan dan pergelaran pasukan di siagakan, termasuk rekayasa lalu lintas pada nantinya.

Selain rekayasa Lalu Lintas yang akan dilakukan Polres Cirebon Kota saat malam tahun baru, 31, Desember 2022. Knalpot Bising juga menjadi prioritas untuk ditertibkan.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Dr. M. Fahri Siregar, SH.S.IK.MH mengatakan, selain rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan penindakan knalpot bising saat malam pergantian tahun baru 2022 ke 2023.

Bahkan, penindakan knalpot bising ini, akan dilakukan oleh tim khusus yang sudah ditempatkan di simpul tertentu. Ujar mantan Kasubdit Gakkum PMJ ini. Senin (26.12.22).

Lanjut Fahri Siregar “Biasanya setiap malam pergantian tahun ada kegiatan di Masjid At Taqwa, kami mempersiapkan jalur alternatif di sekitar Alun-alun Kejaksan,”

Pihaknya mengimbau agar masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban di malam tahun baru, khususnya yang memasuki wilayah Kota Cirebon. Kata Kapolres Cirebon Kota didampingi Kasi humas Iptu Ngatidja, SH.MH.

Sebagai antisipasi bila ada kepadatan, masyarakat yang hendak ke Jalan Siliwangi akan dibelokan ke ruas jalan di sekitarnya dengan rambu-rambu petunjuk. Tambah Ngatidja WSW 2015.

Istimewa

APLIKASI STREAMING RADIO SUARA GRATIA

Dengarkan Radio Suara Gratia 95.9 FM.

Anda dapat mengunduh Aplikasi ini dari PlayStore dengan kata kunci Radio Suara Gratia atau klik tautan dibawah ini

atau mendengarkan melalui :
suaragratiafm.com/streaming

streaming dapat diakses 24 JAM 🎧

🌐 Website :
http://www.suaragratiafm.com

🎙Podcast :
Radio Suara Gratia FM https://open.spotify.com/show/4Vgyiu6GUBtdD8yEqUkieB

Youtube Chanel :
Suara Gratia Cirebon

Nomer Interaktif :
📲 Whatsapp
0817222959

📞 On Air
0231.205300

Selamat mendengarkan ❤

TheSoundOfLife

Istimewa

5 GEREJA TERBESAR DI INDONESIA

Masih dalam ingar-bingar suasana Natal 2022, seluruh umat Kristiani tidak terkecuali di Indonesia merayakan hari peringatan lahirnya Yesus Kristus.

Sebanyak 28,82 juta jiwa atau 10,58 persen masyarakat Indonesia memeluk agama Kristen baik Katolik maupun Protestan.

Tak sedikit gereja di Indonesia memiliki kapasitas yang sangat besar hingga mampu menampung ribuan jemaat. Didukung dengan arsitektur megah di atas lahan yang luas, berikut 5 gereja terbesar di Indonesia berdasarkan kapasitas jemaat.

Istimewa

NATAL ADALAH TENTANG KRISTUS

Ia dilahirkan di tempat yang paling sederhana, namun Surga di atas dipenuhi dengan nyanyian para malaikat. Tempat kelahirannya adalah kandang ternak, namun sebuah bintang membawa orang kaya dan bangsawan dari ribuan kilometer jauhnya untuk menyembah Dia. Kelahiran-Nya bertentangan dengan hukum kehidupan dan kematian-Nya bertentangan dengan hukum kematian, namun tidak ada mukjizat yang lebih besar daripada kelahiran-Nya, hidup-Nya, kematian- Nya, kebangkitan-Nya, dan ajaran- ajaran-Nya. Dia tidak memiliki ladang gandum atau perikanan, namun Dia menyediakan meja untuk 5.000 orang dan memiliki roti dan ikan sebagai cadangan. Dia tidak pernah berdiri di atas karpet mahal, namun Dia berjalan di atas air yang menopang-Nya. Penyaliban-Nya adalah kejahatan terjahat, namun dari sudut pandang Tuhan tidak kurang harga yang bisa memungkinkan penebusan kita. Ketika Dia mati, hanya sedikit yang meratapi kepergian-Nya, namun Tuhan menggantungkan jubah hitam di atas matahari. Mereka yang menyalibkan Dia tidak gentar dengan apa yang telah mereka lakukan, namun bumi berguncang di bawah mereka.

Dosa tidak pernah menyentuh Dia. Korupsi tidak dapat menguasai tubuh-Nya. Tanah yang memerah karena darah-Nya tidak dapat mengklaim debu-Nya. Selama lebih dari tiga tahun Dia memberitakan Injil. Dia tidak menulis buku, Dia tidak memiliki markas dan Dia tidak membangun organisasi. Namun
2.000 tahun kemudian Dia adalah tokoh sentral dari sejarah manusia, tema abadi dari semua khotbah, poros di mana zaman berputar, dan satu-satunya Penebus umat manusia. Pada musim perayaan dan pemberian hadiah ini, mari bergabung dengan orang-orang bijak yang ‘sujud dan menyembah Dia.’ Mari kita ingat, Natal adalah tentang—Kristus!

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Minggu, 25 Desember 2022

RENUNGAN HARI INI
Istimewa

APAKAH ANDA SENDIRIAN DI NATAL INI?

Ketika Anda sendirian di Natal ini, pemandangan dan suara yang seharusnya membawa kegembiraan dapat memperkuat rasa sedih dan kehilangan Anda. Tidak ada formula ajaib, cepat sembuh; memproses apa yang Anda lewatkan membutuhkan waktu dan kasih karunia Tuhan yang menopang. Tapi berikut adalah beberapa wawasan untuk membantu Anda:
(1) Jangan berasumsi. Jangan percaya pada mitos bahwa semua orang mengalami Natal yang sempurna saat Anda berjuang. Sebenarnya, kita semua mengalami tuntutan dan tekanan yang tidak realistis untuk berbelanja, menghibur, dan memberi hadiah. Dan itu lebih buruk di saat sakit hati. Itu sebabnya kita sangat lega ketika ini berakhir.
(2) Ini hanya satu hari dari 365. Anda dapat menanganinya selama 24 jam karena Tuhan telah berjanji untuk memberi Anda ‘selama umurmu kiranya kekuatanmu.’ (Ul 33:25)
(3) Buang fokus kepada diri Anda sendiri.
Jangkaulah. Lihat apakah ada keluarga yang membutuhkan atau tetangga yang terluka yang akan menikmati menghabiskan satu jam dengan Anda. Ini mungkin akan menjadi hal terakhir yang ingin Anda lakukan, tetapi ini adalah terapi, memulihkan perspektif Anda dan membawa rasa sejahtera dan rasa syukur.
(4) Mulailah beberapa tradisi baru, terutama ketika yang lama hanya membuatmu merasa lebih buruk. ‘Melupakan hal-hal yang di belakang dan meraih hal-hal yang ada di depan.’ (Fil 3:13) Jika Anda merasa kesepian, inilah doa untuk Anda. ‘Tuhan, Engkau tahu hatiku sakit hari ini. Firman- Mu berkata Engkau dekat dengan orang yang patah hati. Biarkan aku merasakan kedekatan-Mu. Menjadi lebih nyata bagi saya daripada aktivitas di luar dan kekosongan di dalam. Bantu saya mendekat kepada-Mu, dan dengan demikian membuat Natal ini tidak seperti yang pernah saya kenal.’

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Sabtu, 24 Desember 2022

Istimewa

PIALA AFF 2022

FT: Indonesia 2-1 Kamboja | Possessions: 54%-46% | Shots: 18-4 | Fouls: 12-10

Indonesia mengawali perjalanan di Piala AFF 2022 dengan kemenangan atas Kamboja.

Istimewa

REKENING RADIO SUARA GRATIA

Istimewa

BERMURAH HATILAH DENGAN TUHAN

Bayangkan seorang ibu dan anaknya dalam kelaparan yang parah, dengan makanan yang cukup untuk satu kali makan terakhir. Sekarang bayangkan Elia berkata, ‘Bagikan dengan saya apa yang Anda miliki. Jangan takut; Tuhan akan memastikan Anda memiliki lebih dari cukup untuk Anda hidup.’ Apa yang akan Anda lakukan? Wanita ini memilih untuk menaati Tuhan. Akibatnya, dia selamat dari kelaparan. Bahkan Yesus memuji dia dalam salah satu khotbah-Nya.

Pada dasarnya ada dua jenis pemberi: mereka yang memberi Tuhan ‘sisa’ mereka, dan mereka yang memberi-Nya ‘buah sulung’ (lihat Ams 3:9). Tipe pemberi pertama melihat diri mereka bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri, jadi sisanya digunakan untuk pekerjaan Tuhan. Tetapi masalah dengan memberi sisa adalah bahwa kemurahan hati Anda terkait dengan swasembada Anda. Dan saat Anda menghadapi ketidakpastian keuangan, kemurahan hati mengambil kursi belakang.

Di sisi lain, mereka yang memberi Tuhan buah sulung mereka memahami bahwa Dia adalah sumber dari semua yang mereka miliki. Mereka termotivasi untuk berinvestasi dalam kepentingan-Nya terlebih dahulu dan kepentingan mereka sendiri yang kedua. Mereka percaya pada prinsip Alkitab bahwa apa yang Anda tuai selalu lebih besar dari apa yang Anda tabur (lihat 2 Kor 9:6-11). Tidakkah masuk akal untuk mempercayakan keuangan Anda kepada Tuhan, karena semuanya adalah milik-Nya? Dan untuk memercayai Dia dengan sesuatu yang berada di luar kendali Anda? Pikirkan tentang hal ini: Anda mengatakan Anda mempercayai Tuhan dengan takdir kekal Anda, namun Anda menolak undangan- Nya untuk menjadi mitra keuangan Anda. Apakah itu masuk akal? Yang benar adalah, Anda tidak pernah bisa memberi Tuhan lebih banyak, jadi bermurah hati!

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Jumat, 23 Desember 2022

Istimewa

Jokowi Siapkan Dana Rp 5 Triliun untuk Insentif Kendaraan Listrik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan insentif kendaraan listrik sebagai upaya mempercepat era elektrifikasi. Nantinya jumlah total subsidi pembelian kendaraan listrik tersebut mencapai Rp 5 triliun.

“Kebijakan ini dilakukan dengan kalkulasi dan kajian. Kami juga mempelajari dari negara-negara lain,” kata Presiden Joko Widodo dikutip Tempo pada Kamis, 22 Desember 2022.

Jokowi mengatakan tujuan pemberian insentif kendaraan listrik ini adalah untuk mengembangkan industri kendaraan listrik di dalam negeri. Menurutnya, efek dari pengganda insentif ini cukup besar, khususnya pada pendapatan negara.

Efek pengganda yang dimaksud adalah penerimaan fiskal negara mulai dari pajak yang meningkat, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bertambah serta lapangan pekerjaan yang akan terbuka lebih luas.

Bukan hanya mobil listrik dan motor listrik, Jokowi juga berencana mempertimbangkan subsidi bus listrik untuk angkutan umum. Sama seperti mobil listrik dan sepeda motor listrik, bus listrik tersebut harus buatan dalam negeri.

“Tentunya hitungannya akan berbeda. Nanti kalau sudah ada keputusan final akan kami beritahukan,” kata Jokowi.

Minggu lalu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga telah mengumumkan terkait subsidi kendaraan listrik. Sebanyak Rp 80 juta untuk mobil listrik dan Rp 8 juta untuk motor listrik. Sedangkan mobil hybrid bakal mendapatkan potongan Rp 40 juta.

Berita selengkapnya :
https://otomotif.tempo.co/read/1670954/jokowi-siapkan-dana-rp-5-triliun-untuk-insentif-kendaraan-listrik?utm_source=Twitter&utm_medium=dlvr.it

Mobil & Motor Listrik
Istimewa

INFO BMKG

#Gempa (UPDATE) Mag:3.8, 22-Des-22 04:18:28 WIB, Lok:6.99 LS, 108.48 BT (Pusat gempa berada di darat 1 km BaratDaya Kab. Kuningan), Kedlmn:5 Km Dirasakan (MMI) III Kuningan, II – III Cirebon #BMKG

Stunting di Kota Cirebon Capai Angka 30 Persen

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Siti Maria Listiawaty (tengah), pada kegiatan Sosialisasi Peraturan Wali Kota Cirebon Nomor 34 tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting, di salah satu hotel di Kota Cirebon, Kamis (19/1).

(Suara Gratia), CIREBON – Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr. Siti Maria Listiawaty menyatakan angka stunting atau gizi buruk di Kota Cirebon mencapai angka 30 persen. Hal ini menempatkan Kota Cirebon berada di nomor empat teratas bersama empat kabupaten lainnya di Jawa Barat.

“Angka yang dikeluarkan oleh Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 yang menunjukkan prevalensi stunting di Kota Cirebon 30,6 persen sehingga menempatkan Kota Cirebon pada urutan keempat tertinggi bersama Kabupaten Garut, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Bandung,” kata dia pada kegiatan Sosialisasi Peraturan Wali Kota Cirebon Nomor 34 tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting, di salah satu hotel di Kota Cirebon, Kamis (19/1).

Hal ini berbanding terbalik dengan target persentase balita stunting pada 2020 hingga 3032 yaitu 13,6 persen, 13,4 persen dan 12,83 persen. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kota Cirebon akan segera melakukan percepatan untuk menanggulangi stunting yang tinggi.

Berdasarkan hasil dari Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM), ada 15 kelurahan yang masih perlu mendapatkan perhatian untuk menurunkan angka gizi buruk. Di antaranya adalah Pegambiran, Kalijaga, Argasunya, Kasepuhan, Karyamulya, Kecapi, Panjunan, Pulasaren, Harjamukti, Kebon Baru, Kejaksan, Jagasatru, Drajat, Lemahwungkuk dan Pekiringan.

“Percepatan penurunan stunting dilaksanakan terhadap sejumlah kelompok sasaran. Mulai dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui dan anak usia nol hingga 59 bulan,” kata Maria.

Penanggulangan stunting merupakan upaya peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas. Yang dimulai dengan cara penanganan pertumbuhan anak sebagai bagian dari keluarga dengan asupan gizi dan perawatan yang baik hingga lingkungan keluarga yang sehat sehingga dapat terhindar dari penyakit infeksi menular maupun penyakit masyarakat lainnya. (cirebonkota.go.id)

%d blogger menyukai ini: