INSPIRASI HARI INI

Pada tahun 1700-an, ada seorang pelaut bernama John. Dia memiliki julukan “Si Penghujat Hebat” okarena mulutnya yang sangat kotor dan sangat jahat.

Kapten dari kapal John mengatakan bahwa John bukan hanya menggunakan kata-kata ternajis dari yang paling najis, tetapi dia bahkan menciptakan kata-kata hujatnya sendiri yang mengandung arti yang melebihi segala kata hujat yang pernah diciptakan. Lebih dari itu, bukan hanya mulut John yang jahat, tetapi perilaku John pun sangatlah jahat. John adalah orang yang sangat menyebalkan yang sering kali menumbuhkan kebencian di hati awak-awak kapal yang lain.

Pada suatu hari, sang kapten sudah tidak tahan dengan kelakukan John, sehingga dia mengikatnya, menelanjanginya, dan menyambukinya di depan orang banyak. Hal ini membuat John begitu marah sehingga dia memutuskan untuk membunuh sang kapten.

Namun, sebelum John berhasil menjalankan rencananya, terjadi sebuah badai besar yang menyerang kapal mereka. Badai tersebut adalah badai yang jauh lebih besar dari badai-badai yang mereka pernah hadapi sebelumnya. Hujan turun begitu deras, angin bertiup begitu kencang, dan ombak menggoyangkan kapal bagaikan kapal tersebut hendak diputarbalikkan. John melihat bagaimana badai tersebut membinasakan awak-awak kapal satu per satu. Oleh karena itu, dia menjadi sangat takut. Dia sangat yakin bahwa dirinya akan binasa dengan cara yang mengenaskan oleh karena badai tersebut. Akhirnya, di tengah malapetaka itu, John berseru meminta belas kasihan kepada Tuhan yang selama ini dia hujat.

Singkat cerita, keajaiban terjadi. John berhasil melewati badai tersebut dengan selamat. Beberapa awak kapal mati pada hari itu, tetapi John bukanlah salah satunya. John bertanya-tanya kepada dirinya: Apakah mungkin ada Tuhan yang sungguh mendengar seruannya dan telah menyelamatkannya? Setelah kejadian itu, John mulai membaca sebuah buku yang dinamakan Alkitab, dan hidupnya sedikit demi sedikit mulai berubah.

Nama panjang dari John pada kisah ini adalah John Newton, pencipta dari himne Amazing Grace, himne yang dinyanyikan oleh ribuan gereja setiap minggunya dan himne yang sering kali dianggap oleh orang-orang sebagai himne terbaik sepanjang masa.

John si penghujat hebat, berubah menjadi John si pencipta himne yang memberkati jutaan jiwa. Apa yang terjadi? Bagaimana John dapat berubah? Jawabannya adalah: kasih karunia Tuhan.

Setelah kita mengikut Tuhan dan memiliki hubungan dengan Tuhan, kita bukan hanya mendapatkan keselamatan, tetapi kita juga akan mengalami perubahan. Tuhan akan mengubah diri kita, dari kita yang dulunya mencintai dosa dan membenci kebenaran, menjadi ciptaan yang baru yang membenci dosa dan mencintai kebenaran. Kita yang dulunya dikuasai keegoisan dan kebencian, akan diubahkan oleh kasih karunia-Nya menjadi orang-orang yang rindu melayani dan mengasihi.

“Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.” (Yehezkiel 36:26)

Iklan

Penulis: SUARA GRATIA 95,9 FM

Jl. Setiabudi 31 Cirebon 24 JAM ON AIR 0231.230816 0817222959

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: