Kecelakaan di Tol Palikanci, Dua Orang Tewas

Minibus Toyota Avanza nopol B 1946 TRZ diamankan di unit lakalantas Polres Cirebon.

Minibus Toyota Avanza nopol B 1946 TRZ diamankan di unit lakalantas Polres Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Dua orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas tunggal di jalur Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) Cirebon KM 29+700 arah Jakarta, Jumat (24/10).
Korban tewas atas nama Iskandar, (58 tahun) dan Titi Suparti (55 tahun), keduanya warga Kampung Telajung, Cikarang, Bekasi. Selain dua korban tewas, dua orang lainnya mengalami luka berat dan tujuh orang menderita luka ringan. Baca lebih lanjut

Anggta DPR Ikut Demo “Kamisan”

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Maman Imanulhaq (tengah) bersama aktivis HAM lainnya dalam demonstrasi Kamisan.

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Maman Imanulhaq (tengah) bersama aktivis HAM lainnya dalam demonstrasi Kamisan.

(Suara Gratia)Cirebon – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI  nomor anggota A-48 dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Maman Imanulhaq terlihat bersama para penggiat Hak Asasi Manusia (HAM) dalam Demonstrasi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (23/10).

Bersama penggiat HAM lainnya  yaitu Suciwati istri almarhum Munir, Ibu almarhum Wawan (peristiwa Semanggi 1) Sumarsih, Maman Imanulhaq menyuarakan harapan kepada Presiden RI yang baru dilantik Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk menyelesaikan kasus-kasus HAM berat dan mencabut imunitas bagi pelanggar HAM. Baca lebih lanjut

Dewan Pengupahan Kota Cirebon Sepakati KHL

Rapat KHL di Dewan Pengupahan Kota Cirebon.

Rapat KHL di Dewan Pengupahan Kota Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Rapat penetapan kebutuhan hidup layak 2015 yang digelar Dewan Pengupahan Kota, Selasa (21/10/2014), akhirnya menyepakati angka Rp 1.415.000 per bulan. Besaran KHL tersebut naik sebesar 15% dari KHL sebelumnya yang besarnya Rp 1.226.000 per bulan. Rapat juga menyepakati item daging dalam komponen penghitungan KHL yakni daging sapi kualitas sedang seharga Rp 85.000 per kilogram. Baca lebih lanjut

Rumah Pemulihan Cirebon, Sembuhkan Orang Gila

Jhoni Liunesi dan anaknya (tengah) bersama Dani (kiri) dan Husein (kanan) di rumah Pemulihan Cirebon.

Jhoni Liunesi dan anaknya (tengah) bersama Dani (kiri) dan Husein (kanan) di rumah Pemulihan Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Orang gila (Orgil) atau orang dengan gangguan mental serius, yang ada di setiap sudut kota, tak terkecuali di Cirebon membuat wajah kota terkesan kumuh. Karena orang dengan gangguan mental tersebut keberadaannya tersebar dimana-mana tinggal di tempat-tempat kumuh dan berkeliaran di jalan, bahkan sebagian warga merasa takut jika bertemu mereka.

Keberadaan orang-orang dengan gangguan mental tersebut tidak pernah diinginkan karena dianggap mengganggu pemandangan, pemerintah pun dibuat repot karenanya. Hingga kini belum ada solusi ampuh untuk mengatasi persoalan tersebut. Baca lebih lanjut

Forum Lintas Agama Cirebon Tuntut Pemerintahan Jokowi-JK Hentikan Konflik Antar Agama

Anggota DPR RI Maman Imanulhaq (kanan) dan Political Officer USA Embassy, Eric W Groff (kiri), di Cirebon.

Anggota DPR RI Maman Imanulhaq (kanan) dan Political Officer USA Embassy, Eric W Groff (kiri), di Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Forum Kerukunan Umat Beragama Cirebon menuntut Presiden RI terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla, menjaga konsitusi dengan menjamin kehidupan kerukunan beragama di Indonesia. Karena selama sepuluh tahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, belum dapat menyelesaikan kasus-kasus tindakan kriminal atas nama agama. Hingga saat ini kriminalisasi pelaku penodaan agama masih muncul diantaranya adalah penutupan tempat ibadah, kekerasan terhadap pemeluk agama lain, dan lainnya. Baca lebih lanjut

Mahasiswa dan Dosen Rebutan Lahan Parkir

Mahasiswa dan dosen rebutan parkir.

Mahasiswa dan dosen rebutan parkir.

 (Suara Gratia)Cirebon - Ratusan mahasiswa di Kampus 3 Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon kemarin terlantar setelah dosen mereka mogok mengajar. Aksi mogok sendiri diduga dilatari rebutan lahan parkir dengan mahasiswa.

Akibat tak ada jam kuliah, sebagian mahasiswa pun pulang. Sebagian lainnya memilih tetap di kampus dengan duduk-duduk di beberapa tempat. Bahkan, ada pula mahasiswa yang berunjukrasa mendesak pihak rektorat dan fakultas mengatasi situasi tersebut secepatnya.

Baca lebih lanjut

Tank Leopard Mampir di Cirebon

Warga Cirebon antusias sambut kedatangan Tank Leopard.

Warga Cirebon antusias sambut kedatangan Tank Leopard.

(Suara Gratia)Cirebon – Kehadiran Tank Leopard di Kota Cirebon diserbu rubuan warga. Selain kendaraan tempur yang proses pembeliannya menua kontroversi ini, TNI juga mendatangkan tank lainnya seperti 2 unit Tank Marder dan 5 unit Tank II3, yang semuanya terparkir rapih di depan balai Kota Cirebon Jl. Siliwangi.

Warga dengan antusias bergantian menunggu giliran menaiki kendaraan lapis baja ini yang berkonvoi keliling ke Jl. Siliwangi, Jl. Selamet Riyadi (Krucuk), Jl. Wahidin, Jl. Kartini dan kembali di Jl. Siliwangi sebanyak dua kali putaran.

Sebelumnya Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) terbaru milik TNI ini mampir di Yogyakarta dengan kegiatan yang sama, setelah mengikuti puncak perayaan Hari Ulang Tahun TNI ke-69 tahun di Surabaya. Dalam perjalanan pulang ke Bandung dan Jakarta kendaraan lapis baja ini mampir di Kota Cirebon, selain untuk mengistirahatkan seluruh anggota TNI dan kendaraan pengangkut tank (Transporter), kehadiran kendaraan tempur ini juga sebagai kado istimewa HUT Kota Cirebon ke-645 yang jatuh pada tanggal 25 Oktober 2014. Baca lebih lanjut