Pemkot Cirebon Janjikan Solusi bagi PKL

Demonstrasi Forum PKL di depan Balai Kota Cirebon.

Demonstrasi Forum PKL di depan Balai Kota Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Setelah kurang lebih tiga pekan, akhirnya permasalahan antara Pedagang kaki Lima (PKL) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, sepakat untuk menunggu keputusan dalam tiga hari kedepan. Pasalnya, Pemkot Cirebon menyatakan mulai hari ini, Senin (1/9) hingga paling lambat Kamis (4/9) akan memberikan solusi terbaik bagi PKL.

Keputusan tersebut didapat setelah ratusan PKL yang tergabung dalam Forum Pedagang Kaki Lima Kota Cirebon melakukan aksi demonstrasi di depan Balai Kota. Mereka menuntut, diijinkan berjualan kembali di tempat semula yakni, di sekitaran Jl. Siliwangi, Jl. Karanggetas, dan Jl. Kartini. Jika tuntutan mereka tidak dikabulkan FPKL mengancam akan terus menduduki Balai Kota. Baca lebih lanjut

Nelayan Cirebon Tewas Setelah Ikuti Tradisi Nadran

(Suara Gratia)Cirebon – Prosesi nadran kampung Pesisir Kelurahan Panjunan Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon, Sabtu (30/8) kemarin, makan korban. Nono (33 tahun) warga Gang Bandeng Kampung Pesisir tewas tenggelam di laut setelah mengikuti acara melarung ancak atau sesaji ke laut.

Menurut informasi dari salah seorang warga yang turut serta daam kegiatan tersebut, Kadim, Nono tewas tenggelam sekitar 1 km dari Pelabuhan Cirebon setelah menolong keponakannya Yoga (18 tahun) yang juga tercebur ke laut. Baca lebih lanjut

Jaring Wisatawan Pemkot Cirebon Gelar Festival Pesisiran

Wali Kota Cirebon, Ano Sutrisno (selendang kuning) menari bersama penari Sintren pada pembukaan Festival Pesisiran 2014.

Wali Kota Cirebon, Ano Sutrisno (selendang kuning) menari bersama penari Sintren pada pembukaan Festival Pesisiran 2014, Jumat (29/8) malam.

(Suara Gratia)Cirebon – Demi mendongkrak kunjungan wisatawan lokal dan asing, Pemerintah Kota Cirebon menggelar Festival Pesisiran 2014 dari 29 September hingga 1 Agustus 2014 mendatang. Dalam Festival tersebut akan ditampilkan seluruh kesenian Cirebonan yang lain dari biasanya, sebagian besar adalah kesenian khas pinggir pantai atau Pesisir dari sepanjang Kecamatan Kejaksan dan Kecamatan Lemahwungkuk, karena Cirebon sendiri merupakan daerah yang terletak di daerah pantai.

Acara ini dibuka langsung oleh Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno pada Jumat (29/8) malam tadi di depan Balai Kota. Diawali dengan penampilan tari topeng gaya Losari, musik keroncong dan kesenian sintren. Baca lebih lanjut

Percepat Pelayanan, Kantor Imigrasi Cirebon Tingkatkan Sarana dan Prasarana

Dirjen Imigrasi Bambang Irawan  (tengah) didampingi Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra (kiri), menandatangani prasasti peresmian peningkatan layanan publik di Kantor Imigrasi Cirebon.

Dirjen Imigrasi Bambang Irawan (tengah) didampingi Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra (kiri), menandatangani prasasti peresmian peningkatan layanan publik di Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon di Jl. Sultan Ageng Tirtayasa Cirebon berbenah diri untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan pada masyarakat. Peningkatan ini meliputi sarana dan prasarana penunjang keimigrasian seperti ruangan ber-AC, fasilitas hiburan, sistem pendaftaran yang terintegrasi dengan internet, kantin modern, dan toilet yang bersih dan nyaman, tidak kalah dengan fasilitas hotel bintang lima. Selain itu Kantor Imigrasi Cirebon juga memberikan failitas khusus bagi penyandang cacat, lansia dan wanita hamil.

Dirjen Imigrasi Bambang Irawan, yang meresmikan faslitias sarana dan prasarana Kantor Imigrasi Kelas II pun tidak ragu untuk memberikan apresiasinya terhadap peningkatan layanan tersebut. Baca lebih lanjut

Pasokan BBM Subsidi di Wilayah Cirebon Kembali Normal

Rapat TPID di Gedung BI yang dihadiri seluruh TPID di wilayah III Cirebon.

Rapat TPID di Gedung BI yang dihadiri seluruh TPID di wilayah III Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Masyarakat di wilayah III Cirebon (Kota/Kab Cirebon, Kuningan, Majalengka, Indramayu) kini dapat merasa lega, karena pasokan BBM bersubsidi dari Pertamina sudah normal kembali. Sehingga masyarakat tidak perlu antre berlama-lama di SPBU untuk membeli BBM subsidi.

Hal ini ditegaskan AR Manajer Pemasaran Pertamina Unit 3 Cirebon, Ciko Wahyudi dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dihadiri oleh TPID se-wilayah III Cirebon di Gedung Pewrakilan Bank Indonesia Cirebon Jl. Yos Sudarso, Kamis (28/8). Baca lebih lanjut

Tolak Kelangkaan BBM, Mahasiswa Sandera Truk Tangki dan Blokir Jalur Pantura

Mahasiswa sandera truck tangki di depan kantor Pertamina Klayan Kabupaten Cirebon.

Mahasiswa sandera truck tangki di depan kantor Pertamina Klayan Kabupaten Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Kelangkaan BBM subsidi di wilayah Cirebon (Kota/Kab Cirebon, Majalengka, Indramayu, Kuningan) sudah sampai di titik yang menghawatirkan, karena sudah satu pekan ini belum juga ada tanda-tanda kepastian kapan pasokan BBM subsidi kembali normal. Hal ini memicu protes keras dari sejumlah kalangan, saah satunya adalah dari mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cirebon.

Mereka melakukan aksi demonstrasi turun ke jalan bahkan sempat menyandera truk tangki dan memblokade jalur pantura. Puluhan mahasiswa yang melakukan orasi di depan kantor PT Pertamina EP Region Jawa, Jalan Raya Klayan Kabupaten Cirebon ini menuntut kebijakan soal pembatasan BBM subsidi segera dicabut, karena menurut mereka kebijakan tersebut menyengsarakan rakyat kecil yang susah payah mencari BBM subsidi. Terlebih, stok BBM subsidi yang terbatas di setiap SPBU ini, seolah memaksa rakyat kecil untuk membeli BBM non subsidi (Pertamax, Pertamax Plus, dan Pertamax Dex) yang harganya jauh lebih mahal. Baca lebih lanjut

Kapal Tenggelam 3 Nelayan Terapung di Laut

Direktorat Perairan Polda Jabar memulangkan 3 nelayan asal Pemalang yang sebelumnya selama dua hari terapung di laut lepas.

Direktorat Perairan Polda Jabar memulangkan 3 nelayan asal Pemalang yang sebelumnya selama dua hari terapung di laut lepas.

(Suara Gratia)Cirebon – Tiga nelayan asal Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, ditemukan terdampar di perairan Laut Jawa. Mereka terapung di perairan Laut Jawa setelah kapal yang ditumpanginya mengalami gangguan teknis dan diterjang ombak besar.

Ketiga nelayan yang masih kakak beradik itu adalah Murino (38 tahun), Tosin (28 tahun) dan Uswandi (24 tahun). Sebelum diserahkan kepada petugas petroli Direktorat Perairan Polda Jawa Barat dan kemudian dipulangkan, ketiganya sempat diselamatkan kapal pengangkut batu bara. Baca lebih lanjut